
"Ouii bocah bren*sek walaupun kau kuat, tetap saja melawan orang sebanyak ini kau pasti tidak akan menang." kata salah satu anggota geng naga hitam. Long Tian yang mendengar itu hanya mengangkat sebelah alisnya, namun tidak berkata apa-apa.
"Jangan harap meminta ampun lagi, keberuntunganmu telah habis bocah terima nasib saja." timbal anggota yang lainnya. Long Tian yang mendengar itu hanya tersenyum lalu berkata.
"Sudah selesai menggertak nya sampah-sampah sekalian. Kalau sudah bisa kita mulai sesi berikutnya." kata Long Tian dengan senyuman tercetak di wajahnya. Tentu saja anggota geng naga hitam yang mendengar itu tidak terima dan langsung naik pitam.
"Baji*gan terimalah kematian mu !!!!" teriak anggota geng naga hitam diikuti oleh yang lainnya mulai menyerang Long Tian dari berbagai sudut. Walaupun sudah dikepung dari berbagai sudut, Long Tian masih bersikap santai dan tidak panik sama sekali. Satu lusin kelompok anggota geng naga hitam langsung bergerak cepat mendekati Long Tian.
"Kep*rat tamatlah riwayat mu !!!!" teriak salah satu dari anggota bergerak kearah Long Tian. Long Tian sendiri masih biasa saja dan perlahan-lahan raut wajahnya mulai berubah. Senyuman yang awalnya tercetak diwajahnya menjadi sebuah seringai yang sangat mengerikan dipandang.
"Sekelompok kalian ? ingin membunuh ku ? Sampah seperti kalian tidak layak untuk berbicara tentang mengambil nyawa ku." ucap Long Tian sembari mengangkat lengan kanannya didepan dada lalu dengan cepat memutar 360 derajat tubuhnya. Bahkan Chou tidak bisa melihat gerakan yang dilakukan oleh Long Tian. Gerakan Long Tian sangat cepat sangat tidak diduga sama sekali.
Waktu beberapa menit tiba-tiba menjadi hening. Selusin orang yang mengepung Long Tian, tiba-tiba menjadi terdiam beberapa centimeter dari Long Tian.
"Jika kalian ingin membunuh ku ? Hal itu masih terlalu cepat 20.000 Tahun lagi." ucap Long Tian dibarengi seringai yang tercetak diwajahnya. Tepat setelah berkata seperti itu, selusin anggota geng naga hitam yang mengepung Long Tian, tewas dengan tubuh tanpa kepala. Anggota geng naga hitam yang melihat itu terkejut bukan main, karena mereka tidak melihat Long Tian bergerak sedikitpun hanya meletakkan lengan kanannya didepan dadanya dan selusin anggota geng naga hitam mati. Chou yang melihat itu semakin termakan amarah.
"Kalian anak buah bodoh !!!! Cepat serang bersama-sama ia tidak akan bisa menyerang balik jika lawannya terlalu banyak." teriak Chou marah kepada anak buahnya. Mendengar ketuanya berteriak seperti itu, seluruh anggota geng naga hitam mulai menyerbu Long Tian.
"Mati kau Kep*rat !!!!"
"Jangan salahkan kami, karena telah membunuh mu bocah !!"
"Ya betul, salahkan kau tidak beruntung sudah menyinggung Geng Naga Hitam kami !!!"
Masih banyak lagi teriak-teriakan kepada Long Tian. Sang empu yang dicaci maki masih dengan seringai yang tercetak diwajahnya.
"Sepertinya kalian ini tidak mengerti bahasa Manusia ya, aku heran sekali melihat manusia yang bodoh seperti kalian ini." ucap Long Tian memejamkan matanya seringai diwajahnya pun sudah menghilang. Chou yang merasa Long Tian sudah pasrah ia tertawa terbahak-bahak.
"Hahahahahaha tamat lah riwayat mu nak bahkan jika kau sudah pasrah sekalipun aku tidak akan membiarkan kau mati dengan mudah, Itulah akibatnya jika menyinggung Geng Naga Hitam !!!!" teriak Chou sembari tertawa terbahak-bahak. Anggota geng naga hitam yang melihat Long Tian menutup matanya, berfikir Long Tian sudah pasrah langsung mempercepat gerakan mereka untuk membunuh Long Tian. Namun, saat mereka sudah dekat dengan Long Tian.
Booooommmm
Deghhhh Deghhhh
"Sepertinya, aku terlalu baik kepada kalian ya...sampai-sampai membiarkan diriku yang agung ini dicaci maki." ucap Long Tian masih memejamkan matanya, tetapi aura membunuh yang sangat pekat keluar dari tubuhnya menekan seluruh anggota geng naga hitam termasuk Chou yang berada disana, mereka semua dipaksa berlutut tidak bisa mendongakan kepalanya.
"Akhhhhhhhhhhhhhhh tidak tolong !!!!" teriak salah satu anggota yang tidak tahan dengan aura membunuh Long Tian dan beberapa detik kemudian.
Booooommmm
Satu anggota geng naga hitam menjadi kabut darah, karena tidak kuat menahan tekanan yang Long Tian keluarkan. Tidak lama kemudian terdengar teriakkan kembali yang membuat seluruh anggota geng naga hitam bergetar mendengarnya.
"Akhhhhhhhhhhhhhhh tolong aku !!! aku tidak ingin mati !!! akhhhhh !!!" teriak satu orang lagi geng naga hitam dan sama seperti sebelumnya.
Boommmmmmm
Sudah dua orang yang berubah menjadi kabut darah hanya karena, tidak bisa menahan aura Membunuh yang Long Tian keluarkan.
"Hehhhhh, mereka yang bermulut besar bahkan tidak bisa menahan sedikit aura yang ku keluarkan, memang cuma banyak omong saja cihhh." ucap Long Tian dengan nada santai, namun sudah cukup membuat semua orang termasuk Chou ketua geng naga hitam bergetar jiwa dan raganya. Melihat suasana yang begitu tegang Long Tian langsung berkata.
"Tidak perlu sepanik itu, orang yang akan menjadi kabut darah seperti tadi hanya orang yang terlalu banyak bicara dan hanya bisa mencaci maki diriku saja." ucap Long Tian sedikit terkekeh, namun itu cukup membuat seluruh anggota geng naga menjadi senam jantung. Pas setelah berkata seperti itu beberapa orang lagi yang sebelumnya menghina Long Tian sudah menjadi kabut darah.
Chou yang melihat itu, dirinya tidak menyangka bahwa Long Tian sekejam ini, bahkan terlihat ia tersenyum lebar bagaikan dewa kematian yang senang membunuh.
"Hehhhhh, kemana pergi nya sekelompok orang yang ingin membunuh ku ini kenapa malah pada sujud semua ?" kata Long Tian berjalan kedepan salah satu anggota geng naga hitam yang sedang bersujud.
"Bukankah kalian tadi ingin membunuh ku ?" bisik Long Tian ditelinga anggota geng naga hitam itu. Anggota tersebut yang mendengar bisikan Long Tian bergetar merasakan Jiwanya seperti sedang dibedah dari tubuhnya ketika mendengar bisikan Long Tian disertai aura membunuh.
"Jika kalian tidak ada yang ingin membunuh ku, maka sekarang giliran ku yang membunuh kalian" ucap Long Tian terkekeh berdiri kembali langsung menginjak kepala orang tersebut hingga hancur menjadi kabut darah. Setelah membuat kepala yang ia injak menjadi kabut darah, Long Tian mengambil pedang milik orang yang ia injak kepalanya. Lalu ia menghitung jumlah keseluruhan dari anggota geng naga hitam yang ada.
"Jumlah kalian masih tersisa seratus orang lebih, alhasil tenang saja. Semua akan kebagian kok, sabar saja menunggu antrian. Akan kupastikan tidak ada yang selamat dari kalian." ucap Long Tian membuat seluruh anggota geng naga hitam hanya bisa menyesali telah menyinggung keberadaan yang seharusnya tidak mereka singgung.
>>>>> Bersambung
( Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan like, favorit, vote, dan komennya. Author do'akan semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku )
( Blizzardauthor)