Pendekar Yin - Yang

Pendekar Yin - Yang
V2 Ling Feng VS 4 Jendral Iblis


“Tidak...!” Teriak Sa Dan menggema di lahap oleh tebasan pedang Ling Feng yang begitu dahsyat. Bahkan tidak tanggung-tanggung cahaya yang sangat silau tercipta dari serangan tebasan Ling Feng, sampai-sampai cahaya itu menembus mencapai ketinggian langit-langit.


>>>>>>______


Setelah beberapa menit berlalu, Cahaya terang itu pun menghilang. Lalu pada saat itu memperlihatkan situasi yang sama seperti Bie Xibo dulu yaitu, tubuh fisik Sa Dan telah hancur sepenuhnya dan hanya menyisakan serpihan jiwa yang terlihat samar-samar. Sa Dan yang tubuh nya sudah di musnahkan dan hanya menyisakan jiwanya saja tentunya sangat marah kepada Ling Feng, karena telah membuat diri nya bernasib sama dengan Bie Xibo.


“Cihhhh... Ternyata masih belum cukup ya. Kali ini pasti akan kupastikan ia musnah.” Gumam Ling Feng dirinya pun bersiap untuk mengeluarkan serangan berikutnya. “Teknik Pedang Yin Yang: Kekosongan tak Terbatas.” Kata Ling Feng mengeluarkan kembali serangan yang serupa hendak memusnahkan jiwa Sa Dan.


“Tidak akan kubiarkan kamu melakukan hal itu pemuda manusia.” Kata Li Tan yang tiba-tiba muncul di hadapan jiw Sa Dan dan langsung mengeluarkan sebuah artefak perlindungan, menahan serangan tebasan Ling Feng.


Shringgggg...! Boooommmmm...?!


“Artefak Suci Tingkat Menengah?!” Ujar Ling Feng terkejut ketika melihat artefak pertahanan yang di gunakan oleh Li Tan untuk menahan serangan tebasan pedang mililk nya. Tidak berhenti di sana saja, Bei Ger dan Meng Disi muncul di sisi kanan dan kirinyanya.


“Teknik Darah Iblis: Tabir Kemarahan Alam Neraka.” Ujar Meng Disi mengeluarkan serangan berupa kabut hitam dari sisi kanannya.


“Teknik Darah Iblis: Ledakan Api Neraka.” Kata Bei Ger dari sisi kirinya.


Ling Feng tentunya langsung melompat sebelum kedua serangan itu mengenainya, keduanya terkejut ketika melihat Ling Feng masih masih bisa menghidar dari jarak serangan sedekat itu, akan tetapi di udara sana tiba-tiba Cai Shen sudah muncul dan bersiap melancarkan serangan kepadanya. “Ckkkk aku harus menjauh dari sini, kalau tidak situasinya tidak akan menguntungkan ku.” Batin Ling Feng mengangkat pedangnya ke atas bersiap untuk mengeluarkan serangan juga setelah menilai situasi dirinya saat ini. Ia memutar tubuhnya dalam posisi kuda-kuda berpedang.


“Teknik Darah Iblis: Tebasan Pelahap Jiwa.” Kata Cai Shen mengeluarkan tebasan pedang ke arah Ling Feng.


“Teknik Pedang Elemen: Tarian Badai Pedang.” Kata Ling Feng mengayunkan pedangnya dan sebuah badai angin beserta pedang energi yang sangat besar keluar dari ayunan pedangnya.


Shringggg...!! Swossshhhhh...!!


Swusssshhhhhhh...!!


“Ini buruk.” Batin Ling Feng melihat serangan dirinya dan Cai Shen saling beradu. Serangan Badai Ling Feng berhasil di telan oleh tebasan pedang Cai Shen. Hal itu bisa terjadi, karena Ling Feng tidak bisa mengeluarkan kekuatan penuhnya, karena kuda-kuda berpedangnya tidak seimbang sehingga dirinya tidak bisa mengeluarkan kekuatan penuhnya.


Ling Feng yang di udara pun tiba-tiba muncul sosok Li Tan yang sudah bersiap untuk menyerangnya. Lebih tepatnya ia sudah menunggu momen tersebut.


“Aku mendapatkan mu pemuda tampan! Teknik Darah Iblis: Pelukan Kematian.” Teriak Li Tan bergerak ke arah Ling Feng dengan sangat cepat. Ling Feng yang melilhat itu pun langsung memfokuskan kekuatan jiwa miliknya dan menggunakannya sebagai pijakan untuk kaki.


Ling Feng menggunakan pedangnya untuk menahan serangan Li Tan, namun sebagai akibatnya dirinya terpental beberapa meter ke belakang, karena tidak sempat menggunakan Qi nya untuk membuat sebuah pelindung.


Boooommmmm...!!


Kawah kecil tercipta di tempat Ling Feng jatuh dan banyak asap tebal yang menghalangi pemandangan di kawah kecil itu, namun beberapa detik kemudian semua asap yang menghalangi pandangan itu langsung hilang, memperlihatkan sosok pemuda tampan yang masih terlihat baik-baik saja, kecuali pakaian lengan bagian kanannya telah habis tidak tersisa, karena di gunakan untuk menahan serangan Li Tan.


Sebaliknya di sisi empat jendral iblis juga terkejut, melihat Ling Feng yang masih baik-baik saja dan hanya terluka sedikit jiwanya. Cai Shen terutama yang paling terkejut, karena sejak pertemuan mereka yang sebelum nya, pemuda bertopeng di depannya ini tidak sekuat sekarang. Bahkan untuk dirinya saat ini ia harus waspada, karena lengah sedikit saja ia bisa di ubah serpihan jiwa seperi Sa dan dan Bie Xibo.


“Kita tidak boleh meremehkannya. Kita harus menyerangnya secara bersamaan. Pemuda manusia ini harus di bunuh saat ini juga, karena benar-benar akan menjadi penghalang kebangkitan raja kita. Li Tan keluarkan artefak untuk mengamankan jiwa Sa Dan.” Kata Cai Shen yang dianggukki oleh ketiga nya.


Li Tan pun mengeluarkan sebuah kubus kecil dari cincin ruangnya dan hendak menarik serpihan Jiwa Sa Dan.


“Tidak akan kubiarkan kalian menyelamatkannya.” Ujar Ling Feng lalu langsung menghilang dari tempatnya, ketiga iblis yang lainnya menyapu seluruh pandangan nya tidak bisa menemukan Ling Feng. Sampai Cai Shen yang pertama kali sadar dan berteriak lantang kepada ketiganya.


“Diatas!” Teriak Cai Shen yang membuat ketiga jendral iblis itu menoleh ke atas dan benar saja mendapati Ling Feng yang sudah bersiap mengeluarkan serangan.


“Teknik Pedang Yin Yang: Tebasan Hening.” Kata Ling Feng mengeluarkan sebuah tebasan pedang energi yang sangat intens.


“Bei Ger bantu aku!” Ujar Meng Disi kepada Bei Ger yang berada di sisinya dan langsung di anggukki oleh iblis tersebut. “Teknik Darah Iblis: Gerbang Tabir Neraka.” Kata Meng Disi dan Bei Ger bersamaan mengeluarkan sebuah teknik pertahanan gabungan untuk menahan tebasan Ling Feng.


Shringgggg... Baaaaammmm...!


Serangan tebasan pedang Ling Feng dapat di tahan oleh teknik bertahan keduanya. Ling Feng berdecak kesal, karena ia gagal kembali. Walaupun itu ia tidak mempunyai waktu berpikir, karena Cai Shen sudah berada tepat di depannya dengan pedang terhunus ke arahnya.


“Teknik Darah Iblis: Sabit Malaikat Neraka.” Kata Cai Shen mengeluarkan serangan tebasan melengkung kepada Ling Feng. Ling Feng langsung mengalirkan Qi nya ke dalam pedangnya untuk menahan tebasan Cai Shen. Sebagai gantinya ia pun terpental beberapa meter terkena serangan pedang tersebut dan sekali lagi mendarat di tanah membentuk kawah kecil dengan dirinya sebagai pusatnya.


Boooommmm...?!


“Apa-apaan pemuda manusia. Kekuatan nya benar-benar sangat kuat. Ia benar-benar menekan kita empat jendral iblis sekaligus.” Kata Meng Disi yang ingin tidak percaya dengan hal itu, namun faktanya pemuda bertopeng itu benar-benar bisa menekan mereka berempat.


“Pemuda manusia itu tidak sepenuhnya menekan kita. Sebaliknya ia sedang memanfaatkan kita. Kita berempat termasuk Cai Shen sendiri tidak ada yang pernah menyangka dengan kekuatan pemuda itu. Jadi, karena tidak ada yang tahu sekuat apa pemuda manusia itu. Dirinya pun menggunakan momentum ketidaktahuan kita, lalu membuat kita terkejut. Pada saat itulah ia memanfaatkan celah yang ada dan bisa membuat kita menjadi terdesak seperti ini.” Penjelasan Bei Ger yang masuk akal menanggapi perkataan Meng Disi.


Cai Shen sendiri tidak membantahnya, menandakan dirinya juga setuju dengan pendapat Bei Ger. Ia pun menoleh ke arah Li Tan dan berkata, “Bagaimana Li Tan dengan prosesnya?” Tanya Cai Shen yang dianggukki oleh Li Tan, mengisyaratkan ia telah berhasil mengamankan jiwa Sa Dan.


“Jangan terpengaruh dengan momentumnya. Seperti yang dikatakan oleh Bei Ger tadi, pemuda itu tidak sepenuhnya menekan kita. Kemungkinan besar ranahnya tidak berbeba jauh dengan kita, jadi kita masih bisa balik menekannya jika kita bekerja sama.” Kata Cai Shen yang dianggukki oleh ketiga iblis itu.


Ling Feng yang melihat keempatnya sudah lebih tenang, tertawa masam dalam hatinya. “Mereka sudah menyadarinya, kah... Sepertinya ini akan menjadi lebih merepotkan.” Batin Ling Feng semakin waspada.


>>>>>> Bersambung


~ Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan saran dan ulasannya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku.