
Bandit tersebut menganggukan kepalanya lalu mulai bercerita panjang lebar tentang semua peristiwa yang ia ketahui di Kekaisaran Wei.
"Baru-baru ini sekte aliran putih dan sekte aliran hitam kembali bersitegang setelah sekian lama. Lalu ada kabar tentang sekte bayangan hitam sedang mencari seseorang yang membunuh tetua sekte mereka." Kata Bandit tersebut memberitahu informasi yang ia ketahui. Long Tian yang mendengar itu melirik Ling Feng. Sementara yang dilirik hanya biasa saja.
"Sepertinya sekte bayangan ini sudah mulai mencari mu sejak kau membunuh tetua mereka. Lagi tetua tersebut sepertinya memiliki posisi yang sangat penting, jika itu hanya tetua luar mungkin pemimpin sekte bayangan tidak akan repot-repot menyebarkan berita ini." Ucap Long Tian sembari melirik Ling Feng. Ling Feng yang mendengar itu hanya menjawab acuh tak acuh.
"Jika mereka datang menemui, tinggal bunuh saja apa susahnya." Ucap Ling Feng acuh tak acuh. Long Tian yang mendengar itu hanya menggelengkan kepalanya saja. Bandit tersebut sendiri ketakutan mendengar fakta bahwa orang yang dicari-cari oleh sekte bayangan adalah pemuda didepannya ini. Walaupun seperti itu, dirinya mempunyai sedikit niat jahat terhadap Ling Feng dan Long Tian. Sembari memasang wajah ketakutan bandit tersebut berkata.
"A-Anu apakah aku boleh pergi sekarang…Aku sudah mengatakan apapun yang aku ketahui." Kata bandit tersebut berpura-pura memasang wajah ketakutan. Ling Feng yang mendengar itu hanya memandang acuh tak acuh melangkah pergi dari sana, Sementara Long Tian sendiri mendekatkan wajahnya membisikkan sesuatu ditelinga bandit tersebut.
"Aku sempat merasakan niat buruk dari mu tadi. Sepertinya kau sudah mempunyai rencana untuk membuat kami sedikit kerepotan ya…? Ya walaupun keadaannya tetap tidak akan berubah, terima kasih atas informasinya." Ucap Long Tian. Bandit yang mendengar hal itu dengan cepat menjawab.
"Aku tidak berani pendekar aku tidak berani melakukan hal itu." Ucap bandit tersebut menyanggah ucap Long Tian. Mendengar hal itu Long Tian sebuah senyuman tercetak diwajahnya lalu berkata kembali, "Baguslah kalau begitu kau boleh pergi sekarang." Ucap Long Tian sembari tersenyum. Mendengar hal itu, bandit tersebut langsung bangkit dan lari secepat yang ia mungkin menjauh dari sana.
"Cihhhhh, kedua orang yang bodoh. Tidak akan ku biarkan kalian hidup dengan tenang." Batin bandit tersebut kesal sembari berlari sejauh mungkin yang ia capai. Baru saja dirinya hampir keluar dari desa perbatasan, tiba-tiba ia merasakan kepalanya nya ingin meledak, selain itu juga darahnya menjadi mendidih dan mengalir dengan cepat.
"Akhhhhhhhhhhhhhhh !!! Aku tidak terima ini !! Aku tidak terima !!!" Teriak Bandi tersebut sembari mencengkram erat kepalanya dan
Booooommmm
Ling Feng sendiri hanya diam saja menunggu tidak jauh dari sana. Tidak lama Long Tian datang menghampiri, saat Long Tian menghampiri Ling Feng berkata, "Tidak biasanya paman melepaskan orang hidup-hidup." Kata Ling Feng kepada Long Tian yang baru datang.
"Hehhhhh, siapa bilang aku melepaskan sampah itu." Ucap Long Tian lalu menjetikkan jarinya dan seketika terdengar suara ledakan berasal dari tempat dimana wanita tersebut lari.
"Memberikan sedikit harapan padahal tidak sama sekali. Ternyata paman kejam juga, pantas saja banyak yang mengutuk paman dalam-dalam." Ucap Ling Feng terkekeh. Long Tian sendiri hanya mencibir, namun tidak lama kemudian ia langsung bersin.
"Hacchuuuuu…Brrrrr, kenapa hari ini tiba-tiba dingin ya." Ucap Long Tian merasakan bulu kuduknya berdiri. Ling Feng yang mendengar itu hanya menggelengkan kepalanya berkata, "Hari ini tidak dingin paman, jelas-jelas bandit tadi mengutuk paman mati-matian." Ucap Ling Feng terkekeh lalu melangkah keluar dari desa perbatasan.
"Cihhhhh, orang mau mati saja masih sempat-sempatnya mengutuk aku yang tampan ini." Ucap Long Tian. Ling Feng yang mendengar itu hanya diam saja ingin melangkah pergi dari desa tersebut.
Namun, baru saja Ling Feng dan Long Tian ingin mengambil satu langkah, tiba-tiba ada yang memanggilnya dari arah belakang.
"Ada perlu apa senior dengan ku ?" Ucap Ling Feng langsung pada intinya. Mendengar hal itu orang tu tersebut tidak langsung berbicara melainkan mengatur nafasnya terlebih dahulu yang sesak. Setelah lebih tenang sedikit orang tua tersebut memperkenalkan dirinya.
"Sebelumnya perkenalkan saya adalah kepala desa perbatasan Wei Zhang Fei. Panggil saja Zhang tua aku lebih akrab dipanggil seperti itu." Ucap Zhang Fei tersebut memperkenalkan dirinya. Ling Feng yang mendengar itu menganggukkan kepalanya mengulang kembali pertanyaannya.
"Ada perlu apa dengan ku Zhang tua." Ling Feng mengulang perkataannya. Zhang Fei yang mendengar itu langsung berkata.
"Aku selaku sebagai kepala desa di desa ini ingin mengucapkan terima kasih, karena telah membantu desa ini dari tangan sekumpulan bandit tadi." Ucap Zhang Fei bertekuk lutut dihadapan Ling Feng. Melihat itu Ling Feng menghela nafas lalu memapah orang tu tersebut untuk berdiri.
"Sudahlah tidak perlu seperti itu, lagipula itu hanyalah kebetulan saja aku bertemu dengan sekelompok bandit tersebut. Anda tidak perlu sampai bertekuk lutut terhadap diriku." Ucap Ling Feng sembari memapah Zhang Fei untuk berdiri.
"Masih muda sudah mempunyai pencapaian Kultivasi yang tinggi, namun hal yang membuat dirinya mendapatkan nilai plus adalah sikapnya yang hangat kepada mereka yang biasa saja." Batin Zhang Fei melihat Ling Feng.
"Jika Pendekar muda berkenan, apakah pendekar muda sekalian bisa menetap sehari didesa ku ? Kami akan mengadakan jamuan pesta untuk Pendekar muda. Kami membuat pesta sebagai rasa berterima kasih kepada pendekar muda yang telah membantu kami keluar dari cengkeraman bandit-bandit tersebut." Ucap Zhang Fei. Mendengar hal itu Ling Feng tersenyum simpul lalu berkata.
"Sayangnya aku tidak bisa berlama-lama disini, namun anda tenang saja jika ada kesempatan kita pasti bisa bertemu kembali." Ucap Ling Feng. Mendengar hal itu Zhang Fei hanya bisa menghela nafas panjang.
"Kalau Pendekar muda sudah berkata seperti itu, maka aku hanya bisa mengiyakan saja. Sekali lagi terima kasih sudah mau membantu desa perbatasan ini Pendekar muda." Ucap Zhang Fei memberikan salam ala kultivator. Ling Feng dan Long Tian ikut memperagakan salam yang sama.y
"Kalau begitu aku pamit, dan untuk masalah itu tidak perlu dipikirkan lagi." Ucap Ling Feng melangkah pergi diikuti oleh Long Tian dibelakangnya.
"Pemuda yang sangat kuat, sepertinya kekaisaran Wei akan mengalami perubahan besar selama pemuda itu disini." Gumam Zhang Fei mengusap-ngusap jenggot panjangnya memandang punggung Long Tian dan Ling Feng yang mulai menghilang.
>>>>> Bersambung
( Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan like, favorit, vote, dan komennya. Author do'akan semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku )
( Blizzardauthor)