Pendekar Yin - Yang

Pendekar Yin - Yang
Membebaskan Anak-anak kecil


"Bagaimana Feng'er tingkat kekuatan mereka." Ucap Long Tian yang tiba-tiba muncul, tepat setelah Iblis menghilang sembari membawa He Yuon pergi. Ling Feng yang mendengar itu hanya berkata, "Kuat, Iblis itu kuat paman. Serta dia sama sekali tidak mengeluarkan kekuatan penuhnya. Namun, itu hanya berlaku saat ini. Tidak untuk pertemuan setelahnya." Ucap Ling Feng serius.


Mendengar itu Long Tian hanya terkekeh, lalu berkata kembali, "Namanya adalah Bie Xibo. Salah satu dari tujuh dosa besar yaitu, Bie Xibo sang kerakusan." Ucap Long Tian memberitahu nama dari iblis yang Ling Feng lawan tadi.


"Awalnya paman ingin membantu mu tadi, namun paman tidak bisa melakukan hal itu. Jika paman muncul, sesuatu yang tidak diinginkan bisa jadi terjadi." Kata Long Tian lagi. Ling Feng yang mendengar itu menganggukkan kepalanya paham akan situasi saat ini. Ling Feng sadar bahwa musuhnya kali ini dari dunia yang dikatakan oleh Long Tian, jadi ia tidak bisa gegabah menggunakan kedua pedangnya.


Jik ia terlalu ceroboh dan ada yang mengetahui tentang rahasia pedang yang ia miliki saat ini, ditambah musuhnya lebih kuat darinya maka akan berbahaya nantinya.


"Paman berada ditingkat apa iblis tadi." Kata Ling Feng. Long Tian yang mendengar itu langsung menjawabnya, "Kalau tidak salah iblis itu berada di ranah langit, mungkin sejak diusir dari dunia atas segerombolan iblis ini mengalami penurunan kultivasi." Kata Long Tian, Ling Feng yang mendengar itu menganggukkan kepalanya.


"Tingkat langit, satu tingkat dibawah saint." Gumam Ling Feng, Long Tian yang mendengar itu menggodanya.


"Kenapa? merasa tidak bisa mencapainya?" Goda Long Tian. Ling Feng yang mendengar itu mendelik sinis kepada Long Tian sembari berkata, "Tidak bisa mencapainya, jangan bercanda paman. Aku akan mencapai puncak dunia dan itu pasti. Tingkat langit ini hanya langkah awal saja bagiku." Kata Ling Feng dengan seringai lebar tercetak diwajahnya. Long Tian yang melihat seringai itu pun tidak menyangka bahwa Ling Feng akan menyeringai seperti itu.


"Baguslah, kukira tuan yang ku pilih hanyalah penakut, karena kalah dari hal sepele seperti itu." Kata Long Tian. Ling Feng yang mendengar itu hanya berdecak saja mengabaikan lalu bangkit dan kembali ke tempat dimana ruang bawah tanah berada. Long Tian melihat Ling Feng pergi dari tempat itu, mengekori dibelakangnya.


Ling Feng kembali ke tempat dimana ruang bawah tanah itu berada, dan ketika kembali ke ruang bawah tanah ia terkejut, ketika melihat pasangan ibu dan anak ternyata masih berada disana.


"Kukira kalian akan kabur setelah mengetahui aku pergi dari tempat ini." Kata Ling Feng, Wanita tersebut mendengar hal itu ingin berkata, namun langsung dipotong oleh suara anak kecil yang tidak lain adalah anaknya.


"Awalnya aku mengajak ibu ku untuk pergi dari sini, namun ibuku bersikeras untuk tetap disini. Menunggu dirimu." Ceplos anak kecil tersebut, mendengar nada bicara anaknya yang sedikit tidak enak didengar di telinga, Wanita yang tidak lain adalah ibunya langsung memukul kepala anaknya cukup keras sampai anaknya mengaduh kesakitan.


"Sudah ibu bilang jangan berbicara kasar seperti itu kepada orang yang lebih dewasa darimu." Ucap wanita tersebut mengomeli anaknya. Sang anak yang dipukul kepalanya, mengaduh kesakitan sembari berkata, "Aduh itu sakit ibu, lalu kenapa ibu jadi membela orang jahat tampan itu dan bukan anak mu ini." Keluh anak kecil tersebut sembari mengelus-elus kepalanya yang di pukul oleh ibunya.


Mendengar apa yang dikatakan oleh Ling Feng, wanita tersebut hanya tersenyum kali ini sudah tidak takut lagi kepada Ling Feng, karena ia mengetahui bahwa Ling Feng adalah orang yang tidak sejahat itu. "Sebenarnya aku mempunyai permintaan kepada tuan muda, namun tidak sekarang aku akan mengutarakannya." Ucap wanita tersebut.


Ling Feng awalnya penasaran, namun ia juga tidak memaksakannya. Ia hanya berjalan melihat sekeliling, lalu tidak lama kemudian terdengar suara teriakkan, namun teriakan tersebut terdengar sangat lemah. Ling Feng yang mendengar itu langsung mengikuti sumber teriakan tersebut diikuti oleh Long Tian, pasangan ibu dan anak tersebut.


"Tolong…Tolong…Tolong kami…!" Teriakkan tersebut mulai terdengar jelas, dan Ling Feng pun mempercepat langkahnya. Lalu ia sampai pada sebuah ruangan yang dipenuhi oleh kurungan-kurungan yang terbuat dari besi dan terlihat banyak anak-anak dan juga para kaum wanita disana.


Wanita tersebut langsung menutup kedua mata anaknya ketika melihat pemandangan yang sangat menyedihkan. Long Tian sendiri sudah tidak aneh melihat pemandangan yang sangat menyedihkan itu ketika bersekutu dengan iblis. Ling Feng langsung menyusuri kurungan tiap kurungan. Anak-anak kecil ada yang dibiarkan mati dan membusuk disana.


Tanpa pikir panjang Ling Feng langsung menjentikkan jarinya. Seketika sebuah api kecil muncul di ujung jarinya, nembakar semua mayat anak kecil dan wanita yang sudah tidak bernyawa.


Ling Feng kembali menelusuri kurungan yang lainnya, dan langsung membuka semua kurungan yang berada di ruangan tersebut baik didalamnya sudah mati maupun hidup. Awalnya sekelompok anak kecil dan wanita yang berada disana takut melihat kedatangan Ling Feng. Namun, Ling Feng mengabaikan tatapan tersebut dan hanya membuka semua kurungan yang berada disana. Membuat semua anak-anak kecil yang disana saling pandang lalu menganggukkan kepalanya.


Dan sekaranglah yang terjadi, Sekumpulan anak-anak dan wanita yang terkurung tersebut kini bersama Ling Feng saat ini.


"Sekarang kalian semua sudah bebas dan bisa keluar dari tempat yang membuat kalian merasa seperti bukan manusia." Kata Ling Feng setelah membebaskan semua orang disana, seketika anak-anak kecil dan para wanita yang mendengar itu bersuka cita dan separuh dari yang dikurung langsung keluar neraka bagi mereka.


Namun, tidak semua pergi dari sana setengah lainnya masih diam berdiri disana, membuat Ling Feng menatap heran lalu berkata, "Kenapa kalian masih disini, bukankah kalian sudah menunggu lama momen-momen ini." Kata Ling Feng. Mendengar apa yang dikatakan oleh Ling Feng salah satu anak kecil yang terlihat dewasa dari yang lainnya mewakili berbicara.


"Sebenarnya kami semua…"


>>>>> Bersambung