
Pada saat ini keadaan berubah drastis. Awalnya Ling Feng yang dibuat terpojok oleh Zi Liu, tapi saat ini malah Zi Liu yang dibuat terpojok. Sekali lagi semua pasang mata terkejut ketika melihat perubahan itu.
Sisi Lain Arena Latih Tanding
"Pergerakannya tiba-tiba berubah. Apa sebelumnya pemuda itu mengalah guru atau sengaja melakukan hal itu guru?" Tanya murid junior itu kepada gurunya. "Ia tidak mengalah ia hanya tidak terbiasa saja. Namun ia memiliki sesuatu yang mengerikan dalam dirinya saat ini." Bukan gurunya yang menjawab itu melainkan seniornya. "Apa maksud kakak seperguruan?" Tanya juniornya itu.
"Kemampuan refleksi." Kata Qing Xian. Qing Lao yang mendengar itu tidak mengerti. "Tuan muda Feng bisa mengamati seluruh gerakan musuhnya dan menirunya." Jelas Qing Xian. "Didalam tubuh manusia ada sesuatu yang sangat spesial. Sesuatu itu disebut Indra." Kata Kepala Keluarga Qing.
"Panca indera adalah sesuatu yang sangat spesial dalam tubuh manusia. Namun, tidak semua orang bisa memiliki kemampuan Indra tersebut. Apakah kakak tau mengapa demikian?" Tanya Qing Xian. Qing Lao yang mendengar itu berpikir sejenak lalu berkata, "Bakat dari lahir." Jawab asal Qing Lao.
Qing Xian menggelengkan kepalanya lalu berkata. "Karena waktu. Waktu yang dibutuhkan untuk melatihnya mungkin bisa bertahun-tahun lamanya. Melatih Indra lebih sulit daripada melatih sebuah teknik bertarung. Kau harus bisa mengendalikan tubuhmu agar tidak tertelan oleh insting. Semua itu hanya bisa didapatkan jika sudah berlatih bertahun-tahun lamanya." Kata Qing Xian. Qing Lao yang mendengar itu tidak menyangka bahwa ada kemampuan seperti itu didalam tubuh manusia.
"Lalu ada satu kemampuan mengerikan lainnya yang dimiliki tuan muda." Kata Qing Xian serius.
"Apa itu Tuan Tian." Tanya Walikota Anyi. Long Tian lalu berkata kembali. "apakah kau bisa meniru sebuah teknik bertombak hanya dalam sekali lihat." Kata Long Tian. Walikota Anyi refleks menggelengkan kepalanya. "Feng'er bisa melakukan hal itu. Ia bisa meniru gerakan lawannya hanya dalam sekali lihat dan menyempurnakannya. Kebiasaan, langkah berikutnya dari lawan, Celah, Jeda, dan kelemahan teknik lawannya. Ia bisa melihat semua hal itu." Kata Long Tian.
Mendengar hal itu Walikota Anyi tidak bisa berhenti kagum dengan apa yang dimiliki Oleh Ling Feng ia lantas mengalihkan pandangannya ke arena latih tanding. Terlihat seperti ada dua Zi Liu yang sedang saling bertarung disana.
"Benar-benar orang yang sangat mengerikan. Sepertinya latih tanding kali ini akan bermanfaat bagi Liu'er." Kata Walikota Anyi. Long Tian yang mendengar itu tidak berkata kembali dan memperhatikan jalannya latih tanding.
Kembali ke Arena Latih Tanding
Putri Liu saat ini benar-benar terus menerus didesak oleh Ling Feng. Ia bahkan beberapa kali hampir terkena oleh ujung tombak Ling Feng. Ling Feng sendiri tidak membiarkan adanya celah, ia terus menerus menekan Zi Liu dengan gerakan yang ia gunakan kepadanya.
"Ughhkkk gerakan ku yang ia tiru benar-benar sama persis tapi mengapa serangan yang ia lancarkan kepadaku rasanya berbeda? apakah karena perbedaan kultivasinya." Batin Zi Liu menggertakkan giginya. Ia seperti melawan dirinya sendiri.
"Jangan melamun ketika sedang dalam pertarungan jika ini pertarungan hidup dan mati maka kau akan mati saat ini juga. dan juga aku sudah menyesuaikan ranah kultivasi ku dengan dirimu saat ini." Kata Ling Feng seakan-akan bisa membaca pikiran Zi Liu.
tepat saat Ling Feng berkata seperti itu, ia langsung bagian ujung tombaknya membuat tombak Zi Liu terlepas dari tangannya. "Gerakan mu terlalu menguras tenaga, alhasil banyak gerakan yang tidak diperlukan. Cobalah untuk bergerak seefisien mungkin." Kata Ling Feng maju mengambil tombak Zi Liu yang terlepas dan memberikannya lagi.
"Lalu sebisa mungkin untuk mengontrol pengeluaran Qi milikmu. Kemampuan pengeluaran kontrol Qi milik mu masih terlalu acak. Jika kau sudah mampu mengontrol pengeluaran Qi dari dalam tubuh mu, aku dapat mengatakan dengan pasti bahwa kau mungkin bisa mengalahkan lawan satu tingkat diatas mu." Kata Ling Feng.
Mendengar hal itu Zi Liu tidak menyangka bahwa ia masih memiliki banyak kekurangan. Ia awalnya tidak menyangka bahwa Ling Feng akan memberitahu tentang kekurangan pada dirinya dan teknik bertombaknya.
"Masih mau lanjut atau berakhir disini?" Kata Ling Feng. Zi Liu yang mendengar itu tersenyum lebar dan membentuk salam ala para kultivator. "Tolong arahannya." Kata Zi Liu. Ling Feng yang mendengar itu tersenyum lalu mereka pun mulai kembali, kali ini Zi Liu mengeluarkan seluruh yang ia punya sembari mengikuti saran dari Ling Feng.
"Langkah mu masih terlalu lebar. Coba kendalikan tubuhmu untuk mengambil langkah seminimal mungkin" Kata Ling Feng memberikan saran dipertengahan pertarungan. "Kontrol Qi mu masih terlalu banyak. Kontrol lebih baik lagi." Kata Ling Feng. Zi Liu yang mendengar itu berusaha melakukan hal yang sesuai dengan apa yang dikatakan Ling Feng.
"Bagus seperti itu gerakan mu sudah mulai selaras pertahankan dan coba untuk melakukan hal yang lainnya sesuai apa kataku." Ucap Ling Feng. Zi Liu yang mendengar itu terus menerus menyerang Ling Feng sembari di koreksi olehnya.
Tiga jam kemudian Zi Liu sudah tenggelam dalam fokusnya ia bahkan sudah tidak mendengar apapun selain gumaman yang ia gumamkan. "Bergerak seefisien mungkin, Kendalikan tubuhmu agar selaras dengan tubuhmu, dan atur pengeluaran Qi agar tidak berlebihan." Gumam Zi Liu sedang dalam fokus terbaiknya.
Walikota Anyi, Kepala Keluarga Qing, Ketua paviliun obat, dan Tetua Sekte lembah Neraka serentak bangkit ketika melihat kondisi itu dan serentak berkata, "Ia mendapatkan pencerahan." Kata mereka serempak berkata.
Ling Feng yang melihat itu, sedikit menjaga jarak. Membiarkan Zi Liu fokus akan pencerahannya. Zi Liu terdiam sementara, lalu memasang kuda-kuda kembali. Tatapan matanya masih kosong, namun sangat tajam menatap Ling Feng. Ling Feng memasang kuda-kuda juga berniat mengimbangi Zi Liu.
Tetua sekte lembah Neraka terkejut ketika melihat kuda-kuda Zi Liu. "Kuda-kuda itu…Tidak salah lagi itu Teknik Tombak Api milik tetua Pertama." Kata Tetua sekte lembah Neraka serius.
Zi Liu langsung maju melesat Ling Feng juga tidak berniat diam saja. Ia juga maju menyerang kearah Zi Liu. "Teknik Tombak Api: Taring Naga Api." Ucap Zi Liu mengeluarkan tekniknya. Ling Feng pun tidak diam saja, ia mengeluarkan energi Qi untuk melindungi dirinya dan…
Booooommmm
Benturan antara mereka berdua pun terjadi kepulan asap langsung memenuhi arena latih tanding saat itu dan tidak tau apa yang terjadi didalam kepulan asap tersebut.
>>>>>> Bersambung