
“Jadi kau tak tahu putramu berselingkuh dariku?” tanya Gaby membuat tubuh Agnes diam mematung.
“Gabby, kau salah paham Arsen tak mungkin menghianatimu,” jawab Agnes lagi. Ia masih terus berusaha mengelak, membuat Gaby ingin sekali tertawa dan menangis secara bersamaan.
“Gabby, percaya padamu Mommy, Arsen tidak mungkin ....” ucapan Agnes terputus ketika Gabby berteriak.
“Seribu kali pun kau akan menjelaskan padaku. Aku tak akan percaya lagi padanya. Aku sudah memergokinya dengan mata kepalaku sendiri bahwa dia telah berselingkuh dariku.” kali ini, Gabby berteriak histeris, ia menunjuk ke arah Arsen yang terbaring dan menatap Agnes dengan wajah yang memerah.
Emosi Gabby terpancing, ketika Agnes terus menyangkal. Padahal, jelas-jelas Gabby sudah mengetahui semuanya. “Apa, kau mau berkata apa padaku, mau menjelaskan apa lagi?” kata Gabby saat melihat wajah mertuanya yang memucat. Sedangkan Gabriel masih terdiam, ia tak berniat melerai Gabby yang berteriak pada mertuanya.
“Selama ini, kau ingin apapun, aku berikan. Sekalipun kau meminta hal berat, aku tetap berusaha mewujudkan keinginanmu, karena aku ingin menjadi menantu yang baik untukmu. Tapi inikah balasanmu. Jika Daddyku tahu, perusahaan kalian hanya akan menjadi debu dalam hitungan detik. Lalu, kau berharap apa padaku, berharap aku percaya dengan ucapanmu” Gaby berbicara dengan nada yang berapi-api. Ia hampir saja meledakkan tangisannya, karena rasanya begitu pedih jika mengingat apa yang terjadi di hidupnya.
“Gabby ....” Agnes hanya mampu memanggil nama Gabby. Hancur sudah semuanya. Lututnya melemas, ia merasa tak berpijak lagi pada bumi, kala mengetahui kenyataan bahwa Gabby sudah mengetahui semuanya.
Semua keluarganya memang sudah tahu tentang perselingkuhan Arsen dan Kristin. Awalnya mereka tidak tau menau tentang hubungan gelap Arsen dan Kristin. Hanya saja, saat itu Yosha memergoki Arsen dan Kristine yang masuk kedalam hotel.
Itu sebabnya, Agnes dan keluarganya bisa tahu tentang hubungan perselingkuhan yang terjadi antara Arsen dan Kristin. Orang tua Arsen tidak menegur, karena Arsen memberikan sokongan yang cukup untuk keluarganya, termasuk membiayai kehidupan mewah ibu dan kedua adiknya.
Bagi Agnes, yang terpenting Arsen bisa memberikan apapun yang dia mau. Ia tak peduli dengan apa yang dilakukan putranya. Tapi sekarang, semua bagai Boomerang yang menghantamnya sendiri.
“Aku masih berbaik hati, tidak memberitahukan apa yang dilakukan Arsen padaku. Menurutmu Mommy, apa yang akan dilakukan Daddyku jika mengetahui soal ini, menurutmu bagaimana reaksinya jika mengetahui putri kesayangannya dikhianati oleh lelaki seperti dia, lelaki yang bahkan tidak pantas dianggap sebagai manusia.”
Mendengar menantunya menyebutkan nama Stuart, seketika Agnes dilanda kepanikan lagi. Ia langsung menatap Gabby kembali
“Gabby, mungkin Arsen hanya hilap. Dia pasti akan kembali padamu," ucap Agnes lagi. dengan wajah yang panik. Kali ini, Gabby tertawa nyaring.
”'lalu, kau juga hilap mendukung perbuatan anakmu?” tanya Gabby. Seketika Agnes kembali terdiam, ia tak mampu menjawab ucapan mertuanya.
“Untuk kali ini, aku dan kakakku berbaik hati tidak akan melaporkan pada ayahku. Tapi jika kalian berulah lagi. Maka akan kupastikan kalian akan menjadi gembel di jalanan.” setelah mengatakan itu, Gabby berbalik.
“Ayo Gabriel, kita pulang” Gaby menarik tangan kakaknya, kemudian keluar dari ruangan Arsen meninggalkan Agnes yang diam terpaku.
Scroll gengs aku update 3 bab
Gengs di mohon dengan sangat yang ga suka skip aja ya. yang bilang bertele-tele juga skip aja ya. Nikmati proses dan alurnya. Kalau langsung skak, tamat dong ceritanya.