Pendekar Yin - Yang

Pendekar Yin - Yang
V2 Menuju Pelelangan


“Ya kalau begitu, aku serahkan dirinya kepada kalian berdua.” Ucap tetua kelima yang dianggukki oleh mereka bertiga.


>>>>>>______


Kembali Kepada Ling Feng


Setelah sampai di kediaman kakek nya, Ling Feng langsung beranjak ke halaman belakang dan memilih untuk berlatih seraya menunggu waktu pertemuan tiba. Dirinya memutuskan untuk menghabiskan waktunya dengan berlatih pedang dan melihat peningkatan dari kekuatan elemen.


Walaupun kultivasinya tidak naik tingkat, dirinya cukup puas dengan meningkatnya pemahaman tentang kekuatan elemen. Setelah selesai melihat peningkatan dari pemahaman elemen, dirinya pun menghabiskan waktunya dengan berlatih pedang dan gerakan nya.


Ling Feng mulai mengayunkan pedangnya, dan secara bertahap mulai tenggelam dalam konsentrasi nya. Gerakan berpedang nya yang terlihat lincah, namun menarik perhatian. Ayunan pedangnya yang terlihat lembut, namun sangat akurat dan kuat. Membuat siapapun yang melihatnya akan takjub.


Saat ini Ling Feng bukan lagi terlihat seperti sedang berlatih pedang, melainkan sudah menyatu dengan pedang itu sendiri. Sampai tidak terasa beberapa jam pun berlalu, Ling Feng baru sadar ketika ada seseorang yang sedang memperhatikan dirinya yang sedang berlatih pedang.


Orang yang memperhatikan itu adalah Yang Sun. Melihat Ling Feng menghentikan gerakannya, Yang Sun lantas berkata, "Mau dilihat berulangkali pun aku masih saja takjub dengan teknik berpedang mu Saudara Feng." Ucap Yang Sun seraya mendekat ke arah Ling Feng.


"Teknik berpedang mu juga tidak kalah menakjubkan nya saudara. Teknik pedang yang telah dilatih dan diasah bertahun-tahun lamanya, merupakan teknik berpedang yang sangat kuat dan kokoh." Ucap Ling Feng yang di balas tawa kecil dari Yang Sun.


Sampai Ling Feng pun teringat dengan janjinya dengan ketiga wanita itu. "Oh ya saudara apakah kamu mau menemani ku?" Ujar Ling Feng kepada Yang Sun, membuat pemuda itu mengangkat sebelah alisnya menunggu perkataan Ling Feng selanjutnya.


Ling Feng hanya tersenyum tipis lalu berkata kepadanya.


>>>>>>______


Pintu Gerbang Utama Sekte


"Anu saudara." Ucap Yang Sun dengan wajah sedikit pucat, setengah berbisik kepada Ling Feng.


"Bagaimana aku tidak gelisah seperti ini?! Kamu tidak bilang akan pergi dengan ketiga wanita ini Saudara Feng." Bisik Yang Sun kepada Ling Feng.


Ling Feng yang mendengar itu hanya terkekeh lantas berkata, "Aku sudah berusaha untuk memberitahu mu, tapi kamu tidak mendengarkan diriku, saking senangnya tadi." Ucap Ling Feng terkekeh pelan.


Ling Feng meminta Yang Sun untuk menemaninya ke pelelangan, mendengar itu tentunya Yang Sun senang dan tanpa pikir panjang langsung mengiyakan ajakan dari Ling Feng. Ling Feng sudah berusaha untuk menjelaskan, bahwa mereka tidak akan pergi berdua saja dan akan ditemani beberapa temannya. Akan tetapi, saking senangnya Yang Sun ia tidak mendengarkan apa yang di sampaikan oleh Ling Feng.


Mendengar hal itu, tentunya Yang Sun hanya bisa menghela nafas kasar dan pada akhirnya pasrah berjalan dengan wajah masam di sebelah Ling Feng menatap tiga wanita yang sedang berbicara asyik di depan kedua pria itu.


Saat ini mereka sedang menuruni tangga dan pergi ke arah kota, dimana diadakan nya sebuah pelelangan itu. Pelelangan tersebut diadakan di sebuah kota yang kini di kelola oleh Keluarga Qing yang berada di bawah Sekte Naga Langit.


"Oh ya Saudara Feng, pemuda yang berada di sebelah mu itu adalah Saudara Yang, kan?" Tanya Han Ying tiba-tiba menoleh ke belakang, membuat Yang Sun yang mendengar itu tersentak kaget.


"Ya benar saudari, namanya adalah Yang Sun saudara sesumpah ku." Timpal Ling Feng menjawab pertanyaan Han Ying.


"Hehhhh... Begitu, kah." Ucap Han Ying seraya melirik ke arah Yang Sun dengan pandangan tertarik. Membuat Yang Sun tentunya terkejut, karena tidak menyangka bahwa Han Ying bisa mengetahui tentang diri nya, namun ia tetap berusaha untuk tetap tenang dan berkata, "Suatu kehormatan namaku bisa di ingat oleh tuan putri kekaisaran." Ucap Yang Sun dengan nada formal.


"Saat ini aku adalah murid dari Sekte Naga Langit, jadi jangan panggil aku tuan putri dan sebaliknya panggil aku Saudari Ying." Jelas Han Ying seraya tersenyum di balik cadar nya. Pernyataan itu membuat Bing Jiao, Qing Xian, dan Ling Feng yang mendengar itu cukup terkejut.


Yang Sun tentunya tidak sadar, namun alih-alih peka akan hal seperti itu, dirinya lebih merasa tidak sopan. mengingat dirinya tetap saja memiliki latar belakang yang luar biasa, jadi memanggilnya seperti itu, menurutnya tidak sopan sebagai seseorang yang berasal dari keluarga kerajaan.


>>>>>> Bersambung


~ Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan saran dan ulasannya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku.


Nb: Maaf kawan readers, saat ini author sedang kurang sehat jadi. Cuma bisa up segini aja, author minta do'anya supaya penyakit author di angkat dan bisa lanjut menulis untuk memenuhi hasrat para kawan readers sekalian 🙏🏼