
Gisel turun dari mobil, kemudian ia melihat villa yang ada di depannya. Ya, saat ini Gisel sedang berada di Vila yang ditempati oleh Arsen.
Tadi, saat Nael keluar dari villa tersebut. Nael sengaja menelpon pada Giselle dan memberitahu keberadaan Arsen. Saat ia akan pulang bersama kedua putrinya, Nael sempat melihat keadaan Arsen yang sedang terbaring di kamar.
Walaupun Arenn berkata baik-baik saja. Tapi dari wajah Arsen, Nael tau bahwa Arsen berbohong, lelaki itu sedang kesakitan. Hingga itu sebabnya ia langsung menghubungi Gisel.
Beruntung dulu, ia pernah mencari nomor Gisel di ponsel Arsen, karena Nael pun tau kode ponsel Arsen. Hingga ia bisa mencari tahu nomor ponsel Gisel dan saat akan pergi, Nael menelpon Gisel meminta Giselle untuk datang.
Tepat seperti dugaan, saat mendengar arsen sedang tidak sehat Gisel langsung bergegas pergi ke villa tersebut dan setelah sampai ia langsung masuk, karena memang penjaga sudah tahu bahwa ia akan datang, tentu saja itu intruksi dari Nael.
S
etelah masuk, ia langsung bertanya keberadaan Arsen pada pelayan yang ada di vila tersebut, dan setelah tahu di mana Arsen, akhirnya Gisel naik ke lantai atas.
Dan kini, Gissel berdiri di depan pintu yang merupakan kamar yang di oleh Arsen. Perlahan, Gisel mengangkat tangannya. Lalu memegang gagang pintu, kemudian ia memutar gagang pintu tersebut.
Giseel melongokan kepalanya, kemudian melihat ke arah dalam. Terrnyata Arsen sedang tertidur dengan posisi meringkuk membelakangi pintu. Hingga Arsen tidak tahu bahwa Gisela masuk kedalam kamar.
Mata Gisel membulat saat melihat Arsen sedang memejamkan matanya. Namun, wajah Arsen terlihat sangat gelisah. Wajah arsen sangat pucat,seketika Gisel lasung naik ke ranjang lalu memegang tangan Arsen. Ternyata, Arsen mengalami demam dan saat Gisel meraba keningnya, detik itu pula, Arsen membuka matanya, hingga matanya langsung bersibobrok dengan mata Gisel.
•••
Nael tersenyum saat melihat kedua putrinya dari pantulan kaca. Ternyata Laura dan Naura sudah tertidur. ia melihat jam di pergelangan tangannya, dan sebentar lagi mereka akan tiba di kediaman Gabby.
Setelah melewati perjalanan yang cukup jauh akhirnya mobil yang dikendarai Nael sampai di depan rumah milik Gabby, Nael membuka kaca jendela, kemudian melambaikan tangannya pada penjaga-penjaga untuk membukakan pintu. Tidak mungkin ia menekan klakson karena itu akan membangunkan Laura dan Naura.
Setelah gerbang terbuka, Nael memajukan mobilnya untuk masuk ke dalam dan setelah itu ia memarkirkan mobilnya tepat di depan pintu. Nael mengerutkan keningnya saat melihat pintu rumah Gabny terbuka. Padahal waktu sudah sangat larut.
“Laura ... Naura!” panggil Nael. Namun, Naura dan Laura masih belum membuka matanya. Nael pun turun dari mobil, kemudian ia langsung membuka pintu belakang Lalu ia mengelus rambut Laura dan Naura secara bersamaan hingga Laura dan Naura terbangun.
Mata Laura dan Naura berbinar saat melihat bahwa mereka sudah berada di depan rumah. Tanpa menghiraukan keberadaan Nael, Laura dan Naura turun dari pintu sisi kanan dan mereka pun langsung berlari kearah dalam membuat Nael menggelengkan kepalanya ketika melihat tingkah putrinya.