
“Hahahaha...! Benar begitu! Kerahkan semuanya dan jangan menahannya! Hahahaha...!” Teriak Hao Xiang seraya melancarkan beberapa tebasan pedang yang berubah menjadi tebasan api ke arah sekelompok iblis itu.
>>>>>>______
Iblis yang awalnya tadi di serang oleh Hao Xiang menatapnya dengan pandangan rumit seraya menggertakkan giginya ke arah Hao Xiang yang kini sedang bertarung dengan dua lusin iblis sekaligus. Logikannya, Hao Xiang tidak akan pernah bisa menang, mengingat jumlah mereka yang begitu banyak dan dirinya hanya seorang diri.
“Kughkkk... Apa-apaan bocah manusia ini?! Jelas-jelas jumlah kami lebih banyak dan dirinya hanya seorang diri, tapi bagaimana bisa ia begitu santai dan tidak tertekan sama sekali?!” Batin iblis tersebut yang tidak lain adalah komandan iblis yang memimpin dua lusin iblis itu.
“Cihhhh... Jelas-jelas ia hanya sedang bermain-main dengan kami. Sejak awal kami memang tidak punya kesempatan menang melawan bocah itu.” Batin komandan iblis itu menggertakkan giginya. Melihat Hao Xiang yang terlihat bersenang-senang, dapat dipastikan, bahwa dirinya memang tidak terlalu serius menghadapinya.
“Aku harus segera kabur dari sini dan memberikan artefaknya kepada Jendral Sa Dan.” Batin komandan iblis itu dalam benak hatinya. Komandan iblis itu pun menggunakan teknik darah iblisnya kembali, mengubah wujudnya menjadi transparan. Teknik darah iblisnya juga, bisa menyegel Qi hitamnya supaya tidak keluar, karena hal itulah membuat dirinya bisa dengan mudah menyelenap dan kabur dalam situasi apapun dengan teknik darah iblisnya.
“Kekeke... Aku akui, kamu memang kuat bocah manusia, tapi kali ini kau tidak kan bisa menangkapku.” Ucap komandan iblis itu terkekeh mengejek ke arah Ling Feng, lalu ia pun berbalik untuk segera pergi ke puncak memberikan artefak yang ia pegang saat ini ke puncak, dimana jendran iblis berada. Tapi, tepat dirinya hendak kembali pergi secara tiba-tiba muncul suara di belakangnya membuat komandan iblis itu terkejut bukan main ketika mendengarnya.
“Kau pikir hendak kemana? Aku sudah bilang tadi di awal, bahwa aku tidak akan melepaskan satu pun iblis. Kau anggap apa omongan ku tadi.” Ucap Hao Xiang yang secara tiba-tiba sudah muncul di belakang punggung komandan iblis yang saat itu jelas-jelas sudah menggunakan teknik darah iblisnya, yang membuat dirinya menjadi tak kasat mata.
Komandan iblis itu terkejut bukan main, Hao Xiang yang berada di depannya pun langsung menghunuskan pedangnya, melancarkan serangan tebasan api kepadanya. Komandan iblis itu mengangkat kedua tangannya menahan serangan tebasan Hao Xiang.
Shringggg... Craaasshhh...?! Craaasshhh...?!
Komandan iblis terpental ke belakang, dengan dua tangannya langsung terputus, karena serangan tebasan Hao Xiang. Teriakan pilu keluar dari mulutnya, membuat para iblis yang lainnya pun langsung menoleh ke arah sumber suara teriakan itu, dan terkejut melihat Hao Xiang yang sudah berpindah dalam sekejap ke sana.
Komandan iblis itu memuntahkan darah hitam yang cukup banyak, ia berbaring di tanah dengan kondisi tubuh yang babak belur. “Apa yang terjadi?! Bagaimana bisa ia melihat diriku? Padahal jelas-jelas, bahwa aku sudah menyembunyikan Qi ku dan tubuhku, tapi bagaimana bisa?!” Batin komandan iblis itu terkejut bukan main dengan apa yang terjadi kepada dirinya.
“Dasar bodoh, bukan saatnya berpikir tentang hal itu, aku harus segera pergi ke jendral iblis sekarang juga memberikan artefak kepadanya.” Batin komandan iblis itu berusaha bangkit, walaupun merasakan sakit yang amat sangat di bagian lengan yang di potong oleh Hao Xiang, sensasi terbakar yang begitu panas mulai menggerogoti indera perasaanya.
Walaupun begitu, komandan iblis tersebut tidak menyerah dan bersikukuh tetap berusaha bangkit. Dirinya berhasil bangkit setelah membutuhkan beberapa saat, dan tentu saja seraya menahan rasa sakit yang amat sangat di bagian lengannya. “Aku berhasil bangkit... Aku harus segera pergi, di saat iblis-iblis yang lainnya masih menahan bocah monster itu.” Batin komandan iblis itu. Akan tetapi, tepat dirinya hendak pergi, lagi-lagi tekanan yang sangat kuat menghantam tubuhnya, membuatnya langsung bertekuk lutut dan batuk darah ketika merasakan tekanan tersebut.
“Haihhhh... Kau ini ya, kenapa begitu terburu-buru sih. Memangnya kau sebegitu rindunya dengan tuan mu itu ya, sampai tidak ingin berlama-lama bermain dengan ku.” Ucap seorang pemuda dengan pedang api di tangannya melangkah secara perlahan ke arah komandan iblis itu.
Pemuda itu berdiri tepat di hadapan komandan iblis tersebut, sang komandan iblis seraya menggertakkan giginya berusaha sekuat tenaga mendongakan kepalanya, ia menatap tajam ke arah pemuda itu dengan kebencian yang luar biasa besarnya.
“K-kau bagaimana bisa ada di sini? Bagaimana dengan iblis-iblis yang lainnya?” Tanya komandan iblis, masih dengan tatapan yang sama.
“Ya, awalnya aku hendak langsung mengejarmu, tapi sekelompok iblis itu berusaha untuk menghalangi ku untuk mengejarmu. Jadi ya, terpaksa aku bunuh mereka tanpa tersisa satu pun.” Jawab Hao Xiang tanpa beban, membuat iblis itu membelalakkan kedua matanya.
Lalu secara tiba-tiba aura yang sangat gelap, meledak keluar dari tubuh komandan iblis itu. Hao Xiang juga langsung mundur, karena merasakan sesuatu yang tidak beres dari komandan iblis itu. Aura kegelapan yang sangat besar dan mencekam terpancar dari tubuh komandan iblis itu, ia pun memaksa bangkit, menahan tekanan aura yang di keluarkan oleh Hao Xiang.
Swosssssshhhhh......!!
“Ehhhh... Kenapa kau marah? Sejak kapan ras iblis bisa memiliki rasa kepedulian? Aku baru tahu hal itu.” Kata Hao Xiang dengan nada mengejek. Komandan iblis yang mendengar apa yang di katakan oleh Hao Xiang diam seribu bahasa, para iblis tingkat rendah memang selalu di anggap rendah, tapi tetap saja secara tidak langsung kekuatan tempur mereka berkurang dengan drastis.
“Teknik darah iblis: Ledakan Api Iblis!” Teriak iblis itu mengangkat tangannya, mengarahkan kepada Hao Xiang dan, Api berwarna hitam pun keluar dari telapak tangannya itu dan melesat ke arah Hao Xiang. Hao Xiang juga tidak diam saja ia mengangkat pedangnya dan juga mengeluarkan tebasan pedang apinya. “Teknik Perwujudan Pedang Api Phoenix: Api Penghakiman.” Ucap Hao Xiang.
Swossshhhh... Shringggg... Booooommmm...?!
Ledakan cukup besar tercipta, ketika dua serangan bertemu. Hao Xiang yang melihat serangan api hitam itu sempat berpikir, bahwa Api hitam iblis itu hampir sama dengan api hitam gurunya, namun setelah ia melihat sifat dari api hitam komandan iblis itu, ia membuang pikiran itu jauh-jauh. Api hitam iblis itu mempunyai sifat yang sama dengan api iblis Sa Dan, hanya saja milik komandan iblis itu versi lemahnya Api iblis Sa Dan.
Walaupun lebih lemah dari api iblis Sa Dan, tetap saja sifat dari api hitam itu masihlah sangat berbahaya. Komandan iblis itu muncul dari kobaran api dengan senjata yang berupa sabit panjang dan besar.
Ctangggg...! Ctangggg...!
“Hohhh... Jadi sekarang, kau memutuskan untuk mulai serius ya. Padahal kukira, gelar komandan mu itu, hanya omong kosong belaka.” Ucap Hao Xiang tanpa beban.
“Berisik kau bocah! Kau yang memaksaku untuk melakukan hal ini! Jadi, aku pasti akan membunuh mu dan pergi ke tempat tuanku berada!” Teriak komandan iblis itu lalu bergerak kembali melancarkan serangan dengan menggunakan sabit itu.
“Menarik, kalau begitu mari kita bertarung dengan serius.” Kata Hao Xiang lalu menyeringai lebar dan pertarungan sengit antara keduanya pun tidak terelakkan, Komandan iblis yang sangat marah dengan Hao Xiang, karena menghalangi jalannya, dan sebaliknya Hao Xiang yang begitu senang, karena bisa mendapatkan lawan yang cukup layak sekarang.
>>>>>> Bersambung
~ Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan saran dan ulasannya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku.