
“Maksudmu, mantanmu kembali mendekatimu?” tanya Gabby, tiba-tiba wajah Gabby mendadak tak suka saat Nael membahas mantannya.
“Hmm, hanya saja saat itu aku selalu menghindar, dan ia menghilang dengan sendirinya dan aku tidak tahu kabarnya sekarang,” jawab Nael.
“Kau cemburu?” tanya Nael, yang melihat raut wajah Gabby berubah.
“Mana mungkin aku cemburu, cemburu hanya untuk orang yang tidak percaya diri,” jawab Gabby, ia bisa saja berkata begitu. Tapi wajahnya menandakan yang sebaliknya.
“Aku mengantuk!” tiba-tiba Gabby membaringkan tubuhnya, membuat Nael menepuk kening, entah sampai kapan, Gabby bisa menghilangkan rasa Gensingnya
Nael memanjangkan kakinya, kemudian berbaring disebelah Gabby. “Gabbyku, cintaku sayangku. Aku mencintaimu, tidak ada lagi wanita lain, tidak ada lagi siapapun. Hanya ada kau,” ucap Nael dengan suara yang super lembut. Rasa kesal, yang tadinya di rasakan oleh Gabby, menjadi rasa senang.
Jujur saja, setiap Nael bersikap manis,Hati Gabby selalu melayang, apalagi di masa lalu Nael begitu dingin. Tiba-tiba, Gabby berbalik, hingga kini posisi Gabby dan Nael berbaring dengan posisi berhadap-hadapan.
”Nael, kau milikku ... kau milikku!” ucap Gabby bertubi-tubi, bukannya bersikap manis Gabby malah mencubit pipi Nael, membuat Nael tertawa
Tiba-tiba, tangan Nael bergerak menggelitik perut Gabby, dan turun ke bawah, hingga berlabuh di area sensitif Gabby.
“Nael!” Gabby berusaha menjauhkan tangan Nael dari area miliknya. Namun, Nael menahannya, ia malah mengusapnya dengan lembut, membuat Gabby memejamkan matanya.
“Nael!” Panggil Gabby.
“Gabby, kau begitu cantik dan Seksi.” Nael menutup ucapannya dengan mencium bibir Gabby, dan memainkannya sebentar. Lalu kembali melepaskan tautann bibir mereka dan tangan Nael terus bekerja, dan setelah itu Nael langsung menjauhkan tangannya dan menindih tubug Gabby.
“Ini hanya sebentar, izinkan Aku bermain-main sebentar, sebelum aku menikmatimmu setelah kita menikah.” Tanpa mendengar lagi jawabannya Gabby. Nael langsung menyerang bibir Gaby.
Keesokan harinya..
“Daddy!” teriak Laura dan Naura, mereka masuk ke dalam dan langsung berteriak ketika melihat sang ayah.
Nael yang sedang berada di dapur dan sedang membuat roti bakar, langsung menoleh ketika mendengar suara kedua putrinya.
Nael menekuk kakinya, kemudian merentangkan tangannya. Hingga Laura dan Naura langsung menubruk dan memeluk Nael secara bersamaan.
“Daddy rindu sekali pada kalian. Kalian jahat, tidak memberitahu Daddy jika kalian menyusul Daddy ke Rusia.” Nael melepaskan pelukannya, lalu mencium pipi Laura dan Naura secara bergantian. Hingga wajah kedua putrinya tanpa pengembang.
Nael menggendong Lauran dan Naura secara bersamaan. Lalu setelah itu, ia mendudukan Laura dan Naura disofa.
“kalian kemari bersama siapa?”
“Kami kemari bersama bibi Stela. Tapi bibib Stella sudah kembali," jawab Naura.
“Daddy, mana Mommy? kali ini Laura yang bertanya.
“Mommy masih tidur, Kalian tunggu di sini, oke. Daddy akan membuat roti untuk kalian.”
••
Gabby keluar dari kamar, ia tersenyum saat melihat pemandangan di depannya, dimana Nael sedang menyuapi Laura dan Nauram
Ia baru saja terbangun, karena mereka baru tertidur pukul 3.30 dini hari.
“Tidak ada yang terjadi diantara mereka, Nael berhasil menghentikan dirinya agar tidak berbuat lebih jauh, dan mereka menghabiskan malam dengan bercerita dan saling terbuka satu sama lain.”
“Mommy!” panggil Nael, menyadarkan Gabby dari lamunannya, Gabby tersadar, kemudian menghampiri Nael dan kedua putrinya.
Scroll gengs
seneng banget liat interaksi Nael Gabby sama twins, ga nyangka Gabby sama twins bisa bertahan sekuat ini.