
8 bulan kemudian
Miko yang sedang mendengarkan meeting terus melihat ke arah ponselnya, ia berharap Leticia membalas pesannya. Namun, beberapa kali ia melihat ponselnya tidak ada satupun notifikasi masuk yang kedalam ponselnya.
Miko mengangkat tangannya, pertanda meeting dihentikan. Rasanya, ia sudah tidak mood lagi melanjutkan dan mendengarkan meeting dari para bawahannya.
“Kita lanjutkan meeting nanti!” Miko pun bangkit dari duduknya, kemudian ia langsung pergi ke luar dari ruangan meeting. Lalu setelah itu, ia berjalan ke ruangannya.
Setelah sampai di ruangannya, Miko langsung membanting tubuhnya di sofa.
Miko mengambil ponselnya, kemudian ia mencoba menghubungi Leticia.
berdering
Ponsel Leticia berdering dan tak nama Leticia mengangkat panggilannya.
“ Kenapa kau tidak membalas pesanku?” tanya Miko. Leticia terkekeh di sebrang sana
“Aku sibuk!” jawab Leticia. Seketika Miko menantikan panggilannya, kemudian ia langsung mengalihkan panggilannya menjadi panggilan video, dan tak lama Leticia mengangkatnya.
Namun lagi-lagi, Miko harus mengusap wajah kasar, kala Leticia tidak menampilkan wajahnya. Selalu seperti ini, 8 bulan berlalu hubungan Leticia dan Miko bisa dibilang mengalami kemajuan pesat.
Sebenarnya yang mengalami kemajuan adalah Miko sendiri, sedangkan Leticia masih berusaha menahan dirinya. Bagaimana tidak, Leticia selalu menghindari Miko, ia jarang sekali mengangkat panggilan suaminya. ia jarang sekali membalas pesan suaminya, dan ketika Miko melakukan panggilan video, Leticia tidak pernah menampakan wajahnya dan selalu memalingkan kamera ke arah lain.
Dan tentu saja, itu memetik rasa penasaran di dalam diri Miko. Hingga tanpa sadar, benih-benih cinta mulai tumbuh. Leticia hanya sedang menggunakan cara tarik ulur perasaan, ia sedang menjauh agar Miko mengejarnya.
Dan itu terbukti, Miko selalu mengiriminya pesan dan selalu menceritakan kegiatan apapun yang dilakukannya pada Leticia. Namun, Leticia sama sekali tidak pernah menggubris pesan Miko. Sekalinya menggubris, Leticia akan menggubris dengan jawaban yang super singkat. Bahkan sangat singkat
Dia hanya berharap Leticia mau memperlihatkan wajahnya, ketika melakukan panggilan video. Namun semuanya sia-sia, Leticia tetap bersikap sama. Tapi Walau begitu, Miko tidak menyerah ia tidak pernah lelah mengirimi pesan atau memperhatikan Leticia, walaupun Leticia jarang perhatian Miko.
“Kapan kau akan memperlihatkan wajahmu!” protes Miko membuat Leticia yang sedang di berada di sana tersenyum
“ Aku sedang berada di kampus, Jangan menggangguku dulu!” kata Leticia. Setelah itu Leticia mematikan panggilannya.
Leticia menaruh ponsel nya di dekat meja, kemudian ia menutup mulut menahan tawa. Miko selalu terdengar kesal ketika ia tidak menampilkan wajahnya dan itu menjadi kesenangan untuk Leticia sendiri.
Jika ditanya apa Leticia rindu Miko, Leticia sangat merindukan suaminya. Namun, rasa rindu itu terobati dengan Miko yang selalu mengiriminya pesan dan mengatakan tentang semua kegiatannya. Ia hanya tinggal bersabar selama 4 bulan lagi.
lamunan Leticia buyar ketika mendengar suara pintu diketuk, ternyata salah satu mahasiswanya yang mencarinya. Leticia mempersilahkan mahasiswa itu untuk masuk karena memang sekarang Leticia menjadi dosen di Jepang
•••
Beberapa minggu kemudian
Leticia membulatkan matanya saat melihat siapa yang ada di depannya, ia yang sedang berlibur bersama dosen-dosen lain saat terperanjat kaget, saat melihat Miko ada di depannya sambil menekuk wajahnya.
Ia menutup mulut saat melihat wajah Miko yang lucu, dan ia menyadari bahwa Miko sedang cemburu. Apalagi di sebelahnya sedang berjalan bersama Ryuji teman dosennya.
Gaes 2 bab atau 3 bab lagi menyusul ya, soalnya tanganku, pegel kemarin aku habis nyetrika seabrek jadi Aku mau istirahatin dulu tanganku. pokoknya Hari ini aku up lagi tapi nggak tahu jam berapa, mungkin sore.
dan nanti akan ada part di mana karma untuk Ayana dan Jordan pokoknya part itu adalah part yang benar-benar kalian bikin puas.
Dan ada part uwu dan haredang ya 🤣