
Leticia menghirup oksigen sebanyak-banyaknya. Jujur saja ia bingung harus menjawab apa pada Miko.
di sisi lain, ia tidak yakin dengan Miko. Tapi di sisi lain juga, Ia pun prihatin dengan apa yang dialami suaminya. Leticia memejamkan matanya, kemudian berusaha menguatkan dirinya. Lalu, ia membalas genggaman tangan Miko. Hingga Miko yang sedang menunduk sambil menangis mengangkat kepalanya.
“Le-ticia!” Panggil Miko dengan bibir bergetar.
“Pertama dengarkan ini” ucap Leticia, ia menjeda ucapannya, kemudian menatap MIko dalam-dalam.
“Obati dirimu dulu, lepaskan luka masa lalumu. Jika kau masih terperangkap luka. Bagaimana kau akan menjalani kehidupan kedepannya. Kedua ... Aku tidak tahu aku bisa bertahan denganmu atau tidak. Tapi aku akan berusaha memberikanmu kesempatan.
“Be-benarkah?” tanya Miko dengan bibir bergetar, ia menatap Leticia dengan tatapan tak percaya. Leticia menggangguk.
“Tapi kau harus akui dulu semua kesalahanmu pada ayahku, katakan apa yang ingin kau katakan padanya. Karena aku yakin, Kau ingin mengatakan sesuatu pada ayahku. Entah itu ingin berterima kasih ataupun meminta maaf karena merasa bersalah, yang ketiga, mari kita memulai semuanya dari awal. Pernikahan kita terlalu mendadak, kita tidak saling mengenal dan berikan waktu aku satu tahun untuk memantapkan hatiku. Pulanglah ke Rusia, dan temui aku setahun lagi. Kita tidak akan bisa terus bersama selama kita masih tertangkap luka. Jadi, aku rasa, memberi jarak dalam hubungan kita adalah pilihan yang terbaik!”
Leticia menghentikan ucapannya, kemudian, ia melepaskan genggaman tangannya dan memberanikan diri mengelus rambut Miko.
“ jika kau tidak sanggup menerima syarat yang aku berikan maka ...”
“ Aku sanggup, aku akan melakukan apapun untukmu. Bahkan setelah dari sini, aku akan datang ke Spanyol untuk menemui tuan Grey dan ...." Miko menghentikan ucapannya saat akan membahas Grey.
Karena faktanya, selama ini ia belum mampu mengucapkan terima kasih dan meminta maaf pada Greey. di dalam lubuk hati terdalam, ia ingin berterima kasih pada Grey hanya saja ia belum mampu mengatakannya. karena ia malu. Bagaimana mungkin ia akan membahas masa lalu dengan Greey,. sedangkan ia tahu bahwa Greey lah yang paling terluka. Itu sebabnya, ini menjadi beban tersendiri untuknya.
“Ayahku mungkin terlihat arogan di luar. Tapi dia akan selalu menghargai apapun kebaikan yang orang lain lakukan. Aku percaya, setelah kau minta maaf pada ayahku, kau akan baik-baik saja.”
“Bagaimana kita akan memulai dan saling mendekat jika kita berjauhan?” tanya Miko Leticia trsenyum.
“Bolehkah aku memelukmu?” tanya Miko, Leticia mengangguk, seketika Miko membawa Leticia ke dalam pelukannya.
Inilah titik balik yang dirasakan oleh Leticia, dia yang tadinya enggan untuk memberikan kesempatan pada Miko. Tapi berubah pikiran setelah mendengar apa yang diucapkan oleh suaminya dan ia rasa memberi jarak sementara waktu adalah yang terbaik untuk meyakinkan hatinya dan untuk meyakinkan hati Miko.
Leticia percaya, jika Miko adalah jodohnya 1 tahun lagi Miko akan tetap kembali padanya tapi jika tidak, mungkin Leticia akan melepaskan Miko dengan ikhlas, karena mereka tidak akan bertemu satu tahun hingga jika pun Leticia melepaskan Mikro, Leticia tidak akan terlalu merasakan sakit.
•••
Suasana bandara begitu ramai, Miko melepaskan genggaman tangannya pada Leticia. Hari ini, ia akan terbang ke Spanyol menemui Greey dan setelah itu akan terbang ke Rusia, sedangkan Leticia akan menetap di Jepang.
Setelah melepaskan genggaman tangannya, Miko langsung menoleh ke arah istrinya, keduanya sama-sama saling terdiam, ini terasa canggung untuk keduanya. Saat terdengar suara pengumuman,.Miko tersenyum pada Leticia lalu ia menangkup kedua pipi istrinya.
“Jaga diri baik-baik, aku berjanji aku akan mengirimkan video ketika aku sarapan makan siang dan makan malam, aku tidak akan lagi memakan masakannya, aku akan memasak sendiri,” ucap Miko Leticia tersenyum kemudian mengangguk.
Saat melihat anggukan Leticia, Miko membawa Leticia ke dalam pelukannya dan kali ini Leticia pun membalas pelukan Miko.
“Jaga dirimu juga, Kau hanya punya waktu 1 tahun untuk menyembuhkan dirimu dan menyelesaikan masa lalumu. Jika kau tidak sungguh-sungguh dengan pengobatanmu maka berarti ....” Leticia menghentikan ucapannya, mata Leticia membulat saat Miko mengecup bibirnya sekilas.
“Aku akan kembali setahun lagi dan menjemputmu pulang.” Setelah itu Miko mencium kening, Leticia, kemudian berbalik lalu pergi dan masuk ke terminal keberangkatan. Tak lupa, ia melambaikan tangannya seraya tersenyum, hingga Leticia berusaha mengabadikan senyum Miko. senyum yang tak pernah ia temukan sebelumnya.
Satu tahun kemudian ...
Gas komen gengs