Pendekar Yin - Yang

Pendekar Yin - Yang
V2 Hao Xiang VS 40 Penantang


“Biarkan saja, dia sendiri yang bilang akan menahan diri. Jadi kurasa akan baik-baik saja. Ya walaupun pada akhir nya akan tetap menarik perhatian, akan tetapi ini sudah cukup, dengan ini mungkin Ye Jiho siapalah itu, mungkin akan tertarik dengan Xiang’er, tanpa perlu repot-repot memancing nya lagi.” Kata Ling Feng manggut-manggut.


>>>>>>______


Sementara Itu Di Suatu Tempat


“Kekeke, dengan ini aku sudah memakan lima belas kultivator ranah bumi. Ranah ku juga sudah berada di ambang batas tingkat Bumi bintang sembilan, hanya membutuhkan setengah langkah lagi, dan darah yang diberikan oleh tuan aku bisa serap seluruhnya dan kemudian menerobos ranah langit.” Gumam sosok berjubah hitam yang tidak lain adalah iblis yang di kejar oleh Hao Xiang, namun kehilangan jejak nya, yaitu iblis tingkat menengah.


“Aku sempat merasakan ada yang mengikuti ku tadi, untung saja aku bisa lolos darinya berkat artefak yang diberikan oleh tuan. Sampai aku naik ke ranah langit lalu menyusul tuan jendral, aku harus berhati-hati di kota ini, karena orang yang mengejarku pastinya adalah salah satu dari sekelompok orang yang sedang menargetkan ras iblis kami.” Batin komandan iblis tersebut. Terlihat iblis tersebut sedang kembali ke wujud yang sebenarnya, saat ini dirinya sedang berada di sebuah kamar mewah


Tokkk... Tokkk... Tokkk...


“Salam tuan Jiho. Saya mendapatkan informasi menarik, ketika mengunjungi Arena Sambung Pendekar.” Ujar seorang di balik pintu tersebut. Sosok iblis tersebut yang mendengar itu menyeringai lebar, lalu mengubah wujud nya kembali menjadi sosok pria, dengan wajah yang tidak jauh berbeda dengan wajahnya ketika menjadi iblis, hanya saja tanduk di dahi dan taring giginya menghilang. Bukan hanya itu saja, ia bahkan membersihkan ruangan yang awalnya penuh akan bercak darah, dan dengan cepat menghapus seluruh jejak nya.


“Masuklah. Aku akan mendengarkan informasi yang kau bawakan itu.” Kata komandan iblis yang juga sekaligus sebagai Ye Jiho, Ahli terkuat di Sambung Pendekar saat ini.


“Permisi tuan. Saya masuk ke dalam.” Ujar orang di balik pintu, lalu masuk ke dalam kamar Ye Jiho.


>>>>>>______


Kembali Arena Sambung Pendekar


“Oioioi... Bocah itu yang benar saja?! Ia ingin bertarung dengan semua penantang yang ada. Apakah ia serius dengan apa yang ia katakan tadi, Dirinya benar-benar sangat gila sekali.”


“Ya kau benar, aku benar-benar tidak menyangka akan menjadi seperti ini jadi nya. Sungguh benar-benar tidak terduga sama sekali bocah itu.”


“Aku tahu ia kuat, tapi bukankah terlalu berlebihan jika sampai melakukan nya seperti itu. Setidak nya ada hampir tiga puluh orang penantang, ditambah dengan penantang yang masih duduk di bangku penonton. Selain itu menaikkan taruhan nya sampai empat kali lipat?! Sungguh bocah yang sangat aneh.”


“Sekalipun ia kuat, aku sangat yakin bahwa bocah itu akan kalah. Kali ini aku akan bertaruh, bahwa bocah sombong itu akan kalah.” Ujar salah satu penonton di ikuti dengan para penonton yang lain nya, mulai memasang taruhan nya. Tentunya para penonton itu berpikir, bahwa Hao Xiang akan kalah kali ini, mengingat dari banyak petarung yang ia lawan saat ini. Ling Feng hanya tertawa dalam hati nya, mengingat ia akan meraup keuntungan yang lebih besar setelah Sambung Pendekar kali ini selesai.


Bisikan demi bisikan para penonton tidak terelakkan membicarakan Hao Xiang, ya wajar saja, mengingat apa yang saat ini dirinya sedang lakukan adalah hal yang dinilai, sangat gila. Bahkan untuk duel bersih sekalipun, tidak ada yang berani menantang sampai tiga puluh orang sekaligus. Walaupun orang tersebut sangatlah kuat.


Hao Xiang sendiri, mengabaikan bisikan demi bisikan ia berdiri di hadapan gerombolan penantang yang kira jumlahnya hampir empat puluh orang. Jika itu situasi biasa, mungkin tidak akan memakan waktu yang lama, namun mengingat ia tidak bisa menggunakan Api birunya, dan ranahnya juga di tekan sampai batas tertentu, dan ia tidak boleh membunuhnya petarung dengan sengaja, saat ini daya tempur Hao Xiang berkurang setidaknya sampai setengahnya dari kekuatan penuhnya.


Walaupun begitu, Hao Xiang terlihat biasa-biasa saja, bahkan sebaliknya hasrat akan hausnya pertarungan sudah terlihat jelas dari seringai lebar yang tercetak di wajahnya saat ini.


“B-baiklah para penonton sekalian seperti yang kalian dapat saksikan saat ini, seorang pemuda remaja yang baru mengalahkan Dang Gak, bertarung Kelompok Penantang. Untuk taruhannya, sisi kanan pemuda remaja dan sisi kiri adalah kelompok penantang. Pertandingan akan di mulai setelah semua orang selesai memasang taruhannya.” Ujar sang wasit dan sekali lagi arena pertandingan pun menjadi lebih riuh, bukan hanya itu saja, bahkan banyak para pejudi langsung berbondong-bondong datang ke arena pertandingan, ketika mendengar sebuah kabar Hao Xiang yang melawan tiga puluh orang lebih sekaligus.


“Pertandingan Sambung dimulai!” teriak sang wasit seraya melompat turun dari arena pertandingan. Hao Xiang pun mengeluarkan sebuah pedang dari cincin ruangnya, melihat Hao Xiang yang kini menggunakan sebuah pedang, membuat beberapa orang di sisi penantang, menelan salivanya kasar. Tidak sedikit dari sisi kelompok penantang yang berkeringat dingin, ketika menatap mata Hao Xiang langsung saat ini.


“Bunuh bocah itu dan menangkan judi ini!” Teriak salah satu dari kelompok penantang memberikan aba-aba, dan empat puluh orang lebih pun maju ke arah Hao Xiang dengan senjata masing-masing terhunus kepadanya.


Hao Xiang, mengambil ancang-ancang terlebih dahulu, mengalirkan Qi nya ke dalam bilang pedangnya. Setelah selesai, ia pun langsung melesat cepat muncul di depan tiga orang penantang, dan langsung mengayunkan tebasan pedang secara horizontal dengan sangat cepat.


Shriinnngggg......!! Crashhhh... Crashhhh... Crashhhh...


Dalam sekali ayunan, tiga orang pun langsung tertebas begitu saja. Akan tetapi, hal tersebut merupakan sebuah jebakan untuk Hao Xiang, karena dirinya langsung di kepung sesaat melancarkan serangan.


“Kena kau bocah! Sekarang matilah!” Teriak salah satu orang mengangkat tangan yang memegang pedangnya ke atas lalu mengayunkannya secara vertikal. Tidak hanya dirinya saja, setidaknya tujuh orang, melakukan hal yang sama dengan orang yang menghunuskan pedangnya secara vertikal itu.


Shringggggg.... Ctanggggg...?!


Delapan orang yang menghunuskan pedang tentunya terkejut, ketika melihat Hao Xiang yang ternyata bisa menahan tebasan pedang mereka.


“Tidak buruk, kalian memanfaatkan celah, ketika aku mengambil jeda mengeluarkan serangan selanjutnya. Akan tetapi maaf, karena sudah membuat pupus harapan kalian, aku tidak berniat kalah semudah itu soalnya.” Kata Hao Xiang lalu mendorong kedelapan pedang itu membuat penggunanya ikut juga terpental.


Shringgggg....?!


Pada saat kedelapan orang itu terpental, Hao Xiang memanfaatkan itu. Mengandalkan gerakan cepatnya, Hao Xiang menebaskan pedangnya sangat cepat dalam delapan kali serangan beruntun kepada delapan orang tersebut, dan delapan orang tersebut langsung di lumpuhkan olehnya.


Craasshhhhhh....!!


Tidak berhenti di sana saja, dari arah belakang berlari cepat ke arah Hao Xiang, dua pengguna tombak menyerang titik buta remaja pria itu. Namun, dengan gerakan indahnya, Hao Xiang memutar tubuhnya ke samping, sehingga dua tombak tersebut hanya mengenai angin kosong saja.


Sebelum pengguna tombak melewati dirinya, Hao Xiang bergeser dua langkah ke samping, dan sekali lagi menghunuskan pedangnya secara horizontal dengan sangat cepat.


Shringggggg...!!


>>>>>> Bersambung


~ Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan saran dan ulasannya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku.