Dokter Meets CEO

Dokter Meets CEO
Haruskan aku percaya


Setelah Leticia menutup panggilannya, Grey langsung menyimpan ponselnya, tatapan matanya lurus ke depan. Pikirannya tanpak mengembara.


“Apa aku bisa mempercayainya seperti mempercayai Kenzi,” lirih Greey dengan suara pelan, ia memejamkan matanya, meyakinkan bahwa Miko adalah yang terbaik untuk Leticia.


Miko sudah mengabdi belasan tahun padanya, tidak ada kecurangan di dalam diri Miko dan Greey berani menjamin itu.


Semua berawal dari masa lalu Greey yang sangat mengenaskan, dan semenjak kejadian insiden itu bukan hanya Kenzi.yang dirangkul oleh Grey, Miko pun juga dirangkul oleh Greey.


Orang tua Kenzi dan orang tua Miko adalah orang yang terlibat dalam hal yang mengenaskan yang mengenai keluarga Grey. Bukannya membenci Kenzi dan Miko karena ayah mereka telah menghancurkan keluarganya


. Greey malah merangkul Kenzi dan Miko, memberikan mereka yang terbaik. Mungkin di masa lalu, orang lain menganggap Greey berbelas kasih pada Kenzi dan Pada Miko. Tapi tidak di mata Greey.


Ia memberikan kehidupan yang bagus untuk Miko dan Kenzi agar Miko dan Kenzi merasa bersalah padanya, dan itu terbukti. Karena Kenzi dan Miko merasa bersalah padanya, akhirnya kedua orang itu pun selalu ingin memberikan Greey yang terbaik.


“Kakek ....” tiba-tiba terdengar suara Laura dan Naura dari arah belakang, membuat Grey menoleh. Greey menekuk kakinya kemudian menyetarakan diri dengan Laura dan Naura.


“Kalian ingin meminta kakek menelepon Daddy kalian lagi?” tanya Greey, Laura dan Naura mengangguk.


“Kakek, Tolong telepon Daddy, bilang jika aku jatuh dari kamar mandi!” ulang Laura membuat Grey menggeleng karena kelakuan kedua cucunya.


Grey menatap Laura dan Naura lekat -lekat, ia tidak menyangka keluarganya bisa melalui hal seberat kemarin dan akhirnya semua selesai putranya terasadar dan kini perjuangannya menyatukan Laura Naura serta Nael tidak sia-sia.


•••


Beberapa kali Miko bertanya tentang cincin yang akan dipakai untuk pernikahan mereka. Namun Leticia menolak apapun yang disodorkan oleh Miko, karena jujur saja ia sungguh tidak ingin menikah.


Menikah dengan Miko? Bagaimana mungkin ia akan menikah dengan robot seperti Miko yang hanya patuh dengan perintah ayahnya itu sebabnya dari tadi ia menolak apapun yang di sodorkan oleh Miko.


“Bungkus aja semuanya, aku ingin gaun yang yang tadi aku pegang!” kata Miko pada pelayan yang melayani mereka. Leticia yang sedang berada di belakang tubuh Miko terperanjat kaget, ketika mendengar apa yang Miko katakan.


Hingga ia refleks menarik jas Miko, hingga Miko menoleh ke belakang. “Pamam, apa kau gila? kenapa kau memborong barang sebanyak itu!” kata Leticia, ia tampak emosi. Seketika semua yang ada di store tersebut langsung melihat ke arah Leticia, hingga Leticia tersadar.


“Nona kita bicarakan ini nanti.” alih-alih meladeni Leticia, Miko malah berjalan untuk melihat-lihat yang lainnya membuat Leticia benar-benar kesal, dia rasa Miko sudah berada di luar batasannya.


Tanpa menunggu Miko, Leticia pun keluar dari store. Ia tak ingin lagi terlibat dengan hal gila yang dilakukan sekretarisnya, persetan dengan pernikahan yang diucapkan Miko, ia tidak akan pernah terjebak dengan pernikahan bersama pria yang seperti robot.


Saat Leticia keluar dari store, Miko hanya menggeleng, kemudian ia langsung menghampiri kasir dan membayar belanjaan yang sangat fantastis, karena Miko mendorong tiga cincin berlian dan beberapa gaun pengantin.


“ Tolong kirimkan ke alamat ini!” kata Miko pada kasir, ia mengambil cincin berlian yang sudah terbungkus dan meminta pihak butik untuk mengantarkan gaun pengantin dan tuxedo yang akan mereka kenakan.


Scroll.


Kejadian di masa lalu antara Grey Miko sama Kenzi di bahas di next bab ya