
Gaby tersenyum puasa saat melihat Arsen menandatangani berkas yang ada di depannya. Berkas itu, adalah harta harta milik Arsen yang Arsen sembunyikan darinya.
Ternyata, selain korupsi untuk Kristine, Arsen pun menggelapkan uang firma hukum milik Stuart dan membelikannya aset di luar negeri dengan nama orang lain dan butuh satu bulan untuk Gabby melacak semuanya, itu sebabnya hari ini ia meminta Arsan untuk datang sekaligus memberikan kejutan dengan membeberkan hubungannya dengan Nael.
Barusan, Arsen menolak mati-matian menandatangi itu. Tapi Gabby mengancam Arsen akan menyuruh Gabriel, untuk menarik saham di perusahaan ayah Arsen dan itu mampu membuat Arsen tidak berkutik, hingga Arsen langsung mendatangani itu. Sayangnya, Arsen belum tahu bahwa yang ditandatangani olehnya adalah aset-aset yang selama ini telah Ia sembunyikan di luar negeri.
Gabby kembali membuka ikatan Arsen, setelah dibuka, Arsen masih terdiam. Ia masih menetralkan rasa nyeri di kepalanya, karena ditendang oleh Gabby.
Tak pernah terbayangkan di hidupnya, wanita yang selama 13 tahun bersikap manis padanya bisa melakukan ini, dan tak pernah terbayangkan ia akan diperlakukan seperti ini oleh Gabby.
“Keluar dari sini!” ucap Gabby, ketika Arsen sudah tampak lebih baik. Gaby kembali mendudukkan dirinya di sebelah Nael, membuat Arsen berusaha mengendalikan dirinya.
“Akan kuadukan semua pada ayahmu!” Setelah mengatakan itu, Arsen pun keluar, kemudian ia membanting pintu. Setelah Arsen keluar, wajah sangar yang tadi Gabby perlihatkan berubah menjadi sendu.
Ini konsekuensi yang harus ditanggung. sebelum melakukan ini pada Arsen, ia sudah menduga, bahwa Arsen akan melaporkannya pada sang ayah.
Dan jika Arsen sampai mangadu, ia pun tak akan menutup-nutupi apa yang terdi. Jika sang ayah bertanya, ia akan menjawab semuanya dengan sejujurnya, tentang apa yang ia lakukan. Resiko, ia mungkin akan melihat kekecewaan di mata sang ayah.
“ Gabby, kau tidak apa-apa?” tanya Nael Gabby menoleh kemudian tersenyum. Ia bangkit dari duduknya.
“Tidak usah dipikirkan, pergilah! kabari aku jika kau butuh sesuatu," ucap Nael, Gabby pun mengangguk
“Gabby!” panggil Nael saat Gabby berbalik. Gabby kembali menoleh, kemudian ia maju lalu mencium bibir Nael sekilas. Aggaplah, itu ciuman perpisahan untuk Nael, karena setelah ini, Gaby benar-benar ingin mengakhiri semuanya, dan akan mengatakan sesuatu pada Nael.
Setelah itu, Gabby pun pergi dan meninggalkan ruangan Nael dan turun, ia langsung berjalan ke basement untuk mengambil mobilnya.
Gaby menjalankan mobilnya ke suatu tempat.
ia berencana untuk datang ke kediaman mantan mertuanya. Gabby menjalankan mobilnya dengan bersenandung, ia tidak sabar melihat reaksi keluarga mantan suaminya.
Setelah melewati perjalanan yang cukup jauh, akhirnya Gaby sampai di depan gerbang rumah orang tua Arsen.
Semua mobil derek yang Gaby panggil sudah sampai di depan gerbang rumah mantan mertuanya. Gabby menekan klakson, hingga pintu gerbang terbuka. penjaga membukakan gerbang, karena penjaga tahu Gabby adalah menantu dari bos mereka.
Namun tak lama, penjaga mengerutkan keningnya. Saat beberapa mobil penderek mengikuti mobil Gabby, sebelum penjaga menghadang, mobil penderek sudah terlebih dulu masuk. Hingga, penjaga itu tidak bisa berbuat apa-apa.
Scroll lagi gengs. Jangan lupa komen