
“Apa maksudmu?” tanya Nael. Ia menatap Jordan dengan bingung. Tiba-tiba, Jordan datang ke ruangannya, lalu meminta Nael menemani Laura dan Naura untuk pergi ke taman hiburan. Tentu saja, Nael bingung kenapa tiba-tiba sahabatnya meminta hal yang aneh.
“Kau ingin pulau pribadiku bukan? aku akan memberikannya padamu secara sukarela. Ambil saja pulau itu, aku tidak akan meminta bayaran sedikitpun. Asal kau mau menemani kedua putrimu untuk bermain ke taman hiburan. Hanya satu jam saja,” Jawab Jordan.
Ia berbicara dengan nada serius. Tidak ada raut ramah saat menatap Nael. Tentu saja, itu membuat Nael bingung. Tak biasanya, Jordan seperti ini.
“Kenapa juga kau harus mengurus kedua anak itu. Tak penting sekali,” jawa Nael Sambil tertawa, membuat Jordan menggeram kesal. “Nael dia putrimu. Lihat Mereka selagi mereka masih ada,” jawab Jordan Ia yang sedang berdiri, langsung mendudukkan diri di sofa dan Nael langsung mengikuti langkah Jordan. Hingga kini, Jordan dan Nael duduk saling berseberangan.
“Sebenarnya kenapa kau tiba-tiba berkata begini hanya demi 2 anak. Kau melepas Pulau yang berharga fantastis hanya untuk mengikuti kedua anak tak penting itu?” tanya Nael.
Jordan berusaha menahan emosinya. Ia tak boleh terpancing emosi. “Jika kau bersedia. Aku akan memberikan surat-suratnya padamu saat ini juga asal kau pergi bersama kedua putrimu,” jawab Jordan, membuat Nael tertawa. Ia benar-benar tak mengerti dengan apa yang dipikirkan oleh sahabatnya.
dua hari kemudian
“Mommy, apa aku sudah terlihat cantik?” tanya Laura pada Gabby.
Dengan mata yang berkaca-kaca, Gabby mengangguk. Ia berjongkok menyetarakan diri dengan Laura dan Naura.
“Ya, kalian sudah sangat terlihat cantik,” jawab Gabby. Ia melihat kearah Naura yang tampak terdiam. Tidak seperti biasanya, biasanya Naura akan antusias ketika akan bertemu dengan Nael. Tapi saat setelah kejadian di pemakaman, Naura tidak terlihat antusias lagi saat membahas Nael.
Saat ini, Gabby dan Laura serta Naura akan pergi ke taman hiburan. Karena Nael sudah menunggu disana. Butuh Waktu 2 hari untuk Jordan meyakinkan Nael agar Nael mau menemani Laura dan Naura. Bahkan Jordan secara sukarela memberikan pulaunya pada Nael, hanya agar Nael mau pergi bersama Laura dan Naura.
Dan setelah dua hari berlalu, akhirnya karena desakan Jordan. Mau tak mau, Nael menuruti keinginan sahabatnya, untuk menemani kedua putrinya ke taman hiburan dan ia mengajukan syarat, Nael tidak ingin terlalu lama bersama kedua putrinya.
Dan saat mereka akan pergi bertemu dengan. Nael. Mereka berusaha untuk berpenampilan serapih mungkin, mereka tidak ingin sang ayah mengetahui bahwa mereka sakit. Mereka ingin terlihat sehat dihadapan sang ayah.
Sebab pernah ada satu kejadian di mana mereka melihat Nael menyeringai ketika Laura terjatuh dan hampir tenggelam di kolam renang. Sama seperti Gabby, mereka tidak ingin sang ayah menertawakan keadaan mereka saat ini. Hingga mereka ingin berpenampilan secantik mungkin dihadapan sang ayah. Walaupun mereka yakin sang ayah tidak melihat mereka.
••••
“Ayo turun, Daddy sudah menunggu di dalam,” ucap Gabby saat sampai di pintu taman Hiburan. Gabby turun dari mobil, kemudian ia membantu Laura dan Naura untuk turun. Setelah itu mereka pun keluar dari mobil dan berjalan masuk ke area taman hibura.
Saat masuk, ternyata Nael sedang menyender di tihang. Hingga Gabby Laura serta Naura langsung menghampiri Nael.
“Terima kasih Nael, kau sudah mau menemani Laura dan Naura ke kesini,” ucap Gabby. Nael menegakkan tubuhnya, kemudian melepas kacamatanya.
“Aku melakukan ini bukan demi kalian. Aku melakukan ini karena Jordan yang memintaku dan aku tidak mempunyai waktu banyak" Nael berucap dengan dinginnya. Ia bahkan tidak melihat ke arah Laura dan Naura.
Setelah itu, ia pun mendahului Naura dan Laura untuk pergi. Laura dan Naura melihat ke arah Gabby. Mata mereka berkaca-kaca saat mendengar ucapan sang ayah.
Mereka sudah menduga hal ini akan terjadi. Tapi tetap saja ini masih menyakitkan. “Ayo ikuti, Daddy. Mommy akan menunggu di sini,” ucap Gabby. Ia membungkuk mencium kedua pipi putrinya.
“Kalian pasti bisa untuk tak menangis di hadapan Daddy. kalian pasti bisa terus terseyum,” ucap Gabby Laura dan Naura pun mengangguk, kemudian berpegangan tangan dan menyusul Nael yang sudah terlebih dulu berjalan tanpa menunggu mereka. .
Nih udah 4 bab ya udah panjang banget Ga komen besok up satu bab hahahaha