Pendekar Yin - Yang

Pendekar Yin - Yang
Hari Jamuan


Dengan cepat Ling Feng kembali ke kamar mandi untuk mengenakan pakaiannya. Iya benar-benar lupa akan hal itu, ditambah dirinya sudah terbiasa akan hal itu. Beberapa menit kemudian ia telah keluar dari kamar mandi kali ini ia menggunakan baju berwarna merah ati Dengan ukiran hewan berwarna hitam yang sangat selaras dengan dirinya.


Qing Xian juga sudah bersikap biasa kembali, walaupun saat ini ia masih menyembunyikan rasa gugupnya tadi. "Maafkan saya karena tadi telah berteriak kepada anda." Kata Qing Xian menundukkan kepalanya meminta maaf. Ling Feng yang mendengar itu lantas berkata. "Tidak perlu meminta maaf, aku yang seharusnya meminta maaf kepada mu karena telah lengah akan hal seperti itu." Kata Ling Feng.


Qing Xian tidak menjawab lagi. Iya benar-benar mengiyakan saja perkataan Ling Feng dan tidak berani membantahnya. "Oh ya apakah nona tidak ikut jamuan nanti?" Tanya Ling Feng. Qing Xian yang mendengar itu menganggukan kepalanya. "Saya akan ikut jamuan tersebut." Kata Qing Xian. Ling Feng yang mendengar itu manggut-manggut.


"Benarkah, ya kalau begitu apakah anda ingin ikut berangkat bersama ku dan paman-paman lainnya?" Kata Ling Feng. Qing Xian yang mendengar itu berpikir sejenak. Awalnya ia mempunyai rencana dengan keluarganya, namun jika dilihat dari waktunya mungkin akan telat untuk melakukan persiapan terlebih dahulu.


"Kalau tuan muda tidak keberatan maka aku tidak akan sungkan lagi." Kata Qing Xian mengiyakan penawaran Ling Feng. Lin kecil yang sedari awal terdiam akhirnya bertanya karena penasaran. "Kemana kakak dan tuan muda ingin pergi?" Tanya Lin kecil penasaran.


Ling Feng yang mendengar pertanyaan itu tersenyum lalu berkata dengan lembut. "Tuan muda dan kakak Xian ingin pergi ke sebuah jamuan." Kata Ling Feng. Qing Xian meletakkan satu jarinya di bawah mulut sembari berkata. "Jamuan?" Tanya Lin kecil polos benar-benar sangat lucu ketika Lin kecil berkata seperti itu. Bahkan Qing Xian sudah sangat gemas ingin memainkan kedua pipinya yang saling mengembang satu sama lain.


"Jamuan itu seperti sebuah perayaan namun orang yang datang biasanya hanya orang besar-besar saja yang boleh mengikutinya." Penjelasan Ling Feng. Lin kecil yang mendengar itu mengartikan perkataan Ling Feng dengan arti yang lain saat ini, namun ia tetap ber oh ria mendengarnya dan berbinar kedua matanya karena penasaran.


Ling Feng yang melihat ekspresi itu tersenyum sudah mengetahui arti dibalik ekspresi itu. "Apakah Lin'er ingin ikut dengan tuan muda ke jamuan itu?" Tanya Ling Feng tersenyum. Lin kecil yang mendengar itu berbinar-binar sekali lagi kedua matanya.


Pada akhirnya Ling Feng mengajak Lin kecil juga untuk ikut menuju jamuan tersebut. Ling Feng lalu berniat untuk meninggalkan kedua orang tersebut, karena Qing Xian berkata ia berniat membantu Lin kecil membersihkan tubuhnya dan membantunya berdandan. Ling Feng yang mendengar itu mengiyakan saja lalu pergi dari sana turun ke lantai bawah.


"Kalau kau sudah selesai, kami ada dilantai pertama." Kata Ling Feng sebelum benar-benar keluar kamarnya. Qing Xian yang mendengar itu menganggukkan kepalanya mengerti. Ling Feng lalu menuju kamar Long Tian terlebih dahulu saat ini membuka portal menuju dunia jiwanya.


Baru saja ia ingin masuk, namun beberapa orang sudah keluar dari portal tersebut dan seekor hewan kecil. "Akhirnya kau benar-benar membukakan portalnya, jika tidak mungkin aku akan mati kebosanan didalam." Kata orang tersebut yang tidak lain adalah Long Tian.


"Kalau kakak pertama merasa bosan, kenapa tidak membantu ku melatih anak-anak saja." Timpal Pang Lang disebelahnya. "Adik keempat benar, daripada Kakak mabuk-mabukan tidak jelas seperti itu, lebih baik kakak membantu adik keempat." Kata To Mu membantu Pang Lang.


"Hei, kenapa hanya aku saja yang terus-menerus diperlakukan seperti itu. Kenapa adik ketiga tidak mendapatkan komentar itu?" Protes Long Tian tidak terima. To Mu, Pang Lang, dan Ling Laohu serempak menyeringai dan berkata bersama. "Karena kau adalah kakak pertama." Kata ketiganya bersamaan.


"Tapi, kan a-" Perkataannya langsung dipotong saat itu juga oleh To Mu. "Sudahlah tidak perlu mempermasalahkannya lagi. Feng'er memanggil kita ke sini pasti ada sesuatu." Kata To Mu mengalihkan pembicaraan.


"Ah tentang itu, sekarang sudah waktunya jamuan, aku hanya ingin bertanya apakah paman-paman ingin ikut dengan ku atau tidak." Kata Ling Feng. Long Tian dengan segala kecepatannya menjawab dengan semangat. "Tentu saja kami akan ikut mana mungkin tidak." Kata Long Tian tersenyum lebar dengan mata yang berbinar-binar.


"Ya seperti yang dikatakannya, kami semua tentu akan ikut dengan mu ke jamuan tersebut." Kata To Mu diangguki Pang Lang dan Long Tian juga.


"Oh iya, dimana Hao'er apakah dia tidak ingin ikut jamuan ini?" Tanya Ling Feng kepada To Mu. "Ia berkata kepada ku bahwa ia ingin melakukan latihan tertutup. Aku sempat bertanya tentang jamuan nya, Hao'er lalu menjawab bahwa ia tidak akan mengikutinya." Bukan To Mu yang menjawab melainkan Long Tian.


"Ya kalau begitu biarkan saja apa yang ingin ia lakukan. Kalau begitu bersiap-siaplah aku akan menunggu di lantai pertama." Kata Ling Feng sembari keluar dari kamar dengan Ling Laohu yang sudah bertengger dikepalanya. Ketiga orang itu menganggukan kepalanya. Ling Feng lantas menuju lantai satu menunggu kelompoknya siap.


Tidak lama kemudian Pang Lang, To Mu, dan Long Tian sudah turun dengan pakaian yang cukup rapih dan enak dipandang. "Kalian semua cocok menggunakan pakaian itu semua." Kata Ling Feng memuji. "Benar, kan. Aku sungguh tidak menyangka sama sekali bahwa Adik Mu benar-benar pandai dalam bidang ini." Kata Long Tian ikut memuji.


"Ya mau bagaimana lagi, penampilan kakak benar-benar sangat urak-urakan yang nantinya akan membuat malu kelompok kita." Kata To Mu menyampaikan alasannya. Pang Lang dan Ling Feng terkekeh ketika mendengar hal itu.


"Ya apapun alasan mu aku tidak peduli. Jadi Feng'er ayo kita berangkat sekarang juga." Kata Long Tian dengan semangat tinggi. Ling Feng yang melihat itu tersenyum berkata lagi, "Tunggu dulu masih kurang dua orang lagi." Kata Ling Feng. Long Tian yang mendengar itu awalnya bingung siapa yang dimaksud dua orang yang Ling Feng katakan.


Sampai telinganya menangkap suara. "Tuan muda lihat baju yang Lin'er kenakan ini bagus tidak?" Kata Lin kecil turun dengan langkah yang cepat. Ia menggunakan pakaian yang sama dengan Ling Feng, namun hanya berbeda motif saja. "Wah pakaian Lin'er sama dengan tuan muda dan itu sangat cocok untuk mu." Kata Ling Feng memuji dengan sungguh.


Lin kecil tertawa kecil lalu ia menoleh kebelakang dan tidak mendapati Qing Xian tidak bersamanya. Lalu ia berteriak kecil memanggil nama Qing Xian. "Kakak Xian kenapa kakak tidak turun. Tuan muda dan Paman yang lainnya sudah menunggu saat ini." Panggil Lin kecil.


Setelah berkata seperti itu, tidak lama kemudian Qing Xian pun turun dari lantai dua dengan wajah memerah saat ini. "Tuan muda kakak Xian juga sangat cantik, kan." Kata Lin kecil. Ling Feng tidak mendengarkan perkataan Lin kecil, ia benar-benar terpesona melihat penampilan Qing Xian yang menarik matanya. Karena, pakaian yang ia kenakan sangat sesuai dengan tubuh rampingnya.


>>>>>>> Bersambung