Dokter Meets CEO

Dokter Meets CEO
Meminta Ijin


Saat mendengar suara sang kakak, Nael menoleh, kemudian mengangguk.


“Masuklah, Kak," balas Nael, Aurora pun masuk ke dalam kamar adiknya, kemudian ia langsung mendudukan dirinya di sebelah Nael.


“Bagaimana kabar Gabby dan kedua putrimu?” tanya Aurora


“Mereka baik-baik saja.” Hening, kedua kakak adik itu sama-sama terdiam. Aurora mengelus punggung sang adik.


“Kaka bangga padamu, kau berani mempertaruhkan semuanya demi mengambil hati kedua Putrimu,” ucap Aurora membuat Nael tersenyum.


“Sebenarnya nasib kakak dulu juga sama seperti Laura dan Naura,” ucap Aurora tiba-tiba membuatnya Nael menoleh.


“Maksud kakak?”


“Kakak bertemu Daddy saat usia kakak 10 tahun. Saat itu, Mommy sedang sakit keras dan menitipkannya Kaka kepada Dadd. Daddy sama sekali tidak mau menerima kehadiran kakak. Daddy sering berteriak dan memaki kakak. Daddy juga selalu membuat kakak kelaparan,” ucap Aurora, matanya berkaca-kaca saat mengingat kenangan pahit bersama Grey.


Karena faktanya dulu Greey begitu membenci Aurora sama seperti Nael membenci Laura dan Naura. banyak hal pahit yang Aurora alami ketika ia bertemu dengan Greey, ia harus menerima teriakan Greey setiap hari. Ia harus menerima makian Greey setiap hari. Bahkan, ia pernah mengejar mobil Grey sampai ia terjatuh.


Mendengar ucapan sang kakak, Nael menolehkan kepalanya. “Benarkah Daddy sejahat itu?” tanya Nael.


“Hmm, Daddy sejahat itu pada kakak."


“Aurora!” tiba-tiba suara Grey terdengar dari belakang, membuat Aurora membulatkan matanya. Ia sudah berjanji pada sang ayah untuk tidak menceritakan apapun pada adik-adiknya.


“Nael itu tidak benar, apa yang kakak ucapkan barusan tidak benar,” ucap Aurora yang melarat ucapannya.


Seketika Aurora pun bangkit, kemudian ia berjalan keluar. Saat berhadapan dengan sang ayah, Aurora hanya tersenyum kemudian Ia berlari karena ia tak ingin sama ayah menceramahinya.


•••


Walau bagaimanapun, ia harus menghadapi calon kakak iparnya dan keputusan Gabriel adalah keputusan Gabby, itu sebabnya ia harus meyakinkan Gabriel untuk bisa mendapatkan Gabby.


“Untuk apa kau menemuiku kemari?” tanya Gabriel dengan dingin, membuat Nael mengangkat kepalanya.


“Ka-kau tidak terkejut aku masih hidup?” tanya Nael. Ia malah bertanya hal lain pada Gabriel.


“Kenapa aku terkejut? aku tahu dari awal kau belum mati,”!jawab Gabriel membuat mata Nael membulat.


“Kau tahu?” tanya Nael.


“Aku bisa membedakan orang yang tak sadarkan diri karena mati dan orang yang tak sadarkan diri karena obat bius,” jawab Gabriel karena memang sedari awal, Gabriel tahu bahwa Nael hanya berpura-pura mati, dugaannya diperkuat saat melihat peti mati Nael yang berbeda


. Hanya saja, ia tidak ingin memberitahukan pada Gabby yang sebenarnya. Karena saat itu, Gabriel berpikir bahwa Nael sudah tidak ada urusannya lagi dengan Gabby, dan Ia tidak menyangka Nael, akan menemuinya.


“Kau tahu aku masih hidup? kenapa kau tidak memberitahu Gabby?” tanya Nael.


“Iti sangat hal yang tidak penting. Untuk apa juga aku mau mengurusimu,” kata Gabriel dengan sadis membuat Nael berdecih.


Nael menghela nafasnya dalam-dalam .“Aku tidak ingin basa-basi. Tapi aku ingin meminta izin mu untuk menikahi Gabby. Laura dan Naura pun sudah memaafkanku, jika kau tidak percaya kau bisa menghubungi mereka.”


Gabriel .....


Gas komen gengs, 😭😭


Yang belum tau, kisah Greey sama Grisella muda ada dan udah tamat ya. Kalian cek komentar ya. Aku kasih tau di komentar judulnya