Dokter Meets CEO

Dokter Meets CEO
Luka hati yang sulit sembuh


“Laura ada apa? kau kenapa?” tanya Gabby saat membuka pintu kamar dan Laura langsung memeluknya. Laura memeluk kaki Gabby begitu erat, tubuh gadis kecil itu bergetar keringat dingin sudah membasahi seluruh tubuhnya.


“Mommy, aku takut ada hantu Paman Nael," teriak Laura. membuat Gabby memejamkan matanya, seraya menahan kesal karena rupanya Nael membangunkan kedua putrinya. Sekarang Gabby tidak bisa mengelak atau Gabby juga tidak bisa berbohong lagi jika kedua putrinya bertanya.


“Paman Nael?” tanya Gabby, ia berusaha tenang menjawab pertanyaan Laura.


“Hmmm, hantu Paman Nael tadi duduk sambil menatapku dan setelah aku membuka mata dia tidak ada.”


“Lalu Naura bagaimana?”


“Entahlah tadi Naura tidak terbangun sama sekali," jawab Laura.


”Ayo kita lihat Naura,” ajak Gabby sehingga Laura melepaskan pelukannya di kaki sang ibu, kemudian Gabby menggandeng tangan Laura Mereka pun berjalan dengan posisi Laura di belakang tubuh Gabby karena Laura masih takut.


Saat berada di depan kamar kedua putri kembarnya. Gabby mengintip tiba-tiba hatinya menghangat saat melihat Nael memeluk Naura sambil menangis sesegukan dan sekarang rasa haru itu berubah menjadi rasa takut saat melihat Naura tidak berekspresi sama sekali.


Gabby menghela nafas kemudian menghembuskannya.Mau tak mau, suka tak ia harus memberitahukan semuanya pada Laura dan Naura. Mereka harus mengetahui yang sebenarnya, bahwa Nael masih hidup.


Saat masuk kedalam kamar, mata Laura membulat saat melihat Nael sedang ada di depan kakaknya . “Itu hantu paman Nael.” pekik Laura. membuat Nael dan Naura menoleh. Naura menatap Gabby, setelah itu ia langsung pergi berlalu dari hadapan ayahnya dan ia pun berjalan untuk keluar kamar. Bahkan ia melewati tubuh Gabby begitu saja.


“Naura!” Panggil Gabby, ia menarik tangan Naura tapi Naura dengan cepat menghempaskan tangan Gabby. Entah kenapa, dia kecewa pada sang Ibu karena bertemu dengan Nael. Walaupun Naura masih berusia 10 tahun. Tapi ia mengerti kenapa sang ayah bisa masuk ke dalam rumah tentu saja itu karena izin dari ibunya sendiri.


”Naura ada apa?” tiba-tiba Gisel keluar dari kamarnya membuat Gabby kembali memejamkan matanya. Waktu ini sungguh tidak tepat, bagaimana jika Gisel tahu bahwa Nael masih hidup.


Naura hanya menoleh kearah sang bibi kemudian ia kembali melanjutkan langkahnya tanpa memperdulikan Gisel. Sedangkan Gisel dan Gabby langsung saling tatap.


Gisell mengerutkan keningnya saat melihat wajah sang kakak yang tegang, Ia pun langsung menghampiri Gabby membuat Gabby pasrah sepertinya ia tidak bisa menyembunyikan lagi Nael dari siapapun


“Kak, ada apa ....” tiba-tiba mata Gisel membulat saat melihat Nael yang ada di depannya. Ia bisa melotot tak percaya pada Nael.


“Aaaaa ....” tiba-tiba Nael berteriak, kemudian ia bersembunyi di balik tubuh sang kaka


“Kak, kenapa dia bisa hidup lagi? bagaimana mungkin,” ucap Gisel sedangkan Gabby menghela nafas


”Gisel dia masih hidup, berhenti takut padanya,” kata Gabby kali ini mata Gisel semakin melebar ia menatap Gabby dengan tatapan tak percaya.


“Sekarang kau bisa bawa Laura ke kamar, aku harus berbicara dengannya,” kata Gabby Gisel yang masih linglung pun mengangguk kemudian ia mengambil tangan Laura.


Gengs kebayang ga sih ada di posisi Laura. mewek. dan di dunia nyatapun pasti ada yang nasibnya kaya Laura


Ga komen kita bukan bestie hahahah