Pendekar Yin - Yang

Pendekar Yin - Yang
Beast Tipe Air Lizardman


"Oh iya dimana sopan santun ku, perkenalkan nama ku Yu Xia. Panggil aku Yu tua saja." kata pria tua itu memperkenalkan dirinya. Ling Feng yang mendengar itu menganggukkan kepalanya memperkenalkan dirinya, "namaku Ling Feng dan ini Long Tian. Sekali lagi terima kasih atas tumpangan nya Yu Tua." Kata Ling Feng memperkenalkan dirinya dan Long Tian.


Yu Xia yang mendengar itu menganggukkan kepalanya berkata kembali, "Tidak masalah tuan Feng, lagipula anda juga tidak mendapatkan tumpangan gratis." Kata Yu Xia. Ling Feng yang mendengar itu menganggukkan kepalanya.


Ling Feng dan Long Tian akhirnya sampai di perahu milik pria tersebut. Perahunya tidak terlalu kecil, namun tidak terlihat besar juga.


"Maaf jika perahu ku sedikit tidak nyaman nantinya." kata Pria tua itu. Ling Feng yang mendengar itu berkata, "Tenang saja aku tidak akan mempermasalahkan hal sepele seperti itu." Kata Ling Feng mulai menaiki perahu tersebut diikuti oleh Long Tian dan terakhir Yu Xia di belakang sebagai yang mendayungnya.


Tentu saja Ling Feng dan Long Tian yang mencoba menyebrangi sungai perbatasan, menarik perhatian warga sekitar yang sedang berada di dermaga. Kebanyakan dari mereka menyindir Ling Feng bahwa hal itu akan sia-sia, namun tidak sedikit juga yang berharap bahwa Long Tian akan berhasil.


Akhirnya perahu tersebut sudah mencapai ½ perjalanan. Ling Feng yang awalnya diam saja tidak berkata, tiba-tiba mengangkat lengannya mengisyaratkan bahwa untuk berhenti. Yu Xia yang melihat itu langsung berhenti tidak mendayung kembali. Perahu pun berhenti ditengah-tengah sungai perbatasan yang sedang dalam arus yang tenang.


Melihat perahu yang berhenti ditengah-tengah para warga yang berada di dermaga diam tidak ada yang bersuara kembali, mereka hanya menatap dalam diam perahu yang ditumpangi oleh Ling Feng.


10 detik


20 detik


40 detik


2 menit


Ling Feng langsung mengeluarkan Yang White Sword dan Yin Black Sword dari cincin ruangnya lalu mengucapkan dua kata saja.


"Mereka datang" dua kata yang mewakili arus sungai perbatasan yang awalnya tenang menjadi sedikit bergelombang. Yu Xia yang mendengar itu hanya meneguk kasar salivanya merasa tegang. Ling Feng langsung bangkit dari duduknya mengangkat Yang White Sword mengalirkan qi kedalam pedang tersebut mengeluarkan teknik pedangnya.


"Teknik Halilintar Langit : Tebasan Guntur Langit" ucap Ling menebaskan pedangnya vertikal ke sungai perbatasan lebih tepatnya ke segerombolan beast air tersebut. Long Tian yang berada didekat Yu Xia membisikkan kata kepadanya.


"Tutup Telinga mu jika masih sayang pendengaran." bisik Long Tian membuat Yu Xia terkejut mendengarnya langsung menutup kedua telinganya.


Shirngggg


Duarrrrrrr


Jderrrrrrr


Setelah Ling Feng menebaskan pedangnya, tiba-tiba terdengar ledakan dari dalam sungai perbatasan membuat air sungai perbatasan terbelah menjadi dua. Bukan hanya Airnya saja yang terbelah dua, akibat dari teknik Halilintar Langit yang Ling Feng keluarkan, Petir terlihat keluar menyambar-nyambar dari sungai perbatasan tersebut.


"A-apakah s-sudah selesai tuan Pendekar ?" tanya Yu Xia memberanikan bertanya. Ling Feng yang mendengar itu tidak menjawab hanya diam saja yang menjawab adalah Long Tian.


"Belum, ini belum selesai masih tersisa tiga ekor lagi. Ketiga beast ini sedikit berbeda dari beast yang sudah mati semua ini." Kata Long Tian menjawab pertanyaan Yu Xia. Yu Xia yang mendengar itu meneguk salivanya kasar. Tepat setelah perkataan Long Tian air sungai yang awalnya sudah tenang kembali bergelombang membuat arus sungai perbatasan menjadi deras dan bergelombang. Lalu muncullah tiga ekor beast seukuran manusia biasa, namun dua kali lipat besarnya dari manusia biasa dengan wajah seperti kadal.


"Akhirnya kalian muncul juga. Kukira kalian akan diam saja melihat anak buah kalian disapu bersih." Kata Ling Feng terkekeh. Tiga ekor manusia kadal itu menatap marah Ling Feng, tidak perlu mencari lagi sisa-sisa energi petir dari Yang White Sword masih bisa terlihat disana.


"Jangan menatap ku seperti itu, beast si*lan. Kau menatapku seakan-akan bahwa aku yang salah disini." Kata Ling Feng kesal ditatap seperti itu. Ling Feng lalu menodongkan Yin Black Sword sembari berkata kembali, "Sekarang pilih…Menyerah jangan mengganggu daerah sini lagi atau mau kubuat sate kadal. Cepat pulih sekarang." Kata Ling Feng memberikan pilihan. Tiga ekor manusia kadal itu semakin marah ketika Ling Feng berkata seperti itu, tanpa basa-basi salah satu dari tiga beast manusia kadal itu mulai menyerang Ling Feng.


"Haihhhhh, padahal aku ingin membuatnya menjadi mudah, tetapi kalian memilih jalan yang sulit." Ling Feng menghela nafas menggelengkan kepalanya. Beast kadal tersebut bergerak cepat menuju Ling Feng dan langsung bergerak mencakar.


**Crasssss


Tranggg**


Ling langsung menahan cakar Manusia kadal itu menggunakan Yin Black Sword. Manusia kadal itu terkejut, karena Ling Feng bisa menahan serangannya dengan sangat mudah.


"Tidak perlu terkejut seperti itu kadal jelek. Jalan kita masih panjang tunggu saja." Ling Feng terkekeh melihat wajah manusia kadal yang terkejut. Kadal tersebut langsung bergerak cepat menjaga jarak dari Ling Feng. Insting liarnya berkata, jika terlalu dekat dengan Ling Feng maka saat itu juga ia akan mati.


"Ohhoooo, kau tau mana yang baik untukmu kita lihat sampai mana batas kemampuan mu." Kata Ling Feng lalu melirik dua beast manusia kadal yang masih diam saja dibelakangnya dan berkata kembali, "Aku sarankan kau dan teman mu itu menyerang bersama, kalau kau sendiri saja tidak akan memiliki kesempatan." Perkataan Ling Feng yang dimengerti oleh Beast manusia kadal itu. Beast kadal itu marah, sangat marah. namun, tidak menyangkal bahwa ia memang tidak memiliki kesempatan jika ia sendiri.


Ling Feng turun dari kapal lalu menyelimuti tubuhnya dengan menggunakan elemen angin. Yu Xia serta para warga yang memperhatikan Pertarungan Ling Feng melawan ketiga beast manusia kadal itu terkejut melihat Ling Feng bisa terbang.


"S-se-seorang S-sa-saint." ucap Yu Xia yang gugup melihat Ling Feng yang dapat terbang. Long Tian yang mendengar itu mengkerutkan keningnya, lalu memandang serius Ling Feng melihat ada aura yang menyelimuti Ling Feng.


"Feng'er belum mencapai saint dia bisa terbang, karena menggunakan elemen angin lalu menyelimuti seluruh tubuhnya. Membuat dirinya bisa terbang di udara." Jelas Long Tian. Yu Xia yang mendengar itu lebih terkejut lagi, memandang Ling Feng takjub.


"Sebenarnya sekuat apa orang ini." batin Yu Xia.


Ling Feng terbang mendekati ketiga beast manusia ikan tersebut lalu berhenti dihadapan mereka dan berkata, "Jadi ayo kita lanjut ke pertarungan sesungguhnya." Kata Ling Feng sembari menyeringai lebar.


>>>>> Bersambung


( Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan like, favorit, vote, dan komennya. Author do'akan semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku )


( Blizzardauthor)