Dokter Meets CEO

Dokter Meets CEO
Rencana si kembar


Saat Laura dan Naura sibuk dengan lamunannya, Nael menarik lembut kedua tangan putrinya, hingga Laura dan Naura tidak sempat untuk mengelak dan kini, p0osisi Laura dan Naura berada di sisi Nael. Laura di sebelah kiri dan Naura di sebelah kanan.


Hingga mereka refleks memeluk pinggang Nael.


“Aku tidak mau tidur denganmu!” kata Naura. Ia menghempaskan tangan Nael. Tapi tentu saja, Nael kembali meletakan tangannya ke tubuh putrinya. Sedangkan Laura masih terdiam, ia seperti tersihir saat tangan Nael mengelus pungguhgnya.


Naura yang melihat ekspresi sang adik langsung mencubit tangan Laura. Hingga Laura tersadar. Dan seketika Laura mengerjap, dan tl Ia pun berusaha menjauh dari tubuh sang ayah.


“Jika kalian tidak menurut, Daddy bersungguh-sungguh tidak akan mempertemukan kalian dengan mommy!”


Seketika Laura dan Naura tampak terdiam, mata mereka sudah berkaca-kaca. Sedangkan Naura langsung berekspresi dingin. Nael yang sedang duduk langsung merebahkan tubuhnya, kemudian ia menarik tubuh kedua putrinya hingga kini, kepala Naura dan Laura berada di dada Nael, dan setelah itu, Nael mengelus rambut Naura dan Laura secara bergantian.


Beberapa kali Naura berusaha menjauhkan kepalanya pada Nael. Tapi tetap saja, Nael tidak membiarkan putrinya, sedangkan Laura seperti tersihir dengan elusan tangan sang ayah.


Waktu menunjukkan pukul 11 malam, Laura dan Naura sudah tertidur. Nael menggeser sedikit tubuhnya,.hingga kepala Naura jatuh pada bantal begitupun Laura hingga kini Laura dan Naura sudah berbaring kan bantal tidak di dadanya lagi.


Nael bangkit dengan perlahan, kemudian ia menggendong tubuh Laura dan mendekatkannya pada Naura. Sedangkan dia menempati tempat yang barusan ditempati oleh Laura.


Nael tidur dengan posisi meringkuk. ia menggunakan tangannya sebagai bantal kemudian matanya tak lepas memandang wajah Laura. Bulir bening langsung terjatuh dari pelupuk matanya. Rasanya ia begitu bahagia ketika untuk pertama kalinya Ia tidur bersama kedua putrinya.


Saat pandangan Nael tak tentu arah, Laura membuka matanya dan saat membuka matanya Nael pun kembali melihat ke arah putrinya..Hingga kedua ayah dan anak itu saling menatap. Mungkin dibandingkan Naura, Laura paling gampang ditaklukan itu terbukti ketika Laura selalu diam ketika Nael menyentuhnya.


Nael tersenyum saat melihat Laura membuka matanya. ia mengelus rambut Laura kemudian mencium kening putrinya. sehingga Laura diam terpaku. Tanpa sadar, Laura menggerakkan tangannya untuk menghapus air matanya.


“Kenapa kalian menyentuh barang-barang ini.” tiba-tiba Laura teringat kenangan dulu di mana sang ayah Sering membentaknya dan Naura


.Hingga ia tersadar dan ia kembali menurunkan tangannya, setelah itu ia berbalik membelakangi Nael menghadap pada Naura membuat Nael matanya, ia mengerti betul apa yang barusan dilakukan oleh putriny.


“Goodnight!” ucap Nael. Ia sedikit bangkit berbaringnya kemudian ia mencium kepala Laura dan dan Naura secara bergantian.


•••


Gaby tersenyum saat Nael mengiriminya foto, di mana kedua putrinya sudah tertidur dan lucunya Nael serta Laura dan Naura memakai piyama yang sama. Tentu saja Nael harus memaksa Laura dan Naura untuk memakai itu.


Gabby memang merasa sedikit kehilangan karena tidak ada Laura dan Naura. Tapi, hatinya menghangat saat melihat foto yang di kirimkan Nael.


“Kak!” tiba-tiba Giseel memanggil Gabby.


Gabby yang sedang duduk di sofa menoleh.


Saat melihat Giseel ia terpikirkan sesuatu..


Gas komen gengs