Pendekar Yin - Yang

Pendekar Yin - Yang
Berakhirnya Kekacauan


"Jadi kemana orang yang memanggil iblis ini kak ?" Tanya polos Bing Jiao membuat Ling Feng akhirnya ingat kembali tujuannya.


"Sial, Aku lupa malah membunuhnya. Padahal niat aku melawan orang itu adalah untuk informasi sekte bayangan" Batin Ling Feng yang ingat kembali tujuan melawan Bing Ji.


"Makanya kalo bertarung itu jangan hanya bersenang-senang saja" Batinan Ling Feng dibalas Oleh Long Tian.


Ling Feng yang mendengar itu hanya menatap rumit Long Tian. Long Tian yang ditatap seperti itu hanya mengangkat sebelah alisnya heran apa maksud dari tatapan yang begitu aneh terhadap dirinya.


"Tidak ada paman, hanya saja kau tidak pantas berkata seperti itu" Batin Ling Feng masih dengan tatapan rumit.


"Jadi sekarang sudah selesai" Kata Bing Xian diikuti Tetua Ling, Tetua Han, dan Qin Mei.


"Bisa kau bilang seperti itu" Timpal Ling Feng dan ingin langsung pergi namun ditahan.


"Tunggu dulu tuan muda, anda ingin pergi kemana ?" Kata Bing Xian kepada Ling Feng. Ling Feng yang mendengar itu mengangkat sebelah alisnya.


"Kenapa panggilan mereka jadi lebih sopan sekarang" Batin Ling Feng heran lalu sedetik kemudian menatap Long Tian tajam.


Long Tian yang ditatap seperti itu hanya membuang mukanya saja.


"Kemana aku pergi itu bukan urusanmu, dan lagi aku minta maaf soal kerusakan akibat pertarungan ku" Kata Ling Feng meminta maaf lalu mengeluarkan sebuah cincin hendak diberikan namun ditahan oleh perkataan Bing Xian.


"Tidak perlu seperti itu tuan muda, Justru aku sangat berterima kasih kepadamu karena, sudah mau membantu melindungi kota Cheng Du dan melindungi anak semata wayang ku" Kata Bing Xian menangkupkan tangannya, membungkuk berterima kasih kepada Ling Feng.


"Ughkkk, Sama-sama dan aku punya permintaan, jangan panggil aku tuan muda lagi, aku hanya seorang pemuda biasa, pengembara. Bukan seorang tuan muda dari keluarga besar" Kata Ling Feng risih dengan panggilan tuan muda itu dan tanpa pikir panjang langsung menghilang dari pandangan semua orang menggunakan perubahan wujud elemen angin.


Tetua Ling dan Tetua Han kaget melihat hal tersebut. Bukan hanya kedua tetua tersebut saja Qin Mei, Bing Xian juga terkejut melihat "Apakah selain elemen kegelapan, elemen yang lainnya bisa melakukan hal seperti itu" Celetuk Tetua Ling. "Bisa, Hanya saja jika kalian menirunya. Saat itu juga kalian akan mati" Kata Long Tian santai. Terkejut mereka mendengar perkataan Ling Tian.


"Jenius, Tidak julukan itu tidak layak. Hanya seorang Monster yang bisa melakukan hal itu" Ceplos Tetua Ling dan diangguki oleh yang lainnya. Long Tian yang mendengar itu hanya acuh tak peduli reaksi mereka.


"Sepertinya kau akan sibuk Beberapa hari ini Walikota Bing" Kata Tetua Han melihat sekelilingnya yang sudah hancur.


"Ya seperti yang kau lihat Tetua Han" Katanya Sembari menghela nafas panjangnya lalu mengalihkan pandangannya ke tempat arena pertandingan. "Setidaknya nyawa penduduk kota masih selamat" Lanjutnya tersenyum melihat Formasi yang melindungi Arena pertandingan, perlahan mulai menghilang.


Melihat keadaan penduduk kota yang selamat ia langsung menyapu pandangan nya kembali, dirinya kembali menghela nafas.


"Rumah bisa dibangun kembali, begitu juga kota. Tetapi, jika nyawa yang hilang, itu tidak akan bisa kembali lagi" Kata Tetua Ling melihat banyak prajurit yang mati pada insiden penyerangan ini.


"Kita hidup di mana yang kuat yang berkuasa, kematian seperti ini sudah biasa, jika kalian tidak terbiasa dengan ini maka kalian hanya akan menjadi mangsa yang kuat" Kata Long Tian yang tiba-tiba sudah menghilang hanya tersisa suaranya saja. Tetua Ling, Tetua Han, Walikota Bing, Qin Mei, dan Bing Jiao yang mendengar perkataan itu hanya terdiam.


Ya inilah jalan para kultivator, jalan yang penuh dengan darah, jalan yang membuat kematian bisa datang kapan saja. Jika kau sudah terjun ke


"Menurut Kakak Mei kedua orang tersebut berasal dari mana" Tanya Bing Jiao kepada Qin Mei. Qin Mei yang mendengar pertanyaan seperti itu hanya mengangkat kedua bahunya.


"Entahlah mungkin mereka berasal dari Kekaisaran Lain" Kata Qin Mei tidak memberitahu identitas sebenarnya Ling Feng. Bing Jiao yang mendengar jawaban Qin Mei merasa aneh, Biasanya Jika Qin Mei ingin mengetahui identitas seseorang pasti akan langsung mengetahuinya.


Qin Mei yang mendengar perkataan Bing Jiao hanya tersenyum. Lalu mengalihkan pembicaraannya. "Selain itu Adik Jiao, Apakah kau akan masuk sekte yang sama dengan ku ?" Kata Qin Mei.


"Akuuuuuu....." Kata Bing Jiao


...>>>>>_____<<<<<...


Ditempat lain entah dimana.


"Dasar Tidak berguna, Mo Yue Mengurus masalah kecil seperti itu saja tidak becus" Teriaknya marah sosok hitam tersebut sembari menghancurkan meja yang ada dihadapannya. Lebih tepatnya kristal yang diatas meja tersebut.


"Tidak biasanya ia gagal, seperti nya ada yang menghalangi rencananya saat ia mengambil alih tubuh Manusia tersebut" Balas sosok lainnya sembari menebak-nebak.


"Cihh, dia mati memang karena dia lemah, seharusnya kau mengutus yang lebih kuat darinya" Balas sosok lainnya berkata apa adanya.


"Diam Kalian semua !" Kata sosok yang awalnya menghancurkan meja dan seketika semuanya terdiam. Setelah tenang kembali Pandangannya beralih ke sosok lainnya yang hanya diam saja tidak berkata apa-apa.


"Bagaimana menurutmu tentang hal ini" Kata Sosok hitam itu kepada sosok yang tidak mengatakan apa-apa.


"Mo Yue tidak lemah, hanya saja manusia yang menjadi lawannya terlalu kuat" Kata sosok tersebut yang awalnya terdiam. "Juga kekuatannya mungkin sempat berkurang ketika mengambil alih tubuh manusia yang menjadi wadahnya" Jelasnya lagi membuat semua yang ada disana terdiam.


"Sepertinya untuk mendapatkan benda itu di benua biru tidak akan semudah itu" Kata sosok lain yang menebak tadi.


"Walaupun akan sulit kita harus tetap mendapatkan nya" Kata Sosok hitam yang diduga menjadi pemimpin dari sosok yang ada disana.


"Manusiakah, kekekekeke ternyata masih ada yang kuat diantara mereka. Rasanya aku jadi merindukan saat menyiksa manusia" Kata Sosok lainnya Tersenyum mengerikan.


......>>>>>_____<<<<<......


"Brrrrrr, Sepertinya ada yang sedang membicarakan ku" Kata Ling Feng merasakan bulu kuduknya berdiri. Long Tian yang mendengar itu hanya mengatakan dengan santai.


"Sudah pasti banyak yang membicarakan mu, Walaupun kau menutupi identitasmu tetap saja" Kata Long Tian.


"Cihhhh, dasar naga breng*ek, ini pasti kau yang membocorkan identitas ku" Kata Ling Feng masih kesal terhadap Long Tian. Long Tian yang mendengar itu mengangkat sebelah alisnya.


"Terserah kau saja Feng'er" Kata Long Tian hanya mengiyakan saja.


>>>>> Bersambung


( Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan like, favorit dan komennya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara serasku )


( Blizzardauthor)