
••••
“Dad, Gabby berselingkuh dengan pemimpin Lixels grup. dan aku melihatnya dengan mataku sendiri, bahwa Gabby baru saja tidur dengan lelaki itu!” kata Arsen.
“Dad!” Gabby menoleh ke arah Stuard, wajahnya sudah pucat. Ia takut, sang ayah percaya dengan ucapan Arsen, karena wajah sang ayah tetap tenang.
Stuard terlihat mencengkram garpu yang sedang dipegangnya, seolah dia sedang menahan amarah.
“Lalu?” tanya Stuar.
“Hanya itu saja, Dad. Aku hanya ingin berkata bahwa Gabby berselingkuh dengan Nael,”kata Arsan lagi. Tadinya, ia ingin berkata bahwa ia pun ikut selingkuh dengan Kristine karena ulah Gabby. Tapi, ia tidak seberani itu hingga akhirnya ia hanya mengatakan perselingkuhan Gabby dengan Nael.
Stuard mengangguk-anggukan kepalanya. kemudian, melihat kearah Gabby yang sudah berwajah pucat.
“Gabby apa itu benar?” tanya Stuard. Gabby menunduk. Ia tak berani melihat wajah sang ayah. Untuk pertama kalinya, ia melihat sang ayah berbicara dengan nada serius. Hingga ia gugup untuk berbicara. Ia menunduk untuk mencoba merangkai kata.
“Gabby Apa itu benar?” tanya Stuard lagi, Gaby pun mengangguk.
“Baiklah kalau begitu, kau keluar!” titah Stuard. membuat Gabby langsung menoleh ke arah sang ayah.
“Dad!” ucap Gabby terbata-bata, ketika sang ayah menyuruhnya keluar, membuat seringai Arsen semakin lebar, karena menganggap Stuard percaya padanya.
“Dad, bukankah kau ingin mendengarkan penjelasanku!” protes Gabby, ia benar-benar takut, sang ayah percaya ucapan Arsen.
“Gabby dengarkan Daddy, sekarang kau keluar!” titah Stuard lagi. Wajah Gabby semakin memucat, matanya semakin memanas. ia takut sang ayah percaya dengan ucapan Arsen. mau tak mau, Gabby pun bangkit dari duduknya.
Saat Gabby sudah bangkit dan akan keluar, Stuard pun ikut bangkit, membuat Arsen mengerutkan keningnya.
Tanpa Arsen duga, Stuard menendang meja yang ada di depannya. Hingga Arsen langsung terjatuh ke bawah dan tertimbun meja. makanan-makanan yang ada di meja tersebut sampai berserakan ke bawah.
Gabby yang sudah berbalik kembali menoleh saat mendengar suara benturan yang sangat keras. Ia menutup mulut, ketika sang ayah menendang meja. Hingga Arsen tertindih meja tersebut.
Rupanya, Stuard memang sudah mengetahui semuanya setelah kejadian Yura datang menanyakan mobil. Belum lagi merasa ada yang aneh saat tiba-tiba putri bungsunya menggantikan Arsen.
Itu sebabnya, Stuard menyelidiki semuanya, hingga akhirnya ia mengetahui semuanya.
Marah? setelah mengetahui itu, tentu Stuart sangat marah.
Ia murka pada Arsen yang yang telah menyelingkuhi Gabby, setelah apa yang dilakukan Gabby pada Arsen dan keluarganya. Saat ia akan bertindak, ia mendengar dari Gabriel bahwa Gaby melakukan sesuatu dengan Nael untuk membalas Arsen.
Selama ini, Stuard berpura-pura tidak tahu dan membiarkan Gabby melakukan apapun yang Gabby mau. Sebab, Stuard mengenal Gabby lebih dari siapa pun. Semakin Gabby dilarang, Gabby akan semakin menggila. Itu sebabnya ia diam saja, dan ketika Arsen ingin berbicara dengannya. ia langsung memanggil Gabby
Ia hanya ingin tahu, seberapa banyak Arsen berusaha membodohinya dan menjelek-jelekkan putrinya, hingga dari tadi ia diam saja dan membiarkan Arsen berbicara semaunya tentang Gabby.
“Da-Daddy ....” Arsen yang sudah terjatuh di lantai menatap Stuard dengan tak percaya.
“Gabby, tunggu Daddy di kantor Gabriel. Daddy akan mengurus si brengsekk ini!” titah Stuard pada Gabby, membuat Arsen bergidik. Seketika ....
Kalian yang udah tau Daddy Stuard muda pasti tau gimana.Daddy Stuard wkwkwk
Besok aku up rutin 3 bab lagi ya. Hari ini aku ada acara dulu..Gas.komen gengs