
Jonathan tersadar ketika pintu apartemen tertutup, dia langsung bergegas untuk keluar menyusul Shakira.
“Tunggu,” ucap Jonathan Shakira yang akan berjalan langsung menoleh saat mendengar ucapan Jonathan, dia berbalik kemudian menatap Jonathan dengan sendu. Tak pernah terbayangkan dalam benak Shakira dia akan berpisah seperti ini dengan Jonathan.
”Ada apa Jo?” jawab Shakira dengan suara yang sangat pelan, bahkan nada suaranya Terdengar sangat rapuh.
“Kau ingin pergi dengan mantanmu?” tanya Jonathan di tengah amarahnya dia masih sempat mencurigai Shakira, hingga Sakira hanya mampu tersenyum getir.
“Hmm, aku akan pergi dengan Immanuel.”
Rahang Jonathan mengeras dadanya bergemuruh, emosinya membara saat mendengar apa yang Shakira ucapkan, lalu tak lama Jonatan maju dan menatap Shakira dengan amarah yang membara.
“Jadi benar kau akan pergi dengan lelaki itu? tanya Jonathan memastikan.
“Hmm, aku akan pergi dengan Immanuel,” balas Shakira. Setelah mengatakan itu, Shakira berbalik kemudian kembali melangkah. Akan terlalu rumit jika dia mengelak, hingga dia lebih memilih mengiyakan ucapan Jonathan agar dia bisa secepatnya pergi dari depan suaminya
“Tetap di tempatmu,” ucap Jonathan, hingga Shakira kembali terdiam.
“Apalagi!” Shakira membalas dengan suara yang sedikit meninggi, karena dia mulai kesal dengan Jonathan.
“Kenapa kau ingin pergi dengan mantanmu? Apa kau ingin kembali lagi dengan dia? apa kau belum bisa melupakan dia?” tanya Jonathan bertubi-tubi. Tatapan matanya menatap Shakira dengan amarah.
“ Hmm, Jo. Aku Masih ingin Kembali padanya,” jawab Shakira, hingga tubuh Jonathan diam mematung.
”Cih, seharusnya dulu aku tidak pernah membiayaimu untuk menjadi dokter seperti sekarang.”
Hati Shakira terasa tertohok saat mendengar ucapan Jonathan, jiwa Shakira seperti di renggut paksa dari raganya saat mendengar ucapan Jonathan, hingga pada akhirnya Shakira menghirup oksigen sebanyak-banyaknya.
“Aku akan mengembalikan semua jumlah uang yang kau berikan untukku. Aku akan menghitung semua perinciannya."
“Baguslah jika begitu.”
Shakira tersenyum getir, keputusannya memang sudah benar. Beruntung dia mengambil keputusan ini. Dia menatap Jonathan lekat-lekat, kemudian dia melepaskan pegangannya pada koper dan berjalan ke arah Jonathan, hingga kini kedua pasangan suami istri berdiri berhadap-hadapan.
“Sepertinya tidak ada yang perlu dipertahankan lagi di pernikahan kita, kita sudah sama-sama terikat luka selama 4 tahun ini. Mungkin 2 bulan kemarin adalah bakti terakhirku untukmu. Terima kasih atas semuanya, jika bukan bantuanmu dan bantuan keluargamu aku tidak akan menjadi seperti sekarang dan mari kita berpisah Jonathan,” ucap Shakira dengan suara paraunya.
Tubuh Jonathan diam mematung nafasnya semakin memburu, bukannya merasa sedih dia malah merasakan amarah yang meledak-ledak.
“Kau ingin berpisah denganku karena ingin kembali pada mantanmu!" teriak Jonathan. Melihat Jonatan yang seperti ini, hati Shakira benar-benar terasa nyeri.
Hingga pada akhirnya, Shakira mengatakan. “Hmm, Aku ingin kembali pada mantanku.”
“Baik mari kita bercerai!” teriakan Jonatan semakin menggelegar saat mendengar ucapan Shakira, rasanya tangannya gatal dan ingin menampar wanita di depannya ini.
Dan Shakira menyadari bahwa Jonathan seperti ingin menamparnya hingga pada akhirnya memutuskan untuk berbalik kemudian dia mengeret koper. Lalu setelah itu meninggalkan Jonathan. Dia berjalan dengan sedikit cepat karena takut Jonatan melukainya, walau bagaimanapun dia tau, Jonathan adalah orang yang sedikit temperamental.
Shakira memegang dadanya yang terasa berdebar dengan kencang. Jujur saja saat Jonatan berteriak dan saat dia mengajak Jonatan untuk bercerai, rasanya separuh jiwa Syakira terasa melayang.
Dia memang berniat untuk menceraikan Jonatan sepulang dari Afrika, karena dia membutuhkan waktu untuk menyembuhkan hatinya terlebih dahulu, tapi ternyata perceraian mereka lebih cepat dari yang Shakira duga, hingga sekarang dia merasa sakit yang luar biasa hebat.
Shakira mendudukan dirinya di anak tangga, wanita itu memeluk lututnya kemudian dia menangis tersedu-sedu membayangkan semuanya hancur.
Sampai saat ini, Shakira tidak mengerti kenapa Jonathan terus membawa nama mantan kekasihnya, bahkan selama ini Shakira jarang sekali bertemu dengan Immanuel.
Shakira memegang kalungnya, kalung itu adalah hadiah ulang tahun dari Jonathan, dia melepaskannya kemudian menyimpannya di anak tangga Lalu setelah itu dia menegakkan hatinya, berusaha menguasai diri lalu bangkit dari duduknya dan kembali keluar dari area tangga darurat untuk menaiki lift.
“Jonatan!” panggil Ashila saat melihat Jonathan melamun, setelah tadi mengajak Shakira bercerai walaupun dengan keadaan marah Jonatan tetap merasa bahwa dia belum siap menceraikan Shakira, hingga itu sebabnya ketika Shakira pergi meninggalkannya Jonatan tidak lagi mengejar wanita itu karena dia terpaku dengan keputusan yang sudah disepakati bahwa mereka akan bercerai.
”Bisakah kau tinggalkan dulu apartemenku. Aku ingin sendiri."
”Hmm, aku akan mengambil ponselku dulu.”
***
Ashila keluar dari apartemen Jonathan, wanita itu langsung menelepon Joshua. “Shakira sudah pergi, dan aku juga mendengar mereka akan bercerai,” kata Ashilla.
“oh baguslah," jawab Joshua.
”Kau tidak lupakan janjimu padaku?” tanya Ashila lagi .
“Tidak, aku tidak lupa. Aku akan segera mengirimkan Apa yang kau mau,” ucap Ashilla. Setelah itu, Joshua mematikan panggilannya.
***
“Kau kenapa Jo?” tanya Gaby saat Joshua berada di sofa, dan terlihat wajah Joshua seperti orang yang sedang bahagia.
“Tidak, Mom.” Joshua menaikkan kakinya ke sofa, kemudian dia berbaring dengan membantahkan paha Gabby.
“Mom, pernahkah kau bosan dengan Daddy?" tanyanya.
”Joshua, kau tidak sedang merencanakan sesuatu kan?" tanya Gaby, diantara semua anaknya. Joshua adalah anak yang paling tidak bisa ditebak, pemikirannya putra bungsunya cenderung selalu melakukan hal yang di luar nalar.
“Memangnya aku melakukan apa," jawabnya.
“Jo, kau tidak bisa membohongi Mommy. Kau melakukan apa?" Joshua bangkit dari berbaringnya.
“Memangnya aku melakukan apa, aku kan tidak melakukan apapun dari tadi aku di rumah.” Joshua bangkit dari duduknya kemudian berjalan meninggalkan ruang tamu, membuat Gabby menggeleng
Saat melihat tingkah putra, Entah kenapa Feelingnya mengatakan ada hal yang direncakan oleh putra bungsunya.
***
Shakira berada di depan pengadilan, hari ini adalah hari sidang cerainya dengan Jonathan. Semalam pengacara Jonathan menghubunginya dan mengatakan bahwa Jonathan ingin segera bercerai hingga Shakira menunda kepergiannya ke Afrika.
Ini adalah sidang pertama, dan sidang terakhir mungkin ketika dia sudah berada di Afrika dan dia akan mewakilkannya pada pengacaranya. Hancur? tentu saja dia begitu hancur, dua bulan merendahkan diri di hadapan Jonathan, Ternyata harus dibalas seperti ini.
Shakira menatap pengadilan di depannya dengan mata yang berkaca-kaca. “Bu, pada akhirnya pernikahan kita sama, aku merasa tidak berharga di mata siapapun.”
Setelah cukup lama terdiam, Shakira melanjutkan langkahnya wanita itu langsung berjalann masuk ke dalam.
Saat dia akan masuk ke ruang sidang, Shakira kira menghentikan langkahnya, kala melihat Jonathan datang dari arah berlawanan bersama pengacaranya. Kedua kedua pasangan suami istri yang akan segera bercerai itu saling menatap dengan aura permusuhan.
Jika pada awalnya Shakira menatap Jonathan dengan sendu, tapi sekarang tidak dia tidak ingin lagi merendahkan dirinya di hadapan Jonathan, hingga pada akhirnya kedua insan itu masuk ke dalam ruang sidang.
Tak Butuh waktu lama, satu jam kemudian sidang selesai dan sidang akan dilanjutkan pada satu minggu lagi, dan saat itu Syakira sudah berada di Afrika dia akan dan pengacaranya yang akan mengurus semuanya.
“Tunggu!” ucap Jonathan pada Shakira yang baru saja keluar dari persidangan, hingga Shakira menoleh.
“Apa,” jawab Shakira.
“Kembalikan semua uang yang aku gunakan untuk membuatmu menjadi sampai seperti ini,” ucap Jonathan dengan sadisnya.
Shakira menganggukan kepalanya. “Beri waktu aku 5 bulan untuk mengembalikan semua," jawab Shakira. Karena tidak memperpanjang perdebatan, Shakira pun berbalik wanita itu memutuskan untuk pergi karena sebentar lagi dia akan terbang untuk ke Afrika.
“Cih, percaya diri sekali dia. Memangnya dia bisa mendapatkan uang dari mana,” lirihnya saat melihat punggung Shakira.
Jonathan masuk ke dalam apartemen, dia mengedarkan pandangannya ke seluruh arah. Apartemen ini Apartemen yang sudah 8 tahun dia tinggali bersama Shakira.
hati Jonathan serasa pedih, jiwanya serasa melayang. Tak pernah terbayangkan olehnya kali ini dia sampai bercerai dengan Shakira. “Cih, bukankah bagus jika aku bercerai dari perempuan munafik itu," kata Jonathan dia mencoba untuk menepis. Tapi hatinya tidak bisa berbohong. Dia merasakan rasa sedih yang luar biasa.
***
satu minggu berlalu, Jonathan keluar dari kamar. Lagi-lagi lelaki itu diam mematung. Ini sudah satu minggu berlalu perpisahannya dengan Shakira, dan perpisahan itu memberikan dampak yang besar di hidupnya. Apalagi sidang akan dilanjutkan 3 hari lagi.
Setelah sidang pertama, dia merasa hidupnya hampa, dia merasa dia tidak mempunyai tujuan. Tapi saat dia merasa sedih, dia selalu menepis perasaannya. Egonya kembali bangkit.
Jonathan kembali melanjutkan langkahnya lelaki itu berniat untuk pergi ke rumah orang tuanya, untuk melepaskan penat.
Jonathan menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang, dan ketika berada di lampu merah Jonathan menoleh ke arah samping lelaki itu mengernyitkan dahinya saat melihat seseorang yang sangat ia kenal yaitu Manuel, mantan kekasih Shakira.
“Tunggu Kenapa dia ada di sini, Bukankah dia dan Shakira sedang menjadi relawan."
Tiba-tiba rasa penasaran membuncah di dalam diri lelaki itu, hingga dia memutarbalikkan mobilnya, berniat menyusul Manuel.
Jonathan turun dari mobil kemudian dia langsung menghampiri Manuel. "Excuse me," ucap Jonathan hingga Manuel menoleh.
Manuel mengerutkan keningnya saat melihat lelaki di depannya, dia merasa tidak asing dengan lelaki ini sedangkan Jonathan menatap Manuel dengan kesal namun dia berusaha menyamarkan kekesalannya
“Kau siapa?” tanya Manuel.
"Bukankah kau pergi bersama Shakira, dia mana dia?” tanya Jonathan Syakira Kenapa kau bertanya.
"Kenapa kau bertanya Shakira padaku?”
Tunggu, tiba-tiba Jonathan dilanda kebingungan. “Apa kau dan Shakira berusaha menipuku. Apa sebenarnya kalian tidak pergi untuk menjadi relawan dan malah tinggal bersama.” tiba-tiba Jonathan dilanda emosi pikirannya Shakira dan Manuel tinggal berdua.
“Kau ini apa-apaan, kenapa kau menanyakan Shakira padaku. Aku baru pulang dari luar negeri dan sudah setahun ini aku tidak bertemu dengannya.”
Tiba-tiba tubuh Jonathan dia mematung. “Kau pasti berbohong, Kalian kan sama ....”
“Sayang ada apa ini?” tanya wanita yang tiba-tiba datang dari arah samping Rupanya dia adalah istri Manuel, barusan dia mengambil ponselnya terlebih dahulu hingga membiarkan Manuel berjalan mendahuluinya dan dia langsung bertanya ketika melihat suaminya seperti sedang beradu argumen.
“Keyla, jelaskan padanya bahwa kita sudah menetap di luar negeri selama setahun ini."
tubuh Jonathan terasa linglung saat mendengar ucapan Manuel. ”Be-berarti selama ini ....”