Dokter Meets CEO

Dokter Meets CEO
Melepaskan


“Kau lelah mengurus orang dengan gangguan jiwa sepertiku?" tanya Jonathan. Untuk pertama kalinya mungkin dalam satu tahun ini ini, Jonathan mengajak bicara Syakira dengan menatap mata wanita itu, karena sebelumnya dia tidak pernah begini.


Shakira tersenyum, senyuman Shakira begitu memikat membuat jantungnya berdebar dua kali lebih cepat. Perlahan dia mengelus pipi Jonathan, dan bukannya menjawab, Shakira malah mendekatkan dirinya pada Jonathan kemudian memeluk lelaki itu membuat tubuh Jonathan menegang.


“Sha-Shakira,” panggil Jonathan. Dia tidak percaya Shakira memeluknya. Tubuh Jonathan seperti tersengat listrik saat Shakira memeluknya, hingga dia hanya bisa terdiam.


Sedangkan Shakira memeluk Jonathan karena mencari jawaban tentang apa yang di rasakannya. Jika ditanya apakah Shakira mencintai Jonathan kembali, jawabannya, Ya.


Seiring berjalannya waktu, setahun ini perasaannya pada Jonathan kembali tumbuh. Tapi dia terlalu takut untuk melangkah, dia terlalu takut untuk memulai lagi dengan pria yang sama. Sebab luka yang kemarin saja belum kering dan dia takut dia terluka untuk kesekian kalinya.


“Jonathan peluk aku 10 menit saja," ucap Shakira. Tubuh Jonatan gemetar, kesadarannya meningkat berkali-kali lipat saat mendengar ucapan Shakira.


Pada akhirnya Jonathan membalas pelukan wanita itu, lalu tanpa diduga Jonathan memeluk Shakira begitu erat membuat Shakira terpekik dan yang membuat Shakira paling terkejut adalah Jonathan yang menangis sambil memeluknya.


Jonathan bukan menangis dengan pelan melainkan dengan suara yang sangat kencang, lelaki itu menumpahkan semua apa yang dia rasakan, tentang penyesalan rasa bersalah dan lain-lain, hingga Shakira langsung mengelus punggung Jonathan membiarkan Jonathan menangis.


***


Waktu menunjukkan pukul 2 malam, Jonathan keluar dari kamar. Suasana sekitarnya begitu hening karena memang ini sudah dini hari. Jonathan berjalan dengan pelan , lelaki itu berniat untuk pergi ke gereja kecil yang ada di samping rumahnya.


Jonathan mendudukkan diri di kursi, kemudian dia mengepalkan tangannya lalu setelah itu dia menyimpan tangannya di dagu, kemudian memejamkan matanya.


“Tuhan, aku tahu terlalu terlambat untuk berdoa padamu. Tapi bolehkah aku meminta sesuatu padamu?” lirih Jonathan dengan berlinang air mata.


Selama ini, Jonathan tidak mempercayai Tuhan dan tidak mempunyai agama, dia hidup sebagai seorang lelaki yang atheis tapi hari ini dia berubah, untuk pertama kalinya dalam hidup dia mengingat Tuhan, sehingga dia datang ke tempat ini dan berdoa.


“Jonathan ... Jonathan!” Syakira mencari Jonatan ke sana kemari, dia yang baru saja mengambil minum melihat kamar Jonathan yang kosong, dia takut terjadi sesuatu dengan mantan suaminya.


“Jonathan!” panggil Shakira lagi dengan panik. Saat dia akan memencet bel untuk memanggil semua orang, tiba-tiba dia melihat siluet bayangan yang berjalan ke arahnya dan ternyata itu adalah Jonathan.


“Jo!” panggil Shakira.


Jonathan tersenyum membuat Shakira terpaku untuk pertama kalinya Jonathan mau menatapnya dan membalas senyumannya.


“Kenapa kau bangun?” tanya Jonathan. lagi-lagi Shakira terdiam lelaki ini seperti sudah sehat 100%


“Aku mencarimu. Tapi kau tidak ada kau membuatku khawatir," ucap Shakira. Jonathan mengelus rambut Shakira, kemudian merangkul pundak wanita itu lalu setelah itu mengajak Shakira untuk pergi ke kamar..


“Malam ini saja, maukah temani aku tidur?” tanya Jonathan. Shakira merasa heran dengan Jonathan.


“Tenang saja aku sudah sembuh, aku tidak perlu melukaimu,” jawab Jonathan ketika Shakira berjalan sambil melamun.


Hati Jonathan kian pedih, mengingat hari ini mungkin adalah hari terakhir dia bisa tidur dengan Shakira, sebelum dia melepaskan wanita itu untuk berbahagia.


Setelah tadi berbicara dengan Shakira di kamar, Joshua mengatakan bahwa Shakira mendapat tawaran di Afrika dan Jonathan tahu Shakira sangat ingin pergi ke sana dan Jonatan berniat untuk melepaskan wanita itu demi kebahagiaan Shakira.


Walaupun dia melepaskan Shakira, tapi dia tetap akan berusaha untuk mendapatkan hati Shakira lagi. Entah Tuhan akan mengembalikan Shakira padanya ataupun tidak, yang pasti sekarang dia ingin membuat Shakira bahagia.


Entah ketika Shakira kembali lagi ke Rusia akan kembali lagi padanya ataupun tidak yang pasti Jonatan hanya akan berdoa agar Shakira menjadi miliknya lagi.


“Jo, kau baik-baik saja?” tanya Shakira ketika mereka sudah berbaring dengan posisi berhadap-hadapan. Jonathan mengelus Shakira, membuat degupan jantung Shakira berdetak dua kali lebih cepat.


“Aku sudah sembuh Shakira,” ucap Jonathan.


Bukannya menjawab, Shakira malah menatap Jonathan dengan aneh. “Jo, kau baik-baik saja? kau membuatku khawatir," jawab Shakira membuat Jonathan terkekeh. Saat melihat Jonathan tertawa, lagi-lagi jantung Shakira seperti akan keluar dari rongga dadanya, wanita itu benar-benar tidak percaya saat melihat Jonathan tersenyum dan mau menatap ke arahnya.


“Maukah besok berkencan denganku?” tanya Jonathan.


“Kenapa kau mengajakku berkencan?” tanya Shakira.


“Ingin saja, jika kau tidak mau tidak apa-apa.”


Jonathan mendekat, kemudian membawa Syakira ke dalam pelukannya, dia mengecupi rekening kening Shakira bertubi-tubi. Shakira tidak protes dia begitu nyaman diperlukan Jonathan hingga pada akhirnya wanita itu memejamkan matanya, kemudian terlelap berbeda dengan Jonathan yang sama sekali tidak bisa tertidur.


Bayang-bayang dia tidak akan melihat Shakira lagi terlintas di otaknya. tapi dia harus mengiklaskan semuanya untuk mendapatkan wanita itu kembali.


***


“Kalian mau ke mana?” tanya Nael dari arah belakang. Jonathan dan Syakira yang akan berjalan ke arah lift menoleh.


“Aku ingin mengajak Shakira berjalan-jalan."


“Kau baik-baik saja?” tanya Nael, tidak biasanya putranya seperti ini.


“Aku sudah sembuh, Dad," balasnya lagi. “Sudah kami akan pergi," Jonathan langsung menarik lengan Shakira, kemudian membawanya ke bawah.


“Semoga bahagia menyertaimu, Jo." sebagai seorang ayah dia merasa bersyukur Jonatan sudah pulih dan dia sangat berterima kasih pada mantan menantunya karena mau membantu Jonathan.


***


“Bagaimana apakah kau senang hari ini?” tanya Jonathan. Saat ini, mereka sedang duduk di taman, seharian ini mereka menghabiskan waktu bersama-sama, mereka berjalan ke tempat-tempat kenangan di mana mereka dulu masih berpacaran.


Shakira yang baru saja meminum minumannya langsung menoleh, kemudian dia tersenyum. ”Hmm, aku senang kita seperti sedang flashback pada masa lalu," jawab Shakira.


“Shakira!" panggil Jonathan. “Apa kau ingin kembali ke Afrika?” tanya Jonathan. Tiba-tiba Shakira menoleh ke arah Jonathan. Sepertinya dia tahu Jonathan tahu dari siapa.


“Shakira kejarlah keinginanmu dan juga ....”


“Jo, ada pa denganmu?" tanya Shakira. Jonathan merubah posisi duduknya, menjadi bersila begitupun dengan Shakira. Entah kenapa Shakira tidak terima Jonathan menyuruhnya pergi...


“Kau tidak membutuhkanku lagi?" tanya Shakira.


Jonathan menggenggam tangan Shakira. Selama setahun ini dia tidak pernah meminta maaf pada mantan istrinya, dan sekarang dia mengatakan. “Shakira, mustahil jika aku meminta maaf dan kau akan memaafkannya. Karena aku tau luka yang aku berikan sangat membekas. Tapi semalam, aku sudah banyak berpikir. Kau berhak melanjutkan hidupmu Shakira, pergilah ke Afrika. Aku tidak apa-apa, aku sudah sembuh.”


Shakira menunduk, entah kenapa dia merasa sesak saat mendengar ucapan Jonatan, seolah Jonathan tidak membutuhkannya lagi. “Aku mengizinkanmu pergi bukan karena aku tidak mencintaimu, tapi aku ingin kau bahagia dan tidak terjebak lagi dengan pria sepertiku. Saat kau pergi, aku akan berubah menjadi lebih baik dan pada saat kau kembali, entah tuhan akan menyatukan kita lagi atau tidak Tapi aku akan pasrah dengan keputusanmu, kau mengertikan maksudku.”


Shakira yang tadinya murung mengangkat kepalanya, sekarang dia mengerti apa yang diucapkan Jonathan, ternyata Jonathan ingin waktu untuk berubah dan ingin kembali meyakinkannya lagi dengan versi yang lain Setelah dia pulang dari Afrika.


Shakira mengembangkan senyumnya kemudian dia mengelus pipi Jonathan. “Hmm, ayo kita kembali lagi dengan versi yang lebih baik dari sekarang," ucap Shakira.


***


Akhirnya detik-detik yang menyakitkan bagi Jonathan pun tiba, saat ini dia sedang berada di bandara untuk mengantar Syakir. Sedari tadi di mobil, Jonathan tidak henti-hentinya menggenggam tangan Shakira.


Tidak ada pernyataan dari keduanya tentang mereka yang akan bersatu lagi atau tidak, tidak ada kata ajakan dari Jonathan untuk mengajak Shakira rujuk, begitupun Shakira juga tidak membahas apa yang akan terjadi ke depan, mereka hanya berkomitmen untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya.


Shakira sudah berpamitan pada semuanya, karena seluruh keluarga Jonathan juga mengantarkannya ke bandara. Dan sekarang, waktunya dia masuk ke terminal keberangkatan


Shakira melepaskan genggaman tangannya dari Jonathan, kemudian Shakira menoleh ke arah Jonathan hingga tatapan keduanya saling mengunci.


“Jo, jaga dirimu.Jangan pernah memakan pedas dan jangan pernah meminum bir, ingat lambungmu bermasalah,” ucap Shakira.


Jonathan tidak menjawab. Dia malah memeluk Shakira. Hingga, pada akhirnya tangis yang dia tahan pun akhirnya tumpah. dia tidak peduli dia ada di mana, yang pasti dia ingin memeluk Shakira.


“Jaga dirimu baik-baik Shakira,” ucap Jonathan. Shakira melepaskan pelukannya kemudian dia berjinjit mencium bibir Jonathan.


“Sampai jumpa.” Pada akhirnya Shakira berbalik kemudian berjalan dan tak lama dia menoleh lalu melambaikan tangannya.


“Pergilah sayangku." Jonathan membalas membalas lambaian tangan Shakira dengan berlinang air mata.