Dokter Meets CEO

Dokter Meets CEO
Tentang Masa Lalu Miko dan Greey


Miko menghela nafas, kemudian menghembuskannya. Degupan jantungnya kian terasa kencang. Saat ini, ia berada di depan ruangan Grey.


Setelah pulang dari rumah sakit, Grey langsung memanggilnya dan ia tidak bisa menebak apa yang akan diucapkan oleh bosnya. “Tuan ...” Miko mengetuk pintu ruangan Greey, saat mendengar sahutan dari dalam, Miko pun langsung masuk ke dalam ruangan Greey.


“Anda memanggil saya tuan?” tanya Miko, entah kenapa sekarang Miko bergidik saat melihat reaksi Grey, yang tak seperti biasanya.


“Duduk, aku ingin berbicara denganmu!” balas Grey, Miko pun mengangguk, kemudian ia mendudukkan diri di depan Grey.


“Apa Leticia kabur darimu?” tanya Grey, Miko menggangguk. “Maafkan saya, Tuan. Saya akan segera menyusulnya!” balas Miko, karena memang saat masuk ke dalam rumah sakit, Miko melihat Leticia kabur.


Sebenarnya saat berada di mobil, Miko mengetahui bahwa Leticia hanya berpura-pura sakit, itu terlihat jelas dari ekspresi Leticia. Saat ia akan menuju perjalanan ke rumah sakit dan Leticia sedang memainkan ponselnya.


Ia melihat dengan ekor matanya bahwa Leticia mengirim pesan pada seseorang. Walaupun samar, Tapi Miko bisa menangkap bahwa Leticia mengirim pesan tentang akan pergi ke sebuah tempat.


Dan Miko sengaja bersembunyi, ketika Leticia ingin pergi. ia tahu ini berat bagi Leticia, itu sebabnya ia ingin memberikan waktu untuk calon istrinya dan membiarkan Leticia pergi.


“Maafkan saya,Tuan, saya telah lancang membiar ....”


“Tidak apa-apa, biarkan dia pergi, dia pasti butuh waktu!” kata Grey, kali ini pandangan mata Grey berubah. Greey menatapnya dengan lembut, tidak seperti barusan.


“Tuan Maaf, jika saya lancang. Bolehkah saya bertanya soal hal yang pribadi pada anda?” tanya Miko dengar ragu, malu dan takut. Namun, Greey mengangguk.


“Tanyakan apa yang ingin kau tanyakan.”.


“Apa saya pantas berada di tengah-tengah keluarga anda? sedangkan apa ayah saya lakukan pada keluarga anda sudah sangat membuat anda menderita.” Setelah mengatakan itu Miko pun menunduk ia tidak berani menatap Grey.


Dulu, keluarga Grey dibantai oleh Paman Grey. Paman Grey melakukan pembunuhan dengan sadis dan pada keluarga Greey dan ayah kenzi serta ayah Miko bergabung dengan paman Grey, ayah Kenzi serta Ayah Miko pun terlibat dalam pembunuhan yang menewaskan keluarga Greey dan hanya Greeylah yang selamat.


Itu sebabnya, sampai saat ini Miko selalu setia pada Grey, selalu patuh pada Grey karena memang ia merasa bersalah, karena sang ayah ikut terlibat dalam pembunuhan keluarga Grey, hingga menewaskan kedua orang tua Grey dan kakak Grey .


Matanya Greey menerawang ke depan, sebelum Kenzii menjadi menantunya, Kenzi pernah bertanya seperti ini pada Grey dan sekarang ia harus mendengar lagi pertanyaan yang sama.


“Jangan kau pikir kau, saja yang tahu tentangku. Aku juga tahu semua tentangmu. Jika kau merasa memang merasa kau bisa membahagiakan Leticia, maka bahagiakanlah. Jika tidak, mungkin kau akan berakhir menjadi santapan harimauku!” balas Grey, ia pernah mengatakan ini pada Kenzi sebelum Kenzi menikahi Aurora dan sekarang Ia juga mengatakan hal yang sama pada Miko.


Tiba-tiba, bahu Miko bergetar. Sepertinya lelaki tampan itu sudah tak kuasa menahan tangisnya, membuat Greey terpaku. Untuk pertama kalinya, ia melihat Miko seperti ini.


Scrol.gengs