
Setelah menghabiskan waktu tiga jam akhirnya Hao Xiang kembali sadarkan diri dan melihat sekelilingnya bahwa ia sedang berada didalam sebuah gua.
"Ehhhhh, dimana ini ?" Hao Xiang bangun dari tidurnya melihat sekelilingnya.
"Ini masih di dunia jiwa ku Hao'er, lebih tepatnya berada didalam gua. Bagaimana keadaan mu apakah sudah baik-baik saja ? tidak kusangka kau hanya membutuhkan waktu tiga jam saja." ucap suara tiba-tiba yang tidak lain adalah Ling Feng. Ling Feng langsung mendekati Hao Xiang yang sedang berbaring di dalam gua tersebut.
"Ehhh kakak, aku sudah baik-baik saja sekarang dan sudah tidak apa-apa. Hanya masih kelelahan saja pasca melawan api yang diberikan oleh Phoenix itu." kata Hao Xiang. Ling Feng yang mendengar itu menganggukkan kepalanya lalu memberikan sebuah pil.
"Serap itu." ucap Ling Feng kepada Hao Xiang. Hao Xiang yang mendengar itu langsung memasukan pil kedalam mulutnya lalu memejamkan matanya menyerap berkonsentrasi menyerap khasiat pil tersebut. Ling Feng sendiri hanya memperhatikan saja. Setelah mengamati, Hao Xiang hanya membutuhkan waktu lima menit untuk menyerap khasiat dari pil pemulihan yang diberikan oleh Ling Feng.
"Sudah kuduga dari beast legenda, semuanya tidak ada yang biasa-biasa saja." ucap Ling Feng tersenyum dibalik penutup wajahnya. Hao Xiang yang mendengar itu tidak terlalu terkejut, karena dirinya sudah yakin bahwa Ling Feng sudah mengetahui hal itu.
"Kau nampaknya sudah mengetahui bahwa aku tau tentang jati dirimu yang sebenarnya." ucap Ling Feng. Hao Xiang sendiri hanya tersenyum simpul saja mengangkat bahu. Ling Feng yang tidak mendengar jawaban dari Hao Xiang tidak mempermasalahkan itu lalu melemparkan dua buku kepada Hao Xiang. Hao Xiang dengan gesit menangkap dua buku tersebut.
"Baiklah, urusan ku di desa ini sudah selesai, saatnya aku pergi dari desa." ucap Ling Feng. Hao Xiang yang mendengar itu cukup terkejut.
"Kalau kakak pergi apakah aku boleh ikut bersama mu ?" ucap Hao Xiang menatap Ling Feng. Ling Feng tentu saja tidak menolak, namun ada suatu hal yang harus dilakukan oleh Hao Xiang.
"Kau boleh ikut bersama ku, namun ijin terlebih dahulu kepada ayahmu. Walaupun bukan ayah kandungmu, tetap saja dia adalah orang tua yang telah menjaga dan mendidik mu." ucap Ling Feng. Hao Xiang yang mendengar itu tentu saja bergembira lalu menganggukkan kepalanya.
"Tapi sebelum itu....Paman atur waktunya menjadi satu banding lima." ucap Ling Feng. To Mu yang mendengar itu menganggukkan kepalanya.
"Sesuai permintaan mu Feng'er." ucap To Mu langsung mengatur waktu perbandingan waktu di dunia jiwa adalah lima sedangkan dunia luar adalah satu.
"Berlatihlah terlebih dahulu untuk menyesuaikan pondasi tubuhmu dan bisa mengontrol api Phoenix tersebut." ucap Ling Feng menunjuk dua buku yang ia berikan kepada Hao Xiang. Hao Xiang langsung melirik kedua buku tersebut.
"Metode pelatihan tubuh dasar dan Metode dasar pengendalian api khusus." kata Hao Xiang yang membaca sampul kedua buku tersebut. Ling Feng langsung keluar dari gua sembari berkata.
"Berlatihlah terlebih dahulu untuk memperkuat fondasi mu. Aku ingin mandi sebentar." ucap Ling Feng berjalan keluar gua menuju danau yang tidak jauh dari sana.
Hao Xiang yang mendengar itu menganggukkan kepalanya, dan mulai membaca buku tersebut mulai dari metode pelatihan tubuh dasar. Hao Xiang mulai membaca buku tersebut dengan teliti. Hanya membutuhkan sedikit usaha untuk Hao Xiang memahami buku tersebut. Dari kecil Hao Xiang memang sudah bisa dianggap seorang jenius beladiri, yang dengan mudah memahami dari sebuah buku teknik. Namun disebabkan meredian nya tersegel, hal itu yang membuat dirinya tidak bisa mengimbangi kemampuan pemahamannya.
"Kalau tidak salah ini adalah gerakan-gerakan yang kakak lakukan tadi pagi. Tidak kusangka gerakan-gerakan aneh tersebut bisa menghasilkan efek yang luar biasa seperti ini." ucap Hao Xiang setelah memahami Buku metode pelatihan tubuh dasar.
Setelah memahami buku metode pelatihan tubuh dasar Hao Xiang kembali beralih dengan membaca metode dasar pengendalian api khusus. Dirinya tidak langsung mempraktekkannya melainkan memilih untuk membaca buku yang satunya terlebih dahulu. Sepertinya sebelumnya hal itu hanya membutuhkan sedikit usaha untuk memahami semua yang ada di buku tersebut.
"Bagaimana menurut mu paman ?" ucap Ling Feng kepada To Mu yang menghampirinya juga ikut membersihkan dirinya di danau tersebut.
"Anak itu memang terlahir jenius, memang pantas menjadi reinkarnasi dari beast legenda Phoenix abadi." kata To Mu menjawab pertanyaan Ling Feng. Ling Feng sendiri tidak banyak berkomentar dan memilih keluar dari danau tersebut. To Mu yang melihat bahwa Ling Feng bangkit dan keluar dari danau mengkerutkan keningnya.
"Feng'er kenapa cepat sekali, padahal paman berniat untuk membasuh punggung mu." ucap To Mu yang terdengar horor di telinga Ling Feng.
"Tidak perlu paman, aku sudah besar tidak perlu dibantu hal seperti itu." ucap Ling Feng buru-buru keluar dari danau dan segera mengeringkan tubuhnya menggunakan elemen api nya dan segera mengenakan pakaiannya kembali. Ling Feng langsung pergi dari danau meninggalkan To Mu dengan tubuh sedikit bergidik.
To Mu sendiri hanya mengangkat sebelah alisnya merasa heran dengan tingkah Ling Feng.
"Apakah membantu membasuh punggung itu salah ya ?" kata To Mu bingung lalu tidak memikirkannya kembali.
Kembali ke Hao Xiang
Terrlihat anak tersebut sedang melakukan gerakan push up berulang kali entah sudah berapa kali. Ling Feng hanya memperhatikan saja lalu tidak lama menghampiri Hao Xiang.
"Badanmu kurang rendah Hao'er, sedikit mengambang beberapa centi diatas tanah." ucap Ling Feng menekan Hao Xiang dengan menggunakan kakinya. Hao Xiang yang mendengar itu langsung menganggukkan kepalanya.
Pada akhirnya walaupun Hao Xiang jenius dalam memahami sesuatu, namun masih butuh tuntunan dari seseorang yang lebih paham akan hal itu. Hao Xiang berlatih di dunia jiwa Ling Feng seminggu lamanya. Setelah seminggu berlalu di dunia jiwa Ling Feng akhirnya ia memutuskan untuk keluar terlebih dahulu.
Dalam seminggu tersebut peningkatan Hao Xiang cukup pesat, dan pengendalian api Phoenix nya sudah hampir mendekati pemahaman sempurna. Bukan hanya itu saja fondasi tubuhnya juga sudah sangat kokoh.
"Hao'er kita kembali sekarang." ucap Ling Feng. Hao Xiang yang sedang bermeditasi langsung membuka matanya menganggukkan kepalanya mendengar hal itu.
"Baiklah kak." ucap Hao Xiang singkat lalu bangkit dari meditasinya.
Ling Feng mengalihkan pandangannya ke To Mu. "Paman aku pergi dulu." ucap Ling Feng dan diangguki oleh To Mu. Ling Feng langsung membuat portal keluar dari dunia jiwa diikuti oleh Hao Xiang dibelakangnya.
>>>>> Bersambung
( Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan like, favorit, vote, dan komennya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku )
( Blizzardauthor)