Pendekar Yin - Yang

Pendekar Yin - Yang
Tamu Terhormat Yang Lainnya


"Maksudmu ?" kata Hao Lang yang bingung ikut bangkit juga, karena penasaran apa yang maksud dari perkataan Ling Feng.


Booommmmm


Baru saja kedua orang tersebut keluar dari rumah, sudah terdengar ledakan dari arah gerbang desa. Hao Lang yang mendengar itu terkejut. Ling Feng sendiri tersenyum dibalik penutup wajahnya.


"Ledakan apa ini, apakah serangan ?" kata Hao Lang.


"Bukankah itu sudah jelas." jawab Ling Feng tersenyum dibalik penutup wajahnya bergerak menuju kearah tersebut. Hao Lang yang mendengar itu ikut bergegas juga.


"Tidak kusangka akan secepat ini mereka bergerak, tapi bagus juga sih mungkin saja ada informasi yang dibutuhkan." gumam Ling Feng terkekeh didalam hatinya.


Setelah sampai, terlihat situasi gerbang yang sudah kacau. Namun yang menarik perhatian Ling Feng adalah anak kecil yang sedang dibekap mulutnya dan ada pedang yang bertengger dilehernya. Hao Lang yang melihat itu langsung membelalakkan matanya dan berteriak.


"HAO'ER !!!!!" teriak Hao Lang yang membuat anak kecil tersebut langsung menoleh dan langsung bergerak-gerak memberontak.


Orang sekte bayangan yang ingin memenggal Hao Xiang langsung mengalihkan pandangannya mengikuti sumber suara teriakkan tersebut. Dirinya langsung tersenyum melihat raut wajah Hao Lang yang pucat membuat dirinya bersemangat, ingin memenggal anak kecil yang tidak sengaja ia temukan saat perjalanan menuju desa tersebut.


Namun saat mengalihkan pandangannya ke Ling Feng, entah kenapa sorot matanya bagaikan jurang tanpa dasar yang membuat dirinya langsung serius. Wajahnya yang ditutupi oleh semacam slayer membuat orang sekte bayangan itu tidak bisa mengetahui ekspresi Ling Feng. Namun yang aneh adalah dirinya tidak merasakan sedikitpun aura dari tubuh Ling Feng.


"Siapa pemuda ini ? dirinya sangat aneh, normalnya walaupun seorang yang cacat sekalipun pasti dalam tubuhnya mengeluarkan sedikit aura." gumam orang tersebut memandang Ling Feng, "Tetapi, orang ini tidak mempunyai aura sedikitpun yang keluar dari tubuhnya." lanjutnya.


Ling Feng yang sadar ditatap oleh orang dari sekte bayangan itu hanya biasa saja. Menurut orang sekte bayangan itu tidak masuk dalam pandangan matanya, walaupun terlihat dirinya adalah pemimpin sebenarnya dari kelompok sekte bayangan yang selama ini meresahkan warga desa.


"Bocah, sepertinya ayahmu sangat mengkhawatirkan mu disana." kata orang sekte bayangan itu yang ingin memenggal Hao Xiang sembari mengikuti arah sumber teriakan tadi. Hao Xiang sendiri yang mendengar perkataan itu berusaha memberontak dari cengkeraman orang sekte bayangan tersebut, namun tidak semudah yang dikiranya.


Hao Lang yang melihat orang sekte bayangan yang awalnya ingin memenggal Hao Xiang kini membisikkan sesuatu kepada anaknya tentu saja merasa aneh dan merasakan firasat buruk yang akan terjadi.


Ling Feng yang melihat raut wajah pucat bercampur takut dan cemas itu menepuk pundak Hao Lang dan berkata.


"Tenang saja Paman, orang itu tidak akan berani macam-macam terhadap Hao'er aku jamin itu." kata Ling Feng menepuk pundak Hao Lang lalu sedikit mengalirkan qi untuk membuat Hao Lang sedikit tenang.


Hao Lang yang awalnya panik langsung merasakan tenang seperti ada sesuatu yang masuk kedalam tubuhnya membuat dirinya tenang. Ling Feng yang melihat Hao Lang sudah tenang kembali langsung mengalihkan pandangannya.


"Sepertinya orang itu adalah pemimpinnya" kata Ling Feng manggut-manggut lalu mengeluarkan Yang White Sword dan Yin Black Sword. "Baiklah kita mulai pembantaiannya." kata Ling Feng langsung melesat cepat kearah Hao Xiang.


Orang sekte bayangan itu tidak menyadari bahwa Ling Feng sudah mengeluarkan kedua pedang utamanya bahkan dirinya, sudah bergerak cepat dan langsung muncul dihadapan orang tersebut membuat dirinya kaget dengan kemunculan Ling Feng.


"Orang itu padahal tidak mempunyai energi sedikitpun dalam tubuhnya tapi bisa bergerak secepat itu tanpa menggunakan qi." batin ketua kelompok sekte bayangan yang melihat kecepatan Ling Feng yang bahkan dirinya tidak menyadarinya.


Ling Feng langsung membawa Hao Xiang kesisi Hao Lang dan berkata.


"Kau secepatnya pergi dari sini Feng'er dengan ayahmu." kata Ling Feng setelah menyelamatkan Hao Xiang, menyuruh ayah dan anak itu untuk segera pergi. Pasangan ayah dan anak itu langsung mengangguk kepalanya dan langsung pergi menjauh. Ketika ingin pergi Ling Feng teringat sesuatu.


"Tunggu dulu." kata Ling Feng menahan ayah dan anak itu sebelum pergi dan langsung memberikan harimau kecil yang diatas kepalanya kepada Hao Xiang.


"Bawa kucing gemuk ini bersamamu." kata Ling Feng memberikan Laohu kepada Hao Xiang. Hao Xiang yang melihat kucing itu kembali entah kenapa, selalu merasa kesal dan ingin menolaknya. Namun tidak bisa karena, itu adalah permintaan Ling Feng. Akhirnya dirinya hanya menganggukkan kepalanya dan langsung benar-benar pergi untuk mencari tempat aman.


Ling Feng yang melihat Hao Xiang dan Hao Lang telah pergi menjauh langsung mengalihkan pandangannya dan berjalan santai sembari membunuh orang sekte bayangan yang sudah mulai menyerang rumah-rumah warga dan warga desa disana. Ling Feng mengeluarkan tebasan pedang jarak jauh yang mengandung niat pedang yang sangat kuat.


Ketua kelompok yang menyaksikan kekuatan Ling Feng yang sangat kuat itu tentu terkejut. Walaupun dirinya tidak mengakui pencapaian Ling Feng berada diatasnya, namun ia mengakui bahwa kekuatan Ling Feng sangat kuat. Ketua kelompok yang melihat itu menjadi tertarik dengan pemuda tanpa aura tersebut.


"Oi bocah, walaupun kau tidak mempunyai energi qi didalam tubuhmu. Namun daya tempurmu sangat kuat, bagaimana kalau kau bergabung dengan sekte bayangan dan menjadi tangan kananku." kata ketua kelompok tersebut bernegosiasi dengan Ling Feng.


Sementara sang empunya tidak mendengarkan dan hanya berjalan santai sembari menebas apa yang bisa ia tebas tidak mempedulikan apapun itu. Ling Feng hanya berjalan terus tanpa mendengarkan perkataan orang tersebut membuat. ketua dari kelompok tersebut sangat marah, karena diabaikan oleh Ling Feng dan berteriak.


"Bocah breng*ek jangan salahkan aku bersikap kejam kepadamu, karena sudah berani mengabaikan ku." kata ketua sekte bayangan itu dan langsung memerintahkan para murid sekte bayangan untuk menyerang Ling Feng.


"Serangg!!!!!" teriak ketua kelompok itu memerintahkan para murid sekte bayangan untuk menyerang Ling Feng. Ling Feng sendiri tidak peduli akan hal itu.


"Mau kubantu tidak. Orang yang cerewet itu sedikit kuat lohh" transmisi suara Long Tian kepada Ling Feng. Ling Feng yang mendengar itu hanya tersenyum sinis dibalik penutup wajahnya.


"Kuat atau tidaknya kita akan lihat nanti, dan untuk bantuan paman. Aku tidak membutuhkannya. Aku sendiri bisa membereskan semua ini." kata Ling Feng langsung melesat juga kearah lautan manusia tersebut.


Ling Feng langsung berhenti mendadak memasang kuda-kuda tekniknya, lalu membentuk silang menggunakan kedua pedang hitam dan putih, tepat didepan wajahnya dan berkata.


"Teknik Sembilan Matahari gerakan kedua : Gelombang Panas Matahari." kata Ling Feng melancarkan serangan tebasan silang kelautan manusia didepannya.


Shringgggggg


>>>>> Bersambung