
Suara klakson menyadarkan Bella dari lamunannya. Hingga Ia yang sedang melihat ke arah Liosa dan keluarga barunya langsung tersadar, dan kembali menjalani menjalankan mobilnya.
Setelah jalan renggang, Bella kembali menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang. Dia menghapus sudut matanya yang berair. “Tidak apa-apa, semua sudah berlalu," lirih Bella dengan suara pelan.
8 tahun ini, banyak sekali yang terjadi pada hidup wanita itu. Siapa sangka. Hari di mana dia menginginkan Liosa menjadi pengawalnya, ternyata itu adalah awal dari petaka yang terjadi pada hidupnya.
Saat itu, Bella sesumbar akan menaklukkan Liosa, karena ia merasa gengsi pada Nicky. Namun ternyata, Bella terlalu naif menganggap semuanya bisa ia gapai. Nyatanya tidak biasa, karena Liosa tidak sebaik yang ia kira.
Tiga bulan setelah Liosa mengawal Bella, Liosa sudah mulai berubah, tidak dingin lagi dan itu membuat Bella merasa di atas Awan dan tepat ketika bulan ke 4 Liosa mengawal Bella, Liosa menyatakan cintanya pada Bela.
Tentu saja saat itu Bella begitu terkejut. Bagaimana mungkin, lelaki sedingin Liosa menyatakan cinta padanya, dan yang pasti ... Bella menerima cinta Liosa.
Tapi tanpa Bella tau, Liosa mempunyai tujuan tertentu. Lelaki itu ingin menjadi bagian dari keluarga Andre dan Laura, ia ingin menjadi pemimpin di perusahaan Andre.
Selama ini, ia selalu mati-matian berusaha menjadi yang terbaik agar Andre mau menunjuknya menjadi pemimpin perusahaan. Tapi saat Andre menyuruhnya untuk mengawal Bella. Harapannya semua sia-sia, ia begitu marah. Rasanya perjuangan Ia melakukan yang terbaik untuk perusahaan Andre sia-sia.
Namun ternyata, saat melihat sikap Bella yang selalu mencari perhatian padanya. Andre mempunyai satu ide. Jika ia tidak bisa naik jabatan karena prestasinya di kantor, maka ia menjadikan Bela sebagai jembatannya.
Setelah Bela menerima cintanya, Liosa dan Bella berbicara pada Andre dan Laura, keduanya meminta ijin untuk menikah. Awalnya, Andre dan Laura tidak setuju Bella menikah muda. Namun saat itu, Liosa dan Bella berbohong dan mengatakan bahwa Bella sudah mengandung. Hingga mau tak mau, Andre dan Laura pun menyetujui pernikahan mereka.
Singkat cerita pernikahan mereka pun terjadi. Rasanya, Bella menjadi orang yang paling bahagia saat itu, Liosa yang tadinya jarang tertawa, berubah ketika menikah dengan Bella. Lelaki itu begitu hangat. Bahkan menghujami Bella dengan cinta.
Setidaknya pernikahan mereka baik-baik saja selama 2 tahun. Namun setelah 2 tahun pernikahan mereka. Liosa mulai berubah, Liosa berubah ketika Andre mengganti posisinya dengan orang lain, ternyata Andre mencium kelicikan Liosa. Hingga jabatan Liosa digantikan oleh orang lain.
Tentu saja saat itu Liosa benar-benar kesal, dan tepat saat di Andre menggantikan posisinya, sikapnya pun pada Bella berubah, menjadi kasar bahkan saat itu beberapa kali ia melakukan kekerasan pada Bella.
Saat Liosa berubah, Bella mencoba untuk bertahan, Ia terlalu malu untuk mengeluh pada ayah dan ibunya, karena ini adalah keputusannya. Namun ada yang membuat Bella menyerah, yaitu saat Liosa membawa seorang wanita yang sedang mengandung kehandalannya.
Dan detik itu pula, Bella langsung pulang ke rumah dan menceritakan semuanya pada Andre dan Laura. Mungkin Bela bisa bertahan jika hanya mengalami kekerasan, karena yakin Liosa akan berubah. Tapi ketika Liosa membawa seorang wanita, maka Bella lebih baik mundur.
Dan tepat saat Bela menceritakan semua pada Andre dan Laura, Andre terkena serangan jantung. Hingga Bella merasakan rasa bersalah yang sangat dalam.
Saat Andre di rawat, Laura langsung mengambil langkah tegas, ia memproses perceraian antara putrinya dan Liosa. Dua bulan berlalu, kondisi jantung Andre membaik. Saat itu, Andre langsung memanggil Nicky, ia meminta Niki untuk menikah dengan Bella.
Entah kenapa, saat itu hanya Nicky yang Andre bisa percaya. Awalnya Bella menolak, ia tidak ingin menikah lagi dengan siapapun, Ia hanya ingin membesarkan putranya seorang diri. Tapi ini adalah keputusan final Andre, hingga Bela tidak bisa membantah belum, dia juga merasa bersalah pada kedua orang tuanya
Bukan hanya Bella yang menolak, Nicky juga awalnya, menolak menikah dengan Bella karena ia sudah mempunyai tunangan. Namun karena melihat kondisi Andre, akhirnya Nicky pun setuju.
Dan setelah menikah, Bella bukan hanya merasa bersalah pada kedua orang tuanya, Ia juga merasa bersalah pada Nicky, karena dia telah memisahkan Nicky dengan tunangannya.
Sejak saat menikah dengan Nicky, Bela menjadi super sangat pendiam, jujur ia begitu malu pada Nicky. Ia pernah berdiskusi dengan Nicky, mengajak Nicky bercerai secara diam-diam agar tidak diketahui kedua orang tuanya dan agar Nicky bisa kembali pada tunangannya. Namun Nicky menolak.
Sejak mereka menikah 6 tahun silam, mereka tidak pernah tinggal di atap yang sama, Bella menolak tinggal bersama Nicky, Bela hanya ingin berdua dengan Kevin, putranya. Bella juga jarang sekali membiarkan Kevin bermain dengan Nicky karena Bella tidak ingin Kevin berharap lebih pada Nicky, ia takut suatu saat Niki meninggalkan mereka.
Bella sudah tidak mempercayai siapa pun. Setidaknya jika Nicky pergi, Kevin tidak akan terlalu hancur, itu sebabnya Bella selalu berbicara pada Kevin bahwa Kevin tidak boleh terlalu dekat dengan Nicky, dan harus menjaga batasannya. Beruntung anak kecil itu mengerti. Setiap ia ingin bermain dengan Nicky, Kevin selalu minta izin ibunya. Jika Bella memperbolehkannya, Kevin akan menghampiri Nicky. Tapi jika tidak, anak kecil itu pun akan menurut.
Begitupun dengan Bella sendiri, semenjak menikah dengan Nicky. Bela selalu menjauh dari suaminya, ia begitu malu dan merasa bersalah pada Nicky. Ia begitu malu karena kelakuannya dulu, dan merasa bersalah karena dirinya, Nicky harus berpisah dengan tunangannya
Itulah perjalanan hidup Bella selama 8 tahun ini. Semenjak Bella berpisah Liosa, Bella benar-benar berubah, tidak manja, tidak cengeng. Ia menjadi perempuan yang mandiri, perempuan yang tangguh dan itu semua ia lakukan untuk putranya.
Dia mulai bekerja, karena ia tidak mau bergantung pada orang tuanya. Padahal Andre dan Laura sudah menyuruh Bella untuk menikmati saja waktunya bersama Kevin. Tapi, Bella menolak. Ia terlalu malu untuk menerima pemberian orang tuanya. Bahkan, setiap bulan Nicky selalu mengirim uang pada Bella. Tapi, Bella selalu menolak dan mengembalikan uang suaminya.
Sejak saat ia bercerai dengan Liosa, sejak saat itu pula Bella mengharamkann tubuh putranya disentuh oleh Liosa. Kerena faktanya, rasa sakit yang Liosa tancapkan bukan hanya soal kekerasan dan perselingkuhan Saja. Ternyata, Bella juga sudah mengetahui alasan Liosa menikahinya yang hanya karena jabatan.
Saat mengingat kenangan itu, Bella langsung meminggirkan mobilnya, ia memukul-mukul dadanya, yang terasa sesak
“Tidak apa-apa, semuanya sudah berlalu ... Sudah berlalu.” Bella mencoba menenangkan dirinya sendiri.
Kapan pun, di manapun setiap Bella mengingat itu, Bella tidak bisa membendung tangisnya. Ia selalu menghentikan aktivitasnya sejenak, untuk menenangkan diri. Mungkin, inilah trauma Bella. Bella tidak berobat ke psikiater, karena dia terlalu malu untuk menceritakan semuanya, ia merasa apa yang ia lakukan di masa lalu adalah kebodohan tak perlu orang tau, ia lebih memilih memendamnya semua sendiri, mencoba untuk baik-baik saja. Padahal, Bella tidak sebaik itu.
30 menit kemudian, setelah Bella tenang. Akhirnya, wanita itu kembali menyalakan mobilnya dan menjalankannya, hingga akhirnya ia sampai di kantor.
Bahkan, untuk soal pekerjaan Bella bekerja di kantor orang lain, tidak bekerja di kantor ibunya. Padahal Ia juga seorang arsitek. karena keputusannya dulu, Bella terlalu malu untuk bergantung pada siapapun, hingga ia ingin mandiri dan tidak ingin dikasihani.
•••
Setelah Bella pergi, Nicky menyandarkan tubuhnya ke belakang, ia bingung bagaimana caranya mendekati Bella. Ia mengerti, Bella sedang membangun pembatas nyata dengannya. Jika di tanya apa Nicky mencintai Bella, jawabannya bisa jadi tidak bisa jadi ia. Karena yang Nicky rasakan, ia hanya ingin terus berada di samping Bella.
Beberapa kali Niki mencoba masuk ke dalam kehidupan wanita itu. Tapi Bella menghindar, pernah Nicky berusaha untuk terus mengejar Bella. Tapi Bella malah semakin menjauh. Hingga akhirnya, Nicky berhenti mengejar Bella.
Nicky pikir, saat ia berhenti mengejar Bella, wanita itu akan mendekat padanya. Tapi tidak, sikap Bella tetap sama dan akhirnya Nicky memilih untuk menjalaninya seperti air yang mengalir, ia akan selalu siap ketika Bella membutuhkannya.
Nicky melihat jam di pergelangan tangannya, kemudian Ia pun langsung bangkit dari duduknya. Ia berencana untuk pergi ke apartemen istrinya, untuk menjemput Kevin, ia rasa kali ini ia tidak perlu izin dari Bella karena Bella tadi memintanya untuk menemani Kevin.
•••
“Daddy!” panggil Kevin, ketika Nicky masuk ke dalam apartemen. Nicky membungkuk menyetarakan dirinya dengan Kevin
“Apa Daddy di izinkan kemari oleh Mommy?” wajah lelaki kecil itu bertanya-tanya, biasanya ia harus meminta izin dulu pada Bela jika ingin bermain dengan Nicky begitupun sebaliknya.
“Hmm, Mommy mengizinkannya. Ayo kita makan di luar!” kata Nicky..
Kevin pun mengangguk. “Nany, aku pergi bersama Daddy!” teriak Kevin pada pengasuhnya. Setelah itu, mereka pun keluar dari apartemen.
•••
“Besok kita akan melakukan apa saja di hari ayah?” tanya Nicky saat berada di mobil. Kevin tampak berpikir.
“Sepertinya hanya lomba-lomba biasa, dan penutupan kita akan bermain bola,” balas Kevin. “Tapi sepertinya, aku tidak akan mengikuti lomba bermain bola. Jadi, kita lomba biasa saja.”
“Kenapa?” tanya Nicky.
“Aku kan tidak bisa bermain bola, selama ini tidak ada yang menemaniku bermain,” ucap Kevin terdengar kesedihan yang kentara di diri anak kecil.
“Ayo, kita ikut saja. Daddy akan mengalahkan semua teman-temanmu. Kau hanya perlu mengikuti langkah Daddy,” ucap Nicky dengan meyakinkan.
“Benarkah?” tanyanya lagi yang tampak girang. Akhirnya, mobil yang dikendarai oleh Nicky sampai di sebuah restoran. Nicky dan Kevin pun masuk sambil bergandengan tangan.
Tak lama, Nicky menghentikan langkahnya saat melihat Liosa sedang bersama keluarga barunya. Sepertinya mereka sedang makan siang bersama. Secepat kilat, Nicky langsung menutupi pandangan Kevin, agar Kevin tidak melihat Liosa dan berjalan ke arah lain.