Pendekar Yin - Yang

Pendekar Yin - Yang
V2 Melawan Tuan Iblis


“Hahaha... Bebas! Setelah sekian lama aku menunggu... Akhirnya aku bebas hahaha...!” Teriak suara yang bergema dari dalam formasi penyegelan, dan langsung di susul dengan ledakan yang sangat kuat. Ling Feng yang melihat ledakan itu memasang wajah jelek, pasalnya ia tidak menduga bahwa iblis yang di segel ini masih bisa bangkit walaupun ritualnya tidak sempurna.


>>>>>>______


Terlihat sosok iblis yang mempunyai tubuh fisik layaknya manusia, sekilas penampilan nya tidak ada yang berbeda dengan manusia pada umumnya, kecuali kedua pupil matanya yang berwarna merah darah, dan aura menjijikan lebih kuat dari para iblis yang Ling Feng bunuh di tanah rahasia ini. Walaupun begitu, bukan berarti ia sudah bangkit dengan sempurna. Terlihat dari kebangkitan nya yang tidak sempurna, setidaknya kekuatan iblis itu hanya pulih sekitar enam puluh sampai tujuh puluh persen saja.


Iblis itu melirik ke arah Ling Feng seraya menyeringai lebar lalu berkata, “Kekekeke sangat muda, tapi sudah sekuat ini. Bahkan pengikut ku tidak ada apa-apanya di hadapanmu. Kau layak untuk menjadi santapan pertama kali ku.” Kata Iblis itu menatap Ling Feng dengan pandangan berminat layaknya melihat sebuah harta karun.


“Ingin memakanku? Oh ayolah jangan bercanda di saat-saat seperti ini tuan iblis, toh walaupun saat ini kamu bebas, kebangkitan mu itu tidak sempurna yang menyebabkan ranah mu tidak pulih sepenuhnya, kan.” Kata Ling Feng tanpa beban tersenyum tipis di balik penutup wajahnya.


“Kekekeke... Kau tengik kecil, mulutmu ternyata tajam juga ya. Tenang saja walaupun ranahku tidak pulih ke puncaknya dan hanya sampai di ranah langit bintang lima, bagiku itu sudah cukup untuk membuat mu tidak berkutik di hadapanku yang agung ini.” Kata iblis itu dengan sangat percaya dirinya.


“Hehhh... Apa yang kau katakan itu membuat ku sedikit tertarik. Kebetulan sekali lawan-lawanku selama ini terlalu lemah, aku harap kau tidak mati dengan cepat ya.” Ucap Ling Feng memegang pedang elementalisnya, memasang kuda-kuda berpedangnya.


“Kekekeke... Bocah tengik. Yakinlah aku akan mengalahkan mu lalu memakanmu sebagai ganti, karena telah menggagalkan rencana kebangkitanku.” Kata Iblis itu dengan seringai lebar di wajahnya, lalu menarik pedang elemen yang menancap di tengah-tengah formasi.


Ling Feng memandang serius pedang elemen yang dipegang oleh Iblis tersebut. Walaupun kualitas pedang elemen tersebut tidak sebagus pedang elementalis buatannya, namun kekautannya juga tidak bisa di remehkan, pasalnya pedang tersebut mengeluarkan tiga warna yang berbeda secara bergantian.


Ling Feng pun akhirnya paham, mengapa iblis itu sangat percaya diri walaupun ranahnya belum pulih sepenuhnya. “Iblis yang menarik... Aku tidak meyangka ras menjijikan seperti mu bisa menguasai tiga elemen dasar.” Kata Ling Feng ketika melirik pedang elemen yang di pegang oleh iblis itu mengeluarkan warna merah, kuning, dan hijau muda yang silih berganti.


“Kekeke... Kalau begitu menyerahlah dan jadi santapan ku.” Kata iblis itu dengan nada mengejek. Ling Feng tertawa kecil di balik topengnya lalu langsung menghilang begitu saja membuat iblis tersebut terkejut, karena aura Ling Feng benar-benar lenyap begitu saja, tanpa bisa ia rasakan sama sekali.


Ia melirik ke kanan dan kirinya tidak mendapi apapun, sampai secara tiba-tiba insting nya langsung berteriak dengan lantang, membuatn tubuhnya refleks mengambil posisi bertahan berbalik ke belakang.


Ctaannngggg


Kedua logam pun beradu, Baik itu Ling Feng maupun iblis tersebut saling mendominasi dengan cara saling mendorong. Keduanya imbang, membuat keduah belah pihak saling terpental beberapa langkah ke belakang.


“Hohhh... Tidak buruk bocah. Ternyata kau kuat juga.” Ucap iblis itu memasang wajah serius, karena merasakan bahwa Ling Feng masih menyembunyikan sebuah trik di balik bajunya. Ling Feng juga tidak berniat untuk meremehkan lawannya. Walaupun kebangkitan iblis tersebut tidak sempurna, kekuatannya juga tidak bisa di remehkan.


“Aku akan membunuh mu iblis menjijikan.” Ujar Ling Feng dengan pandangan yang serius.


“Kekekeke... Kau masih terlalu muda untuk mengatakan kalimat itu.” Ucap Iblis itu tertawa lantang lalu mengambil langkah inisiatif menyerang pertama kali. Ling Feng juga tidak diam saja dan langsung menerjang maju. Pertarungan keduanya di pusat tanah rahasia benar-benar sangat sengit dan menimbulkan kerusakan yang cukup parah pada daerah sekitarnya.


Shringggg...! Ctangggg...! Shringggg...! Shringggg...!


Pusat tanah rahasia hanya dalam kurun waktu satu jam saja telah banyak kawah kecil yang tercipta akibat dari pertarungan keduanya. Keduanya menyerang dan bertahan dengan kecepatan yang sangat tinggi. Baik itu Ling Feng maupun tuan iblis tersebut bertarung dengan seimbang.


“Teknik Elemen Petir Hitam: Petir Gelap Kehancuran.”


“Teknik Elemen Petir: Sambaran Kilat Mengguncang Dunia.”


Shringggg... Shringggg... Boooommm!


Ling Feng dan Tuan Iblis, keduanya langsung terpental beberapa meter kebelakang, akibat dari tabrakan dari kedua serangan kuat mereka. Terlihat kondisi Tuan iblis yang terdapat beberapa luka sayatan di tubuhnya. Untuk Ling Feng sendiri masih lebih baik, namun topeng yang menutupi wajahnya terlihat rusak parah, dan hanya menghitung waktu sampai hancur seluruhnya. Untuk pakaiannya sendiri masih terlihat baik dan hanya beberapa di bagian lengannya yang robek, terkena dampak serangan yang tadi.


“Keadaan mu terlihat sangat buruk ya tuan iblis yang agung.” Ujar Ling Feng seraya terkekeh pelan.


“Tenang saja. Keadaan ku tidak seburuk itu.” Ucapnya yang diiringi dengan luka-lukanya mulai beregenerasi dan pulih. Ling Feng yang melihat itu lantas berkata, “Hei bukankah kemampuan mu itu curang.” Ucap Ling Feng dengan nada tidak terima tentunya. “Jangan bertingkah polos bocah, tidak ada yang namanya curang dalam sebuah pertarungan.” Kata tuan iblis itu lalu kembali menyerang kepada Ling Feng. Ling Feng yang mendengar itu hanya berdecak kesal, namun dirinya juga ikut menerjang maju menyerang. Sekali lagi pertarungan sengit pun tidak terelakkan diantara keduanya.


Walaupun begitu keadaan nya tidak banyak berubah, situasi yang awalnya seimbang perlahan mulai menunjukkan perubahan sedikit demi sedikit. Walaupun Ling Feng sangat kuat dalam hal teknik bela diri, dalam hal pengalaman bertarung dirinya masih tidak bisa menyaingi tuan iblis yang telah berumur hampir ribuan tahun lamanya.


Namun perbedaan itu perlahan mulai tertupi seiring berjalannya waktu, karena Ling Feng mulai memahami medan pertempuran dan gerak gerik dari kebiasaan lawannya. Tuan iblis itu juga sangat menyadari akan hal itu, “Bocah ini... Sangat jenius dalam hal bertarung, ia mulai bisa menebak tempat di mana serangan kejutanku akan datang, seiring berjalannya waktu.” Batin tuan iblis itu menatap Ling Feng dengan serius.


Tuan iblis itu berniat untuk mengalahkan Ling Feng saja, tidak berniat untuk mengalahkan nya, namun setelah bertarung hampir dua jam lebih. Dirinya menyadari bahwa Ling Feng bukanlah pemuda biasa, pada saat itulah niatnya berubah menjadi hasrat membunuh daripada mengalahkan.


“Hohhh... Sayangnya sudah terlambat. Jika kau menunjukkan niat membunuh di awal kepadaku, mungkin saja kemungkinan kau bisa melukai ku sedikit.” Ujar Ling Feng dengan nada meremehkan, dan dua kali gerakan saja mengubah gaya berpedangnya menjadi sangat agresif membuat tuan iblis itu menunjukkan respon terkejutnya.


Belum sempat ia merespon itu, Ling Feng langsung memanfaatkan kesempatan seperkian detik itu untuk menyerang dengan kekuatan nya. “Kena kau...! Teknik Elemen Api: Api penyucian Membara!” Teriak Ling Feng mengayunkan pedangnya dengan cepat yang telah di aliri oleh Qi nya dan elemen api yang sangat kuat.


“Gawat aku lengah.” Ucap Tuan Iblis itu sesaat sebelum terkena serangan tebasan api milik Ling Feng dan...


Booommmm


>>>>>> Bersambung


~ Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku.