
Mendengar suara sang Ibu, Nael berbalik. Hingga tatapan Nael dan Grisella saling mengunci.
“Mommy!” lirihnya dengan suara yang pelan. tiba-tiba, ia menundukkan kepalanya saat melihat sang ibu, karena ia malu melihat ibunya. Seketika itu Grisela maju dan berhambur memeluk putranya.
“Mommy merindukanmu Nael,” ucap Grisella, tangisnya sudah berlinang saat memeluk putranya. Mendengar sang ibu terisak. Perlahan Nael mengangkat tangannya, kemudian ia membalas pelukan Grisella. Hingga kedua tangis anak dan ibu itu pecah.
Selama ini sebelum Nael sadar. Nael adalah tipe anak lelaki yang kurang hangat dengan keluarga. Dia tidak terlalu dekat dengan keluarganya dan lebih memilih asyik dengan dunianya sendiri dan lebih memilih bermain bersama Jordan, sahabatnya.
Tapi setelah ia sadar, setelah ia berpura-pura meninggal. Rasa rindu itu kerap menghampirinya. Ia rindu ayah ibunya, ia rindu kakak dan adiknya. Selama ini, ia terlalu acuh pada keluarga. Bahkan pada adiknya pun dia tidak terlalu dekat, begitupun pada Aurora sang kakak dan setelah ia, tinggal di Polandia untuk mengejar Gaby dan kedua anaknya. Ia baru merasakan apa arti dari keluarga.
Dia begitu kehilangan keluarganya dan sekarang Setelah semuanya berlalu setelah ia mendapatkan semuanya, mendapatkan kepercayaan dari Gabby dan kedua putrinya , ia tidak ingin mengulangi kesalahan di masa lalu. ia tidak ingin mengabaikan keluarganya lagi. Ia ingin menebus semua waktu yang telah terlewatkan.
Setelah berpelukan cukup lama, Grisella melepaskan pelukannya. “Mommy merindukanmu Nael,” kata Grisella lagi dengan berderai air mata. Perlahan, Nael menangkup pipi sang ibu, kemudian ia mencium kening Grisella, membuat tangis Grisella semakin mengencang.
Jika dipikir, Ini pertama kalinya Nael mencium kening Grisela, ia juga selalu menghindar ketika ibunya ingin memeluknya. Tapi sekarang, semuanya berbeda. Ia benar-benar tidak akan menyia-nyiakan keluarganya lagi.
“Mommy Maafkan aku. Maafkan aku yang telah membuat kalian khawatir Maafkan aku meninggalkan kalian. Maafkan aku yang telah berbohong!” kata Nael, ia berbicara suara yang super pelan. Grisella tersenyum, ia bersyukur, ternyata kepergian Nael ke Polandia selama 3 tahun mampu merubah Sang putra.
di masa lalu, Nael mana mungkin seperti ini
•••
Mobil yang di kendarai Miko, berjalan dengan kecepatan sedang. Grey duduk di depan sedangkan Grisella dan Nael duduk di belakang. Grisella memeluk pinggang sangputra, sedangkan Nael merangkul tubuh sang Ibu.
Saat ini, mereka dalam perjalanan untuk pulang ke mansion Grey. Karena di sana, semua keluarga sudah menunggu, termasuk Aurora yang langsung terbang dari Spanyol ke Rusia saat mengetahui bahwa sang adik masih hidup. Sedari tadi masuk, Grisela tidak melepaskan pelukannya dari Sang putra. Ia melampiaskan kerinduannya dengan terus memeluk Nael.
Setelah melewati perjalanan yang cukup panjang. Akhirnya mobil yang dikendarai Miko sampai dimension Grey dan saat mobil sudah terparkir Grey langsung turun. Lalu, ia membukakan pintu mobil untuk sang istri dan mengelurkan tangannya pada Nael.
“Ayo!” kata Grey saat Nael masih terdiam di mobil.
“Aku malu menghadapi kakak dan Leticia.”
“Tidak apa-apa. Ayo!” kata Grey. Ia menarik tangan sang putra. Hingga mau tak mau, Nael pun keluar dari mobi. Saat mereka akan masuk. Mereka disambut oleh Aurora yang menunggu di depan pintu. Sedangkan Nael masih berdiri di belakang sang ayah.
Seketika Aurora maju ke arah sang adik kemudian, Plakkk Aurora memukul kepala Nael dengan sandal yang ia bawa.
Scrol gengs aku up 3 bab