Dokter Meets CEO

Dokter Meets CEO
Asmara Dengan Orang Yang Sama


satu minggu kemudian


Nael terdiam, ia berdiri mematung degupan jantungnya semakin keras kala detik-detik menegangkan akan tiba, ia menunduk Kemudian beberapa kali menggigit bibirnya lalu melihat jam di pergelangan tangannya. rasa resah semakin terasa kala Gabby belum juga tiba.


Hari ini, adalah hati yang dinantikan oleh Gabbby dan Nael, hari di mana mereka akan menikah dan melakukan pemberkatan.


Tidak ada acara yang istimewa, dan tidak ada pesta karena Gabby hanya ingin pernikahannya di rayakan dengan sederhana.


Tiba-tiba terdengar suara riuh riak dari belakang, membuatnya Nael menolah. Pintu gereja terbuka, mata Nael berkaca-kaca saat melihat Gabby dengan gaun pengantin dan berjalan ke arahnya dengan menggandeng tangan Gabriel.


Nael memalingkan tatapannya kearah lain, ia ingin sekali menangis kala melihat Gabby berjalan ke arahnya. Ini pernikahan pertama untuknya, dia menikah dengan umur yang cukup matang. Tapi rasa haru yang dirasakan Nael benar-benar luar biasa, mereka telah melewati hal yang sangat banyak. Sukacita telah mereka lalui dan kini semua .babak baru telah dimulai.


“Aku serahkan adikku padamu!” kata Gabriel setelah berada di depan Nael, ia menyerahkan tangan Gabby, dan Nael langsung menerimanya dan mereka pun berbalik lalu berjalan kearah altar ntuk mengikat janji sehidup semati di hadapan pendeta dan Tuhan.


proses pemberkatan pun selesai, dan kini mereka sama-sama berbalik hingga kini posisi mereka berhadap-hadapan. Dengan pelan, Nael membuka tudung Gaby lalu menyematkanya ke belakang, hingga kini tatapan mereka saling mengunci.


Tiba-tiba, Nael menangis tergugu saat melihat wajah Gabby, suasana haru begitu menyelimuti seluruh yang ada di gereja tersebut, saat Nael menangis, Gabby mengusap tangan Nael membuat Nael tersadar.


seketika itu juga Nael langsung menarik Gaby kedalam dekapannya lalu memeluk Gaby begitu erat inilah hari terbahagia na yang di mana dia berhasil menikahi Gaby dimana dia berhasil mengalahkan egonya.


“You look so beautiful baby!” kata Nael setelah melepaskan pelukannya dari Gabby, Gaby berjinjit kemudian ia mencium bibir Nael sekilas.


“Nael, kau tidak lihat kita berada di depan umum!” kata Gabby, ketikan Nael terlihat akan mencium bibir Gabby.


Nael menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, kemudian ia langsung menoleh kearah keluarganya yang sedang duduk. Tatapan matanya langsung melihat ke arah Laura dan Naura yang sedang duduk di sisi Grey.


Nael menarik tangan Gabby, kemudian menuntun Gabby untuk turun dari altar. Lalu menghampiri keluarganya. Saat sudah turun, Nael melepaskan genggaman tangannya dari Gabby, kemudian ia langsung berjalan menghampiri kedua putrinya.


Saat Nael akan datang Greey menyuruh Laura dan Naura untuk bangkit dan menyambut sang ayah.


“Daddy!” kedua anak itu kompak mengelus pipi Nael, membuatnya Nael ingin sekali menangis sekencang-kencangnya, kemudian Nael erhambur memeluk kedua putrinya dan memeluk Laura dan Naura begitu erat.


•••


Acara pun selesai semua keluarga Nael maupun Gabby sudah pulang, hingga menyisakan Nael dan Gabby saja di gereja.


Nael dan Gabby memutuskan untuk pergi ke villa milik Grey..Mereka ingin berbulan madu di sana selama beberapa hari sebelum pulang ke Polandia.


“Nael, apa kau sedang menunggu seseorang?” tanya Gabby, ketika Nael terus menunggu di depan gereja. Nael terdiam, ia merangkul pundak Gabby.


“Sebentar lagi Gabby. Aku sedang menunggu seseorang!” balas Nael, ia sedang menunggu kedatangan Arsen.


Ada gelanyar aneh saat Nael mengingat wajah Arsan. Entah kenapa, dia merasakan bahwa kondisi Arsen sedang tidak baik-baik saja. Tiba-tiba ponsel Nael berbunyi.


[“Aku sudah melihatmu. Pulanglah, aku tidak tidak ingin merusak hari bahagia kalian"] tulis Arsen dalam pesannya. Rupanya, Arsen sedang berada di dalam mobil, ia melihat Nael dan Gabby dari jauh, ia tidak ingin mengganggu hari istimewa Gabby dan Nael.


Walau bagaimanapun, suasana akan berbeda ketika Gabby melihatnya.


Nael mengedarkan pandangannya untuk mencari Arsen dan tak lama ia menyadari kehadiran mobil Arsen, Nael menganggukkan kepalanya, kemudian ia mengajak Gabby untuk pergi.


Setelah melewati perjalanan yang cukup jauh, akhirnya mobil yang dikendarai Nael sampai di sebuah vila, ia mengajak Gaby untuk turun dan masuk ke Vila.


“Wuaahhh!” Gaby terperanjat saat melihat kamar yang dimasukinya, kamar itu didekor sangat indah dan ternyata Nael sendiri yang mendekor kamar tersebut.


“Naelll!” Gabby berteriak kaget ketika Nael menerjang tubuhnya hingga mereka terjatuh di ranjang dan .....


Dan kalau enggak 500 komen malam pertama Nael sama Gabby ga akan bisa pada ngintip hahahauaha