
Gabriel apa aku aku salah tidur dengan lelaki lain?” tanya Gaby yang meminta pendapat Gabriel.
Gabriel yang sudah tau status Gabby dan Arsen yang bukan lagi suami istri, tampqk berpikir. Kemudian, ia menggenggam tangan Gaby.
“Gabby, aku tahu, sebelum kau melakukan ini kau sudah memikirkan semuanya matang-matang. Aku hanya meminta untuk berhati-hati dan perhitungan semuanya. Jangan melibatkan anak yang tidak bersalah.” ucap Gabreil.
“Kau tahu bukan, bagaimana rasanya kita dibuang oleh ayah kandung kita sendiri,” Seketika wajah Gabriel berubah menjadi sendu.
Ya, Stuard Memang bukan ayah kandung Gabby dan Gabriel, Simma ibu mereka hamil di luar nikah, dan Josh sebagai ayah dari Gabby dan Gabriel tidak mau bertanggung jawab pada kehamilan Simma. Dan saat Sima mengandung Gabby dan Gabriel dengan keadaan yang pedih, datanglah Stuard yang mencintainya dan mau bertanggung jawab padanya. tapi walaupun begitu, kasih sayang Stuard pada Gabby dan Gabriel begitu melimpah, Stuard tak pernah membedakan kasih sayang ketiga putra-putrinya.
“Kau boleh membenci ayah dan ibunya, Gabby. Tapi anak yang sedang di kandung oleh selingkuhan Arsen tidak bersalah. Kau bisa menghukum mereka. Tapi jangan sampai mengorbankan bayi yang tak bersalah.”
Gabby mengusap wajah kasar, saat mendengar apa yang diucapkan Gabriel. Ternyata ada benarnya juga, tiba-tiba Gaby terpikirkan sesuatu.
“Gabriel, bisakah kau membantuku. Sebelum aku berhenti, aku ingin membalas keluarga Arsen dengan perih, dan membuat mereka tak. bisa bernafas.
“Kau bisa menelponku jika kau butuh bantuan dariku.”
satu bulan kemudian
Gabby tersenyum saat melihat Nael keluar dari kantornya, Nael menjemputnya kebawah, karena memang ini pertama kali ia datang ke ke kantor Nael, itu sebabnya, ia meminta Nael untuk menjemputnya ke bawah. Ia rasa, ia butuh bantuan Nael.
•••
Saat memadu kasih, mata Gabby terus melihat kearah monitor, dimana Arsen sedang menunggu di depan ruangan Nael. Tadi, Setelah Gaby datang ke kantor Nael, dia meminta Nael menghubungi Arsen dan menyuruh Arsen untuk datang.
Ia ingin memberikan kejutan pada mantan suaminya, tentu saja Nael menyanggupinya dan sengaja menyuruh Arsen menunggu,
“Sepertinya dia akan memecahkan kaca jendelamu,” kata Gabby ketika melihat dari monitor, bahwa Arsen memegang stick golf.
“Tidak apa-apa, aku bisa menggantinya nanti,” Jawab Arsen, Gaby dan Nael yang sudah memakai pakaiannya langsung duduk di sofa, setelah itu, Gaby langsung menyandarkan kepalanya ke bahu Nael, dan Nael merangkul pundak Gabby.
Pyarrr
Kaca jendela pecah, sosok Arsen langsung masuk lewat jendela tersebut.
Mata Arsen membulat saat melihat Gabby ada di ruangan Nael.
“Ga-Gabby, Apa yang sedang kau lakukan?” tanya Arsen dengan terbata-bata. Ia melihat ke leher Gabby yang memerah, otaknya kosong, Ia sudah menunggu selama berjam-jam dan selama berjam-jam itu pula ternyata Gabby ada di dalam.
Tubuh Arsen diam mematung, lalu ia kembali melihat ke arah Gabby.
“Ga-Gabby ....” Arsen hanya mampu memanggil nama Gabby dengan bibir bergetar.
“Kau datang di saat yang tepat Arsen. Kami baru saja selesai bercinta." kata Gabby. Wajah Arsen memerah, saat mendengar ucapan Gabby.
Saat Arsen masih terdiam, seperti orang linglung, tiba-tiba beberapa orang masuk kedalam ruangan Nael, kemudian menahan tubuh Arsen
Seketika ....
Gesng udh 4 bab. Part menegangkan bangetnya di next bab ya.
Gas koment