Dokter Meets CEO

Dokter Meets CEO
Cemburunya Shakira


Mata Shakira membulat saat mendengar suara Jonathan yang memanggilnya, dia yang baru saja turun dari lift langsung bergegas berlari ke arah luar, untuk melihat apa yang terjadi.


Mata Shakira membulat saat melihat Jonathan sedang berada di atas mobil, lelaki itu membawa sebuah speaker kecil dan yang paling Shakira terkejut adalah mobil-mobil yang ada di belakang Jonathan.


Tubuh Shakira benar-benar tidak bisa bergerak, dia terlalu terkejut dengan apa yang dilihatnya. Jonathan yang bersikap dingin bisa melakukan hal semacam ini.


Saat melihat Shakira, Jonathan Langsung melompat dari mobil, membuat Joshua meringis sebab, mobil itu adalah mobil baru miliknya, tapi Jonathan malah keluar lewat atas bukan lewat pintu.


Jonathan berjalan ke arah Shakira sambil membawa buket bunga, tatapan matanya menatap Shakira dengan tulus hingga sekarang pasanga itu berdiri berhadap-hadapan.


Mata Shakira langsung berkaca-kaca saat Jonathan di depannya, dan tak lama, Jonathan menekuk kakinya dan berlutut di hadapan Shakira. Lalu setelah itu dia merogoh saku, kemudian mengambil kotak cincin lalu membukanya.


“ Shakira maukah kau menikah denganku sekali lagi,” ucap Jonathan. Dia berbicara menggunakan speaker hingga semua orang bisa mendengar dan seketika semua bertepuk tangan lalu bersorak, menyuruh Shakira untuk menerima lamaran Jonathan.


Tangis Shakira Lulu saat melihat apa yang dilakukan Jonathan. Sungguh dia tidak menyangka Jonathan akan melakukan hal segila ini.


Kau tidak mau menikah denganku?” tanya Jonathan. Seketika Shakira tersadar dari lamunnya, kemudian wanita itu langsung mengangguk hingga semua kembali bertepuk tangan.


Jonathan menarik lembut tangan Shakira, lalu memasangkan cincin tersebut di jari manis Shakira, setelah itu Ia pun bangkit dari berlututnya dan seketika itu juga Shakira langsung menubruk tubuh Jonathan, dia memeluk calon suaminya begitu erat.


Tidak pernah terbayangkan bahwa dia akan kembali lagi dengan lelaki yang sama, dan cinta yang sama.


Jonatan membalas pelukan Shakira dengan erat, dia mengadahkan kepalanya ke atas agar tangisnya tidak jatuh. ‘Thanks God.’ Jonatan membatin ketika dia berhasil kembali menggapai hati wanita ini.


Joshua menggeleng saat melihat tingkah kakaknya yang menurutnya sangat norak. Dia pun langsung menyalakan dan menjalankan mobilnya, dan memilih meninggalkan rumah sakit.


Setelah saling memeluk, Jonathan dan Shakira saling melepaskan pelukannya, kedua orang itu langsung menghapus air mata masing-masing hingga Jonathan kembali mengangkat tangannya untuk berbicara lewat speaker.


“Silahkan mengambil makanan, semua ini gratis,” ucap Jonatha. “Makanan ini adalah untuk cintaku,” kata Jonatan lagi. Kali ini Shakira bukannya bahagia, melainkan dia merasa malu.


Setelah acara lamaran selesai, Jonathan menggenggam tangan Shakira kemudian mengajaknya pulang. “Ayo kita pulang, kita nikmati waktu berdua hari ini sebelum kita mempersiapkan pernikahan," ajak Jonathan Shakira mengangguk.


Joshua dan Shakira pun berjalan ke arah mobil tempat di mana mobil Joshua terparkir. Namun tak lama, Jonathan menghentikan langkahnya ketika Joshua tidak di tempat. “Aish, ke mana orang itu,” gumam Jonathan.


“Siapa?”


“Joshua, aku menyuruhnya menunggu di sini, tapi dia tidak ada,” kata Jonathan. “Aish, pasti dia pergi.” Saat mendengar gerutuan Jonathan, Shakira tertawa.


“Kenapa kau tertawa?” tanya Jonathan.


“Dia pasti malu jauh dengan apa yang kau lakukan," jawab Shakira.


“Tunggu apa kau malu juga dengan apa yang aku lakukan?” anya Jonathan.


”Tidak, aku tidak malu," dusta Shakira. Dia memang senang dengan effort Jonathan, tapi dia malu ketika mendapat semua melihat ke arahnya.


“Tapi wajahmu mengatakan yang sebaliknya,” jawab Jonathan lagi, dia mendengkus membuat Shakira kembali tertawa, hingga Shakira melepaskan genggaman tangannya dan beralih menggandeng tangan Jonathan.


“Ayo kita pulang naik taksi saja," kata Shakira.


Setelah berjalan ke depan rumah sakit akhirnya Syakira dan Jonathan pun menaiki taksi yang melintas di hadapan mereka, dan mereka pun meminta taksi tersebut untuk mengantarkan ke apartemen Shakira.


Setelah melewati perjalanan yang cukup panjang, akhirnya mobil yang ditumpangi oleh Syakira dan Jonathan pun sampai, mereka keluar dari taksi kemudian berjalan untuk masuk.


Saat masuk ke dalam apartemen, tiba-tiba Jonathan terpekik ketika Shakira menyudutkan tubuhnya ke dinding, belum Jonathan berbicara Syakira sudah menyerang bibirnya.


kali ini tidak ada insiden lagi mereka melakukannya dengan lancar dan tanpa hambatan hingga pada akhirnya Shakira terkulai lemah di dada Jonathan.


Beberapa hari kemudian.


Akhirnya hari yang menegangkan bagi Jonathan dan Shakira pun tiba, dimana barusan mereka baru saja kembali menikah dan menjadi pasangan suami istri lagi, sehingga semua yang menyaksikan mereka bertepuk tangan, karena merasakan rasa haru yang luar biasa.


Dua bulan kemudian


Ini sudah bulan 2 bulan berlalu pernikahan Shakira dan Jonathan, kedua insan itu melewati hari-harinya dengan bahagia dan penuh sukacita. Seperti saat ini, Shakira terdiam di depan ruangan Jonathan, rasanya Dia tidak sabar untuk memberitahukan apa yang yang ia bawa, yaitu sebuah testpack.


Tak lama Shakira membuka pintu, baru saja dia akan berbicara tiba-tiba Shakira menghentikan ucapannya kalau melihat siapa yang ada di ruangan Jonathan, ternyata itu adalah Ashilla.


Seketika Jonathan di Landa kepanikan. Dia takut Shakira salah paham, padahal Ashilla datang kantornya hanya untuk menyerahkan undangan pernikahan.


”Hai Syakira," ucapan Ashila. Jonathan Segera bangkit untuk jemput Shakira di pintu.


“Sayang ayo masuk,” ucap Jonathan dengan panik. “Ashilla datang untuk menyerahkan undangan pernikahannya.” Jonatan berucap dengan cepat karena takut Shakira salah paham, hingga Shakira sedikit menghela nafas lega.


Tapi entah kenapa dia paling tidak suka Ashila datang menemui suaminya. “Kenapa kau menemui suamiku diam-diam?" kata Shakira membuat mata Jonatan membulat, dia tidak menyangka Shakira akan mengatakan ini pada Ahsila, karena selama ini Shakira adalah tipe wanita yang kalem.


“Sayang, dia hanya ingin mengantarkan undangan pernikahannya," jawab Jonatan lagi.


“Ah, sudahlah, jangan cemburu padaku, aku aku akan menikah, aku ke sini mengantarkan undangan, maafkan aku yang menemui Jonathan di sini. Kalau begitu aku permisi.” Ashila yang mengerti dengan apa yang dirasakan Shakira memilih untuk pergi hingga kini di ruangan itu hanya ada Jonatan dan Shakira.


Kali ini Jonathan dilanda ketakutan yang luar biasa, “Sayang, aku bisa jelaskan. Ini salah paham sayang.”


”Tutup mulutmu. Aku tidak mau mendengar,” Shakira langsung berjalan ke arah sofa, wajahnya langsung menggerutu kesal.


Seperti biasa wanita akan langsung sensitif ketika berhubungan dengan orang yang pernah dekat dengan suaminya.


“Ganti sofa itu,” ucap Shakira, dia tidak mau ada jejak Ashila di ruangan suaminya.


“Hmm, aku akan menggantinya,” jawab Jonatan dengan pasrah.


“Oh ya ganti juga lantai ini, karena dia menginjakkan kakinya di sini.”


“Baiklah sayang,” balas Jonathan, dia akan melakukan apapun yang istrinya inginkan. Jonathan yang masih melihat Shakira memberengkut kesal langsung berjalan ke arah sofa, lelaki itu langsung berlutut di hadapan istrinya.


“Sayang, demi apapun aku sama sekali tidak tahu dia akan datang ke kantor ini, bahkan ketika dia ingin berjabat tangan denganku, Aku menolaknya kau bisa melihat cctv-nya. Tidak usah khawatir, aku tidak akan berbuat bodoh lagi.”


Sial! Padahal baru beberapa menit lalu Shakira merasa kesal pada suaminya, tapi melihat Jonathan yang seperti ini dia merasa luluh apalagi Jonathan menatapnya dengan penuh ketulusan hingga pada akhirnya mood Shakira membaik.


Shakira membuka paper bag, kemudian dia menyerahkan sebuah kotak. “Ini untukmu,” kata Shakira.


“Apa ini?” tanya Jonatan lagi.


“Buka saja.” Jonathan pun membuka kotak tersebut, dia mengurutkan keningnya saat ada benda kecil yang tak lain adalah tespack.


“Shakira ini apa? Apa ini sebuah penyadap?” tanya Jonathan ketika dia mengambil tespek yang ada di kotak tersebut, membuat Shakira menempuk keningnya.


“Itu tespek bergaris dua, dan aku hamil," kata Shakira dengan antusias.


Jonathan tidak menjawab dia belum menyadari ucapan Shakira membuat Shakira berdecak kesal. “Oh hamil,” jawab Jonathan tanpa sadar. “Hah, hamil,” ucapnya lagi.