Dokter Meets CEO

Dokter Meets CEO
Flashback


flashback


Olivia berjalan dengan pelan ke arah ruangan bayi, wajahnya sudah memerah, ia merasa marah pada kondisinya saat ini, di mana ia melahirkan bayi perempuan bukan bayi laki-laki.


3 hari lalu, Olivia melahirkan bayi yang berjenis kelamin perempuan, sedangkan ia ingin anak laki-laki dan sekarang ia berjalan ke arah ruangan bayi untuk menukarkan bayinya dengan bayi lelaki, ia tidak peduli apapun yang ia inginkan adalah anak lelaki agar Hansel suaminya tidak berpaling darinya.


Sekarang, Olivia mempunyai dua orang putri, satu putrinya sudah berusia 3 tahun dan saat Olivia hamil anak kedua, Hansel berharap Olivia melahirkan anak lelaki, karena Hansel tidak ingin lagi anak perempuan, Hansel ingin anak lelaki sebagai penerusnya.


Awalnya hasil USG menyatakan bahwa anak yang dikandung Olivia adalah anak lelaki. Tapi, ketika dilahirkan anak itu berjenis kelaminn perempuan dan sejak saat mengetahui anak yang dilahirkannya adalah anak perempuan, Hansel pergi dari rumah sakit dan tidak menemani lagi Olivia di rumah sakit.


Awalnya, Hansel memang menemani Olivia di rumah sakit, menenangkan Olivia. Bahkan saat itu, Olivia merasa menjadi wanita yang paling beruntung. Tapi ketika anak yang Olivia kandung lahir dan anak itu perempuan, Hansel pergi begitu saja dan itu membuat Olivia terpukul hingga pikiran buruk mengelilingi Olivia. Dan sekarang, ia berniat untuk menukarkan bayinya dengan bayi lelaki.


Pikiran Olivia gelap, yang ia pikirkan ia tidak mau Hansel pergi atau berpaling pada wanita lain, itu sebabnya ia nekat melakukan ini dan akhirnya Olivia pun sampai di ruangan tempat di mana bayinya disimpan.


Olivia membuka pintu, ia melihat satu persatu bayi namun nihil, bayi yang ada di ruangan bayi itu adalah bayi yang berjenis kelamin perempuan dan tidak ada yang berjenis kelamin laki-laki. Hingga pada akhirnya, ia menunda niatnya dan berencana untuk menukarnya saat ada kesempatan.


dua bulan kemudian


“Cepat diamkan anak itu!” titah Olivia pada pengasuh putrinya. Pengasuh itu pun mengangguk, kemudian berjalan ke arah kamar Joanna dan Olivia pun langsung pergi kamarnya lalu membanting pintu.


Ini sudah 2 bulan berlalu, semenjak ia melahirkan bayi perempuannya. Awalnya, Olivia ingin menukarkannya dengan bayi laki-laki. Namun hati Olivia menang, ia mengurungkan niatnya dan tidak menukarkan darah dagingnya, setidaknya ia masih mempunyai hati nurani untuk mempertahankan putrinya.


Olivia pikir, itu adalah keputusan yang terbaik yang bisa ia ambil. Tapi ternyata Olivia salah, setelah pulang dari rumah sakit, Olivia berencana untuk meyakinkan Hansel agar menerima putrinya, karena walau bagaimanapun ia mengenal Hansel dan Hansel pasti akan luluh dengan Joanna.


Tapi ternyata, setelah 2 bulan berlalu dan sejak Olivia pulang ke rumah, Hansel berubah benar-benar berubah. Saat Olivia berusaha berbicara pada Hansel dan meyakinkan Hansel, Hansel malah memaki Olivia dan bersikap buruk pada Olivia begitupun seterusnya.


Dan setelah perubahan sikap Hansel, Olivia tidak lagi meyakinkan Hansel, ia tidak ingin terus merendahkan dirinya di hadapan Hansel, Ia adalah Olivia yang tegas, dan tidak pernah mau mengalah pada siapa pun. Hingga ia pun membalas sikap Hansel.


Hancur, tentu saja. Ia sangat hancur ketika Hansel berselingkuh. Walaupun ia juga sudah bersikap dingin pada Hansel, tapi tetap saja cinta itu masih ada. Hansel hanya pulang sesekali, bahkan lelaki itu tidak memperdulikan kedua putrinya. Jujur saja, Hansel tidak membenci Joana, hanya saja bukan Joana yang ia inginkan, ia ingin anak lelaki.


Seiring berjalannya waktu, saat kedua putri Olivia sudah menginjak dewasa, Olivia mulai menerapkan dalam otaknya, bahwa putrinya harus menurut padanya.


Apalagi saat ini, usia Joana sudah menginjak 18 tahun dan Monica berusia 23 tahun. Sejak Joana masuk sekolah, ia tidak membiarkan Joana bebas memilih, begitupun Monica, hanya saja Monica di berikan kelonggaran oleh Olivia, bahkan Olivia tidak pernah menghukum Monica secara berlebihan, berbeda pada Joana.


Karena jujur saja, sejak mengetahui Hansel berselingkuh, sampai saat ini Joana menginjak 18 tahun, rasa marah dendam itu masih ada, walaupun mereka sudah bercerai. Dan setiap ia melihat Joanna, ia selalu mengingat kepahitannya saat dulu, di mana Hansel berkhianat padanya.


Setiap ia menyiksa Joana ia selalu mengingat detik-detik menyakitkan saat ia mengetahui apa yang terjadi antara Hansel dan sekretarisnya, apalagi setelah mereka bercerai, Olivia harus kembali merasakan sakit karena Hansel langsung menikahi sekretarisnya.


Hansel dan Olivia memang baru bercerai 5 tahun lalu, mereka bercerai setelah umur Joana menginjak 13 tahun. Sebenarnya, Hansel ingin menceraikan Olivia saat Joana masih bayi. Tapi, Olivia mengancam akan memberitahukann apa yang terjadi pada ayah Hansel.


Hingga Hansel membatalkan niatnya. Saat itu, Olivia tidak ingin di ceraikan karena menurut Olivia itu akan terlalu mudah untuk Hansel dan selingkuhannya, itu sebabnya Olivia tidak ingin di ceraikan dan memilih hidup dalam pernikahan yang menyakitkan, dan setelah 13 tahun berlalu, ayah Hansel meninggal hingga Hansel langsung menceraikan Olivia.


Sebenarnya bukan masalah pernikahan saja yang membuat Olivia kejam seperti itu, ada hal pahit yang melanda Olivia. Olivia pun mempunyai masa lalu yang sangat menyedihkan.


Olivia adalah seorang anak tunggal dari seorang politikus, ia dipaksa ayah dan ibunya untuk mengikuti semua yang diperintahkan ayah dan ibunya, termasuk belajar dan lain-lain, Olivia di paksa untuk tampil sesempurna mungkin.


Bahkan, Olivia tidak berhak memilih semua harus dilakukan atas persetujuan orang tua dan jika Olivia memberontak, maka siksaanlah yang akan ia dapat dari sang ayah dan ternyata kisah itu berulang hingga ia memperlakukan Joana dan Kaka Joana, seperti dulu orang tuanya memperlakukannya. Ia seperti membalas rasa sakit yang dulu ia rasakan dan melampiaskannya pada kedua putrinya.


Dan kemarin saat Joana tidak pulang selama 4 bulan, Olivia melalui hari-harinya dengan penuh ya emosi. Ia tidak terima putrinya pergi begitu saja dan ketika Joanna pulang, Olivia tidak bisa menahan dirinya lagi untuk menyiksa Joana.


Flashback of


Wajib banget sih tinggalin komen.