Dokter Meets CEO

Dokter Meets CEO
Alasan Laura


Gengs harusnya ini bab terkahir tapi aku updatenya kebalik wkwkw. kalian baca dari bab setelah ini dulu ya. Aku update dua bab


“Daddy, Daddy akan pergi ke mana?” tanya Bella ketika sudah di mobil.


Andre yang sedang mengemudi mengelus rambut Bella, ia tersenyum.


“Daddy hanya akan pergi sebentar. Daddy tidak akan lama,” jawab Andre. Saat ini, Andre dan Bella sedang berada di mobil menuju untuk pulang ke apartemen Andre.


Awalnya Nael memang tidak mengizinkan Bela untuk pergi. Namun Bella merengek, hingga mau tak mau Nael pun mengizinkan Andre membawa Bella.


“Kau ingin membeli sesuatu sebelum kita pulang?".tanya Bella.


“Daddy, Bagaimana jika kita memakan cream soup di restoran di dekat apartemen Daddy!” kata Bella, Andre mengangguk-nganggukan kepalanya, kemudian ia langsung memajukan mobilnya dengan sedikit cepat, agar cepat sampai ke restoran yang dimaksud oleh putrinya, karena ia takut restorannya tutup.


•••


“Wow, lezat sekali!” kata Bella saat pesanannya datang, Andre terkekeh saat melihat wajah putrinya. Namun tak lama, kekehan Andre berubah saat melihat Bella.


Ia menyadari sesuatu. Selama 7 tahun ini, putrinya tidak pernah makan bersama dengan formasi lengkap di mana ada Ia dan Laura.


“Bella!" panggil Andre. Bella yang baru saya Bella yang akan menyuapkan soup ke mulutnya langsung menoleh.


Andre tampak memutar otak, kemudian ia langsung melihat wajah Bella lekat-lekat.


“Selama ini, kenapa kau tidak pernah bertanya pada Daddy, tentang kenapa Daddy tidak pernah bisa satu tempat dengan Mommy?” tanya Andre.


Bella menyimpan sendok yang ia pegang, kemudian menaruh kedua tangannya di meja. Lalu menatap Andre wajah, raut wajah Bella begitu mendung, dan Andre menyadari benar, perubahan wajah Bella.


“Karena mommy melarangku untuk menanyakan Kenapa kalian tidak bisa menemaniku bersama-sama. Mommy juga melarangku untuk menanyakan Kenapa Daddy kenapa Daddy tidak pernah datang ke rumah Mommy atau mommy tidak pernah datang ke rumah Daddy. Mommy juga melarangku untuk meminta waktu Daddy dan Mommy secara bersama-sama.”


Nafas Andre terasa tercekat saat mendengar ucapan Bela, Ia tidak menyangka Laura akan mengatakan itu pada Putri Mereka. “Kenapa Mommy mengatakan itu padamu?” tanya Andre dengan bibir bergetar.


“ Apa kau sedih?” tanya Andre.


“Hmm, aku sedih. Teman-temanku sering piknik bersama kedua orang tua mereka. teman-temanku selalu merayakan ulang tahun di sekolah dengan kedua orang tua mereka yang lengkap. Sedangkan aku ... Aku iri pada teman-temanku. Tapi aku juga ingat, Mommy tidak memperbolehkan aku untuk protes!” kali ini Bella menunduk, gadis kecil itu langsung menghapus air matanya.


Mungkin orang lain bisa melihat bahwa gadis kecil itu tampak ceria.bahwa gadis kecil itu tampak baik-baik saja. Tapi tidak, faktanya gadis kecil itu tidak baik-baik saja.


Hati Andre terasa perih saat mendengar untaian-ntaian yang diucapkan oleh Bella. Sebagai seorang lelaki, dia begitu tertampar saat mendengar pengakuan anaknya. Ternyata selama gadis kecilnya ini menyimpan luka yang sangat dalam.


Keesokan harinya


Andre dan Bella sedang berada di kantor Laura, ia berencana Untuk mengantarkan Bella dan sebentar lagi, ia akan terbang ke Amerika.


Dan tak lama,.Laura datang menghampiri Andre yang sedang bersama Bella.


“Bella!” panggil Laura. “Ayo kita naik ke atas!” ajak Laura lagi tanpa menoleh ke arah Andre.


Bela menggeleng. “Tidak mau, Aku ingin ikut Daddy ke bandara,” awa Bella.


“Bela tidak boleh," balas Laura.


“Jika kau tidak keberatan, kau mau kan mengantarkanku ke bandara, agar Bela bisa ikut pulang denganmu?” balas Andre.


Laura tampak terdiam. “Oke, kali ini demi Bella!" dustanya. Padahal jelas-jelas tadi pagi, ia mengirim pesan pada ponsel Bella, dan mengatakan bahwa Bela harus meminta ikut ke bandara, agar Laura ada alasan untuk mengantar mantan suaminya.


Sayangnya Laura tidak tau, bahwa Andre membaca pesan di ponsel Bella. Jujur saja saat ini Andre ingin tertawa dan menangis cara bersamaan, ternyata Laura begitu menggemaskan.


Gas komen ya.