Dokter Meets CEO

Dokter Meets CEO
Bagai angin


Gabby tersentak kaget ketika Nael berlutut. Ia. tidak menyangka lelaki sesombong Nael bisa berlurut karena menyesal.


“Nael, apa yang kau lakukan?” Gaby terpekik kaget. Ia mundur satu langkah, saat Nael akan memeluk kakinya. “Apa yang kau lakukan? ayo bangun!” teriak Gabby.


“Gabby Ampuni aku. Maafkan semua kesalahanku selama 8 tahun ini.” Nael berbicara dengan menangis sesegukan. Tapi itu sama sekali tidak mampu menggetarkan hati Gabby. Ucapan Nael Bagai angin yang sama sekali tidak berpengaruh padanya.


“Jika kau terus begini, Kapan kita akan berbicara. Aku takut Laura dan Naura terbangun.” Mendengar nama putrinya disebutkan, Nael mendongak menatap Gabby. ia langsung menghapus air matanya.


““Ayo bangun jangan begini!” kata Gabby. Lihatlah wanita yang telah disakiti selama bertahun-tahun, masih bisa berbicara hangat padanya. Bahkan tidak nampak kebencian sama sekali. Padahal mungkin, di dalam hatinya kebencian Gaby pada Nael sudah menumpuk, dan akhirnya kedua pasang manusia yang pernah saling terhubung dj maza silam duduk bersebelahan di tangga.


Setelah duduk, mereka sama-sama terdiam tidak tahu mau berbicara apa dan tidak tahu akan membahas apa, yang pasti sedari tadi Gabby menunggu Nael untuk berbicara.


“Aku tidak tahu harus mulai dari mana. menyesal dan meminta maaf pun percuma. Tapi aku ....” Nael keembali menghentikan ucapannya setelah suaranya tenggelam dengan tangisan, sedangkan Gabby Hanya tertunduk ia tak tahu harus membahas Bagaimana dengan Nael.


“Ga-Gabby, jangan pisahkan aku dengan Laura dan Naura!” kata Nael. Wajahnya sudah memucat. Tangisnya hampir luruh saat mendengar ucapan Gabby. Namun, Gabby hanya tersenyum kecut. Lalu setelah itu, ia bangkit dari dudukny.


“Aku tidak pernah menyangka hari ini akan tiba hari dimana Aku melihat penyesalanmu, hari dimana kau datang memohon dan mengiba untuk tidak memisahkanmu dengan anak yang selama ini kau tidak akui. Tapi aku punya keputusan tersendiri dan,” ucap Gabby terhenyi ketika Nael bangkit dari duduknya. Hingga kini, Nael dan Gabby berdiri bersebelahan.


“Aku mohon beri aku kesempatan untuk menebus semua kesalahanku kepada Laura dan Naura. Aku mohon, Gabby. Aku akan membuktikan bahwa aku bisa menjadi ayah yang baik untuk mereka.”


“Tapi semua sudah terlambat Nael, selama 7 tahun ini mereka berusaha mendekatimu mereka berusaha untuk terlihat di matamu. Tapi perjuangan Laura dan Naura tidak berarti di matamu. Selama ini, berapa tersiksanya mereka saat mereka tak bisa menggapaimu. Dan sekarang, kau menyesal dan datang ke hadapan mereka Apa kau pikir itu bisa menggantikan rasa sakit yang mereka rasakan selama 8 tahun?” tanya Gabby membuat Nael terdiam Gaby Panggil Nael terdiam.


“Aku rasa, tidak yang harus kita bicarakan lagi. aku tidak akan melarangmu untuk melihat Laura dan Naura. Tapi jika Laura dan Naura menolak kehadiranmu. Tolong pahami, aku tidak ingin mental mereka terkena karena mereka tertekan dengan Kehadiranmu.” Setelah mengatakan Gabby pun pergi meninggalkan Nael.


Scroll gengs aku up 3 bab