Dokter Meets CEO

Dokter Meets CEO
Suami Macam Apa Kau


Setelah melewati perjalanan yang cukup panjang, akhirnya mobil yang dikendarai Mona sampai di basement apartemen Leticia. Secepat kilat, Mona pun turun dari mobil dan langsung berlari begitupun Miko yang juga ikut menyusul berlari.


“Sial! Aku tidak tahu sandi apartemennya!" kata Mona, wajahnya sudah panik


“Minggir, biar aku yang membukanya!” Miko pun maju, kemudian mencoba semua kombinasi angka. Namun, tidak ada yang cocok.


Keringat dingin sudah membasahi wajah Miko saat tidak ada sandi yang cocok satupun, dari ulang tahun Leticia sampai ulang tahun Grey dan Grisela. tiba-tiba, Miko. terpikirkan sesuatu, walaupun ragu ia mencoba memencet sandi tersebut dan itu adalah satu-satunya harapan Miko.


Ternyata, Miko menggunakan hari tanggal pernikahan mereka dan pintu apartemen pun terbuka, ternyata memang Leticia menggunakan kombinasi hari dan bulan pernikahan mereka yang terjadi 8 bulan lalu.


Saat pintu terbuka, secepat kilat Miko pun langsung berlari ke arah dalam, kemudian ia langsung masuk ke dalam kamar.


Kosong


Letisya tidak ada di kamar itu, kamar Leticia dalam keadaan kosong. “Panggil Mona!”


“Leticia!” pekik Miko, ternyata Leticia sedang berada di lantai, dan sepertinya Leticia tidak sadarkan diri. Saat melihat istrinya terbaring di lantai, secepat kilat ia langsung merangkul kepala Leticia.


“Leticia ... Leticia!” Panggil Miko, ia menepuk-nepuk pipi Leticia. Namun tak lama matanya membulat saat melihat ada sedikit busa di sisi bibir Leticia, rupanya setelah memakan obat tidur dan obat yang diresepkan oleh Mona tadi pagi, Leticia mengalami kejang,hingga ia tak sadarkan dan terjatuh ke lantai.


“Cepat bawa ke rumah sakit, tunggu apalagi!teriak Mona saat Miko masih terdiam, ia terlalu larut dalam lamunannya. Miko terlalu terkejut dengan kondisi Leticia dan setelah Mona berteriak. Miko tersadar, secepat kilat Miko pun langsung membopong tubuh istrinya, kemudian keluar dari apartemen dan langsung membawa Leticia ke rumah sakit.


Saat tadi dibawa ke rumah sakit, Leticia langsung ditangani oleh dokter dan tidak ada pilihan lain selain harus melakukan transplantasi hati, Leticia dan Miko langsung menyetujuinya. Hingga Leticia dengan segera ditangani dan ini sudah beberapa jam berlalu, tapi operasi belum juga selesai dan itu membuat Miko serasa di neraka.


.


Lampu operasi berubah menjadi hijau, pertanda operasi sudah selesai, Miko yang sedari tadi terus berjalan ke sana kemari menghentikan langkahnya, dan tak lama, pintu operasi terbuka, sosok Mona keluar dari ruang operasi.


“Bagaimana keadaan Leticia?” tanya Miko dengan bibir bergetar.


“Operasi Leticia berjalan dengan lancar, dia akan segera dipindahkan ke ruang ICU!” kata Mona. Ia begitu malas menatap lelaki yang ada di depannya. Setelah itu, Mona pun lebih memilih pergim


“Tunggu, apa dia akan baik-baik saja?” tanya Miko, Mona memejamkan matanya menahan geram, kemudian ia kembali berbalik.


“Suami macam apa kau yang tidak tahu kondisi istrinya. Apa kau tahu selama 3 bulan ini Bagaimana keadaan istrimu. Bagaimana mungkin kau. begitu egois membiarkan dia pergi ke Jepang. Bagaimana mungkin Kau membiarkan dia ....” Tiiba-tiba Mona menghentikan ucapannya.


“Aku akan menghubungi Paman Greey,.dia harus tahu kondisi Leticia yang sebenarnya.”


Deg


Scroll gengs