
Terkejut tentu saja, Arsen sangat terkejut. Bagaimana mungkin ia tidak terkejut dengan apa yang diucapkan Jordan, dan Entah kenapa hatinya mendadak patah berkeping-keping saat mendengar apa yang menimpa Gabby dan kedua anaknya.
Entah kenapa ia merasakan sesak yang berujung saat mendengar kisah Laura dan Naura. Dan setelah mengetahui semuanya.. Ia mengikuti Gabby dan Laura serta Naura bke Jepang.
Bahkan tanpa disadari, Arsen menempati apartemen yang bersebelahan dengan Gabby rasa cinta Arsen pada Gabby memang sudah tidak ada. hanya saja ia ingin menjaga Gabby dan kedua anaknya dari dekat dan ketika Geby Naura dan Laura di rumah sakit, terkadang harus berpura-pura menjadi perawat untuk masuk ke ruangan Gabby dan melihat kondisi Gabby serta Nura dan Laura.
mungkin ini adalah hal bisa Arsen lakukan untuk menebus kesalahannya dan ia pun melihat bagaimana perjuangan Nael untuk mendapatkan hati kedua anaknya dan tepat saat Gabby pergi ke Polandia.
Saat Nael memajukan dengan kecepatan penuh. Arssen mengejar mobil Nael dan berniat memberitahukan bahwa Gabby pergi ke Polandia. Tapi ternyata, mobil Nael terjungkal dan dari kejauhan, Arsen bisa melihat bahwa Nael melompat dari mobilnya dan tubuh
Ya, saat mobilnya menabrak pembatas jalan, ia langsung membuka jendela kemudian ia Langsung Melompat. Hingga tubuhnya terpental dan berguling-guling di tanah.
Dan tepat saat Nael melompat, Arsen menghentikan mobilnya. Lalu berlari mengejar tubuh Nael. Ia harus menahan tubuh Nael secepatnya agar Nael tidak jatuh ke jurang dan beruntung Arsen datang tepat waktu, sehingga ia berhasil menghentikan Nael yang sedang berguling di tanah dan beruntung Arsen bisa manarik pakaian Nael, dan menyelamatkan Nael dari batu besar yang ada di depannya. Mungkin jika Arsen. tak datang tepat waktu, Nael akan menabrak batu besar di depannya.
“Kau tidak apa-apa?” tanya Arsen saat Nael sudah berhenti berguling di tanah. Nael merasakan kepalanya berputar-putar karena saat melompat dari mobil kepalanya menghantam besi pembatas jalan.
Bukannya menjawab , Nael malah menatap Arsen dengan bingung, dan sedetik kemudian Nael tak sadarkan diri.
•••
Nael mengerjap, kemudian ia membuka matanya. Lalu, melenguh hingga terdengar oleh Arsen. Arsen tersadar, kemudian ia bangkit dari duduknya lalu menghampiri Nael.
“Apa kepalamu baik-baik saja?” tanya Arsen
“Bagaimana bisa, kau menolongku?” tanya Nael malah bertanya hal lain, membuat Arsen menghela nafas, seraya berdecih.
“Polandia?” Ulang Nael. ia menatap Arsen dengan tatapan tak percaya. Seketika Nael bangkit dari berbaringnya, kemudian ia turun dari brankar.
“Kau mau ke mana?” tanya Arsenm
“Polandia, Aku Ingin menyusul mereka,” jawabnya sambil berusaha berdiri dengan tegak karena jujur saja kepalanya masih berputar-putar.
.“Apa kau yakin kau ingin nyusul mereka, apa kau yakin mereka akan menerimamu. Kenapa kau tidak menggunakan cara yang lain untuk mendapatkan mereka,” ucap Arsen tiba-tiba.
membuat Nael mengerutkan keningnya.
“ cara lain ?” ulang Nael.
“Kau bisa mengganti wajahmu dengan wajah lain dan mendekati mereka daripada menggunakan wajahmu yang sekarang,” ucap Arrsen dengan nada mengejek. Ia hanya mengatakan itu sebagai candaan. Tapi ternyata, nanya malah mengganggu ide bagus kata Nael, membuat mata Arsen membulat.
Kedua lelaki yang sedang yang dulu berseteru tersebut kembali dipertemukan dan malah membahas hal seolah mereka sudah lama kali mengenal.
“Kau membantuku?” tanya Nael tiba-tiba.
“Mana mungkin aku membantumu!” jawab Arsen.
Holaa gengs, flashbcacknya segitu dulu ya. maaf ya baru update, soalnya masih sibuk di hari pertama puasa.
Ga komen ga flend