
"Ya seperti yang anda lihat, aku baik-baik saja. Semuanya baik-baik saja kecuali, tumpukan dokumen yang tidak selesai-selesai di meja kerja ku." Kata Wali kota Bing mengedikan kedua bahunya.
Ling Feng terkekeh mendengar nya. "Seorang pemimpin pun mempunyai masalahnya sendiri ya." Ucap Ling Feng terkekeh. "Ya begitulah. Mau tidak mau harus kulakukan, karena itu sudah menjadi tugas ku sebagai pemimpin." Kata Wali kota Bing.
"Ya kau benar." Ucap Ling Feng tersenyum tipis. Walikota Bing yang melihat senyuman Ling Feng pun sontak tertegun. Raut wajah tertegun itu tentunya di sadari oleh Ling Feng. "Kenapa Wali kota?" Tanya Ling Feng.
"Ah tidak apa-apa. Saya hanya merasa terkejut, karena anda telah berubah selama beberapa tahun terakhir ini." Ucap Wali kota Bing.
"Berubah, kah... Ya anda benar. Beberapa tahun terakhir ini memang banyak yang telah terjadi." Jawab Ling Feng menutup kedua matanya sejenak mengingat kembali jalan panjang yang telah ia lalui selama beberapa tahun terakhir.
"Ya begitulah. Saya bisa mengetahuinya dari aura hangat yang terpancar dari tubuh anda, sangat berbeda sekali dengan anda yang beberapa tahun yang lalu."
"Hentikan cara bicaramu itu, bicara saja apa adanya, tidak perlu seformal itu dengan ku. Entah mengapa suasananya menjadi sangat berat, ketika kau berbicara seformal itu dengan ku."
Mendengar Ling Feng yang berkata seperti itu, Wali kota Bing pun tersenyum penuh arti. Ling Feng yang menyadari senyuman itu pun kembali berkata seraya menghela nafas pendek. "Haihhh... Kali ini apa lagi, sampai-sampai membuatmu tersenyum aneh seperti itu." Kata Ling Feng yang tidak nyaman tentunya dengan senyum Wali kota Bing.
"Tidak ada maksud apa-apa. Hanya saja aku sadar, bahwa masih ada bagian darimu yang tidak berubah." Timpal Wali kota Bing. Ling Feng hanya memutar kedua bola matanya malas ketika mendengar perkataan Wali kota Bing. Wali kota Bing lantas beralih melirik kedua sosok yang masih menggunakan tudung kepala berdiri di sisi Ling Feng. Ling Feng yang menyadari tatapan Wali kota Bing dan mengerti maksud dari tatapan itu langsung berkata, "Biar kuperkenalkan. Mereka berdua adalah orang yang telah menemani perjalanan ku kemari dari Kekaisaran Wei." Kata Ling Feng.
Sosok yang berada di kiri Ling Feng yang pertama kali membuka tudung kepalanya, memperlihatkan wajah cantiknya serta merta memancarkan aura dingin dari wajah nya. Rambut panjang berkilau-kilaunya, menambah kesan daya tarik miliknya.
"Salam kenal semuanya, Namaku Ren Hu salah satu pengikut dari tuan muda Ling Feng." Ren Hu memperkenalkan dirinya dengan singkat, padat, nan jelas. "Salam kenal juga nona Ren Hu." Kata Wali kota Bing dengan ramah. "Lalu untuk yang satunya lagi..." Ucap Ling Feng seraya melirik sosok yang berada di kanannya, yang bersamaan dengan melepaskan tudung kepalanya. Wali kota Bing dan Ajudannya terkejut bukan main ketika melihat wajah dari pengikut Ling Feng yang satunya lagi, bahkan ajudan wali kota secara refleks menarik pedang dari sarungnya.
Akan tetapi, sebelum ajudan tersebut menarik pedangnya, Ren Hu tiba-tiba sudah berada di sisinya menahan lengan yang hendak menarik pedang. "Sangat cepat." Batin ajudan wali kota seraya melirik Ren Hu yang berada di sisinya.
"T-tuan muda... Orang itu, kan..." Kata Wali kota Bing seraya menunjuk ke arah sosok di kanan Ling Feng yang membuka tudung kepala nya. "Salam kenal Wali kota Cheng Du dan ajudannya. Namaku adalah Pang Lang. Salah satu pengikut tuan muda Ling Feng yang telah melakukan sumpah setia hidup dan mati." Pang Lang yang mengabaikan reaksi dari Wali kota Bing dan ajudannya.
"T-tuan muda... Ini..." Wali kota Bing menggantung perkataannya seraya menatap rumit Ling Feng.
"Baiklah jika tuan muda berkata seperti itu... Maafkan aku beserta ajudanku, karena sudah bertindak tidak sopan tadi." Wali kota Bing meminta maaf kepada Pang Lang. Ajudannya juga mengikuti tindakan dari wali kotanya menundukkan kepalanya kepada Pang Lang.
"Tidak perlu. Wajar saja bagi anda untuk bereaksi seperti itu. Jangan terlalu di pikirkan. Seperti yang dikatakan oleh tuan muda Feng. Saat ini aku bukan lagi bagian dari sekte bayangan. Diriku yang saat ini adalah pengikut tuan muda Ling Feng." Jelas Pang Lang dengan tenang.
"Sepertinya memang benar orang itu adalah anda ya... sosok misterus yang telah meluluh lantakkan Sekte bayangan. Ya saya sudah menduganya, mengingat anda mempunyai urusan dengan sekte hitam tersebut." Kata Wali kota Bing.
Tentu berita musnahnya sekte bayangan benar-benar menjadi pembicaraan yang sangat panas waktu itu. Bagaimana tidak, sekte hitam yang terkenal sebagai sekte hitam terkuat, hanya dalam beberapa hari saja berubah menjadi tanah gersang. Tidak ada yang mengetahui pastinya kehancuran dari sekte bayangan kala itu, toh kalau pun dunia mengetahui nya, tidak ada yang merubah fakta bahwa sekte hitam tersebut telah musnah.
Ling Feng dan wali kota Bing, berbincang-bincang cukup lama. Tidak terasa tiga jam berlalu begitu saja, terik panas matahari berkurang seiring berjalannya waktu.
"Aku cukup terkejut wali kota, tidak kusangka bahwa kau mengetahui informasi mengenai iblis" Kata Ling Feng, awalnya Ling Feng berniat menyampai informasi mengenai iblis kepada wali kota, namun tidak di sangka ia sudah mengetahui hal tersebut.
"Ya dua tahun yang lalu. tuan Long Tian sempat mampir ke kediaman ku. Pada saat itulah ia menyampaikan niatnya datang ke kediaman yaitu, untuk mencari informasi mengenai iblis. Awal nya aku terkejut dan tidak mempercayai nya, namun pada saat ia menangkap satu iblis yang ternyata menyamar sebagai orang yang bekerja di kediaman ku, pada saat itulah pikiran ku benar-benar tercerahkan. Sejak saat itu juga, aku memutuskan untuk membantu tuan Long Tian mengumpulkan sebanyak mungkin informasi mengenai iblis." Jelas wali kota Bing panjang lebar. Sekeliling mereka sudah di pasang penghalang semenjak memasuki topik pembicaraan mengenai iblis. Hal itu tentunya mencegah hal yang tidak diinginkan.
"Begitu, kah... Terima kasih wali kota Bing. Informasi mu benar-benar sangat membantu." Kata Ling Feng mengucapkan terima kasih.
"Sama-sama tuan muda. Informasi yang kuberikan juga masih belum terlalu lengkap, namun aku mempunyai satu informasi menarik mengenai pergerakan ras iblis yang berada di sekitar kota Cheng Du."
"Coba tolong jelaskan secara singkat. Apa yang kau maksud dengan informasi menarik itu wali kota Bing." Kata Ling Feng cukup penasaran dengan informasi yang dimaksud oleh wali kota Bing.
>>>>>> Bersambung
~ Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku.