Pendekar Yin - Yang

Pendekar Yin - Yang
V2 Situasi Terpojok


Ling Feng yang melihat keempatnya sudah lebih tenang, tertawa masam dalam hatinya. “Mereka sudah menyadarinya, kah... Sepertinya ini akan menjadi lebih merepotkan.” Batin Ling Feng semakin waspada.


>>>>>>______


Ling Feng pun bangkit berdiri, lalu keluar dari kawah kecil itu. Tepat ketika ia keluar dari kawah kecil ia sudah dalam posisi menghunuskan pedangnya dan bersiap melancarkan serangan kepada empat jendral iblis itu. “Teknik Pedang Elemen: Tebasan Bergelombang Bulan Sabit.” Kata Ling Feng mengeluarkan sebuah tebasan horizontal kepada empat jendral iblis.


Shringgggg...!


“Menunggu di serang bukanlah sebuah pilihan. Aku harus menyerang mereka terlebih dahulu, mengingat mereka menang jumlah.” Batin Ling Feng setelah mengeluarkan tebasan pedang.


Keempat jendral iblis itu tentunya tidak diam saja, mereka langsung menghindari serangan tebasan Ling Feng. Cai Shen yang lompat ke atas memutar tubuhnya di udara lalu bersiap mengeluarkan teknik berpedang nya.


“Teknik Darah Iblis: Tebasan Pelahan Jiwa.” Ujar Cai Shen mengeluarkan beberapa tebasan pedang berwarna merah gelap ke arah Ling Feng. Ling Feng yang melihat tebasan pedang ke arahnya juga tidak diam saja, ia menarik pedangnya mengeluarkan tebasan pedang juga menetralisir serangan tebasan Cai Shen.


“Teknik Pedang Yin Yang: Pedang Membunuh Roh.” Kata Ling Feng mengeluarkan beberapa tebasan pedang, menahan serangan tebasan yang di keluarkan oleh Cai Shen. Cai Shen sendiri tidak berhenti di sana saja, ia terus menerus mengeluarkan tebasan pedang kepada Ling Feng. Belum selesai dengan Cai Shen, Bei Ger bergerak sangat cepat dengan dua pedang pendek sebagai senjata nya.


Ia melesat cepat menyerang ke arah Ling Feng, menyelaraskan gerakannya dengan serangan Cai Shen. Ling Feng yang awal nya sudah sibuk dengan Cai Shen, di tambah dengan Bei Ger membuatnya masuk ke dalam situasi sulit yang mengharuskannya menghindar serangan kedua nya. Ling Feng tidak bisa bergerak bebas, karena pada saat dirinya berpindah tempat dan muncul di dekat Bei Ger, Cai Shen yang berada di belakangnya langsung mendatanginya, mencegah langkahnya.


“Ckkkk... Benar-benar sangat merepotkan.” Batin Ling Feng yang kini sedang jual beli serangan dengan Cai Shen dan Bei Ger. Cai Shen yang menghadapi Ling Feng secara langsung dan Bei Ger yang bergerak cepat, menyerang dari titik buta Ling Feng. Bahkan beberapa kali Ling Feng hampir terkena serangan kombinasi keduanya, karena gerakan keduanya benar-benar sangat selaras dan tidak mudah di tebak.


“Manusia ini... Apakah dirinya tidak lelah, karena bekerja keras seperti itu?” Gumam Bei Ger di sela-sela pertarungan.


“Percuma saja. Kau tidak akan bisa mengalahkan kami.” Ujar Cai Shen melakukan gerakan berpedang yang sangat cepat mengeluarkan dua tebasan sekaligus dalam sekali gerakan. Ling Feng pun mau tidak mau harus menahan keduanya, dan ketika dalam posisi bertahan itu, Bei Ger melihat celah dari Ling Feng dan langsung menyerang dengan dua pedang pendeknya dan berhasil membuat luka tebasan pada bagian pinggang Ling Feng.


Shringggg...! Craaasssshhh...?!


“Ckk... Teknik Pedang Yin Yang: Badai Pedang Keseimbangan.” Kata Ling Feng menebaskan pedangnya secara vertikal dari atas ke bawah, menimbulkan badai angin pedang yang membuat Cai Shen dan Bei Ger langsung menjauh, mundur ke belakang.


Shringggg...! Swosssshhhh...?!


Baru saja Ling Feng lepas beberapa saat, dari arah belakangnya muncul Li Tan dengan sebuah Beast aneh dan sangat menyeramkan. Makhuk tersebut mempunyai bagian kepala seperti singa, mempunyai tubuh seperti kambing, ekornya adalah sebuah ular berbisa dan tingginya mencapai hampir dua meter serta mempunyai tubuh yang sangat besar. Benar-benar hewan yang sangat menjijikkan dan terlihat sangat menyeramkan.


“Fufufu... Sebenarnya sayang sekali membunuh dirimu. Walaupun saat ini sedang menggunakan topeng, aku sangat yakin dengan intuisi wanitaku, bahwa kau pastinya sangat tampan. Jadi maaf saja pria tampan kau harus mati di sini. Nah pengikut imutku bunuh dia.” Kata Li Tan yang merujuk kepada beast aneh di belakangnya. Beast aneh itu pun merespon ucapan dari Li Tan. Ia membuka rahang mulutnya lebar-lebar dan tidak lama kemudian ia pun menyemburkan api berwarna hitam dari mulutnya kepada Ling Feng.


Ling Feng langsung berpindah tempat tidak jauh dari sana dan semburan api hitam itu hanya mengenai angin kosong saja, tapi Li Tan tidak berhenti di sana saja dan meminta beast miliknya untuk kembali menyemburkan apinya kepada Ling Feng. Ling Feng tentunya kembali menghindar bergerak sangat cepat, tapi beast aneh tersebut dapat melihat gerakan Ling Feng dan api yang di semburkan dari mulutnya pun mengejar Ling Feng.


Ling Feng menyadari, bahwa serangan beast tersebut mengejarnya. Jadi, dirinya pun langsung melompat tinggi berbalik melawan arah, melewati semburan api yang mengejarnya. Ling Feng langsung melesat cepat ke arah Li Tan seraya sudah siap mengeluarkan serangan tebasan pedang ke arah nya.


“Teknik Pedang Yin Yang: Ledakan Dua Energi.” Kata Ling Feng mengeluarkan dua tebasan sekaligus kepada Li Tan dan beast aneh besar di belakangnya. Li Tan sendiri berhasil menghindari serangan tebasan meledak Ling Feng, berbeda dengan beast aneh di belakangnya yang tidak bisa, karena kecepatan tebasan Ling Feng.


Shringggg... Shringggg...


Booooommmm...?! Grooaaarrrrrr......!!!


Beast aneh itu pun langsung berhenti mengeluarkan api dari mulutnya dan terpental ke belakang, jatuh terlentang. Beast aneh itu berteriak kencang merasakan sakit yang amat sangat, sampai-sampai teriakannya itu mengguncang Gunung Lu dan sekitar nya. Bahkan beast-beast yang berada di Gunung Lu dan sekitarnya sudah merinding ketika mendengar teriakan itu.


“Dasar Pria kasar! Berani-beraninya kau melukai peliharaan imutku!” Teriak Li Tan yang marah melihat beast anehnya terkena serangan telak Ling Feng. “Teknik Darah Iblis: Nafsu Darah Terkutuk.” Kata Li Tan menyerang ke arah Ling Feng tanpa memberikan jeda sedikitpun kepada diri nya.


Ling Feng menahan semua serangan yang dikeluarkan oleh Li Tan, tapi disaat ia sedang fokus kepada Li Tan, Meng Disi tiba-tiba muncul dari arah belakang. Tidak hanya Meng Disi saja, Bei Ger juga berada di sana. Ling Feng mengangkat kedua pedang nya menahan serangan keduanya dan...


Boooooommmmm......!!


Ling Feng terpental puluhan meter kebelakang, menghancurkan beberapa pohon dan baru berhenti setelah menggunakan kakinya untuk menahan hempasan, lalu dibantu batu besar di belakangnya. Ling Feng sedikit kehilangan keseimbangan yang membuat dirinya hampir jatuh, namun ia bertumpu dengan pedangnya membuatnya ia tidak jadi jatuh.


Ling Feng juga batuk darah beberapa kali. Dirinya terkena luka dalam, karena terkena serangan gabungan Meng Disi dan Bei Ger. Jika itu hanya serangan biasa, mungkin tidak akan mengalami sampai seperti itu, namun berbeda dan luka dalam yang awalnya hanya luka kecil semakin terasa.


Keringat di dahinya pun terlihat sangat jelas mengalir deras. Nafasnya pun sudah memburu, karena terlalu banyak menggunakan Qi. Hal itu di tambah ia menggunakan banyak teknik berpedang sekaligus, terlebih lagi ia menghadapi empat sosok ranah saint sekaligus. Jadi, tidak aneh jika dirinya kelelahan sekarang.


“Hoaaammm kau benar-benar sangat kuat ya. Terakhir kali aku menggerakkan tubuhku sebanyak ini, pada saat Benua Biru masih memiliki tuannya. Kerja keras mu patut di apresiasi.” Kata Bei Ger seraya merenggangkan tubuhnya.


>>>>>> Bersambung


~ Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan saran dan ulasannya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku.