Dokter Meets CEO

Dokter Meets CEO
Karena aku Tidak Bersalah


“Kenapa kau kemari lagi? aku akan terkena masalah jika kau terus datang ke apartemenku!’ kata Jordan, ketikan Nael masuk datang ke apartemennya.


Nael tidak menjawab ucapan Jordan, ia malah menyingkirkan tubuh Jordan dari hadapannya. Setelah dari rumah sakit dan menemui Gabby, Nael memutuskan untuk langsung pergi ke apartemen Jordan. Ia masih enggan menemui sang ayah.


Setelah pembicaraannya dua hari lalu. Ia belum mau pulang, karena ia tak ingin berdebat dengan sang ayah.


“Seandainya kau tidak mengatakan itu pada ayahku. Tentu saja aku tidak akan terkena masalah seperti ini!” ucap Nael sambil melempar bantal sofa kepada Jordan.


“Nael di dunia ini, semua manusia ingin mempunyai anak dan keturunan. Lalu kenapa kau tidak mau?” Tanya Jordan.


“Saat Kania hamil, kau ingin bertanggung jawab, padahal dia bukan anakmu. Tapi, kenapa kau tak ingin bertanggung jawab pada anakmu?” tanya Jordan. Ia menatap Nael dengan bingung.


“Karena mereka bukan anakku, itu sebabnya aku mau bertanggung jawab. Setidaknya aku tak punya beban,” jawab Nael dengan sewot.


“Terserah kau saja!” Jordan berdecak kesal pada temannya. “Ah, ya. Satu lagi. Mungkin, aku tidak mengatakan tentangmu pada paman Greey. Mungkin Adikmu yang mengatakannya.” Seketika mata Nael membulat.


“Lalu, adiku tau dari siapa?” tanya Nael, ia menatap sahabatnya dengan tatapan tanda tanya.


“Tentu saja dari ak ....” tiba-tiba Jordan menghentikan ucapannya, kemudian saat hampir saja mengatakan bahwa yang telah memberitahukan Leticia.


“Sudah kuduga, Kau pasti berpacaran dengan anak kecil itu!” Nael kembali melempar bantal ke hadapan Jordan, sedangkan Jordan hanya mengangkat bahunya acuh.


“Aku tidak butuh persetujuanmu untuk memacari Leticia, yang aku butuh adalah restu paman Greey dan bibi Griesell!”


•••


Nael terbangun Saat merasakan seorang memanggilnya. Hingga Ia yang sedang tidur di sofa Jordan, langsung membuka matanya. Seketika, matanya beradu pandang dengan mata sang Ibu.


“Mommy!” lirih Nael saat melihat ada sang di depannya.


Grisela menyusul sang putra pergi ke apartemen Jordan, untuk berbicara dengan Nael. Ia pernah merasakan bagaimana rasanya menjadi Gabby. Dulu, saat ia hamil putri pertamanya, Grey mengusirnya dalam keadaan hamil Aurora, dan ia merasakan betul Bagaimana rasanya mengandung seorang diri.


Walaupun saat itu Grisella selalu berkata bahwa ia sanggup dan bahwa ia mampu menghadapi semuanya sendiri. Tapi tetap saja, mengandung seorang diri itu sangat berat dan ia tidak ingin, Nael mengulang kesalahan Greey yang dilakukan Greey.


“Nael, duduk! Mommy ingin berbicara denganmu!” kata Grisella. Helaan nafas terlihat dari wajah Nael. iIa bangkit dari berbaringnya, kemudian ia menunduk lalu mengucek matanya.


“Mommy, jika Mommy ingin berbicara tentang wanita itu. Lebih baik tidak usah. Keputusanku tidak akan berubah. Aku sungguh tidak ingin bertanggung jawab, dan aku juga idak ingin menikahi wanita itu. Bukankah Mommy tahu, bahwa aku sangat membenci anak kecil,” ucap Nael yang langsung berbicara sebelum sang ibu berbicara.


Karena ia tau, apa yang akan dibahas oleh ibunya. “Apakah kau akan mengulangi kesalahan Daddy?” Grisella menatap sang putra dengan tatapan kesal dan kecewa.


”Mom, Daddy adalah Daddy, dan aku adalah aku, tidak ada sangkut-pautnya masa lalu Daddy dengan Masa depanku. Mommy juga tahu bukan, bahwa sedari dulu, aku tidak ingin mempunyai anak. Jadi aku rasa, aku tidak akan menyesal.” Nael berucap lantang, untuk pertama kalinya, Nael membantah sang ibu karena ia tidak mau orang tuanya menekannya.


Geng maaf baru update anakku dua duanya sakit panas 😭😭 minta doanya ya.