Pendekar Yin - Yang

Pendekar Yin - Yang
Gagal Mendapatkan Informasi


“Haihhhh dasar....” Gumam Ling Feng lalu mengeratkan cengkramannya dan seketika jasad Gui Ying hancur menjadi kabut hitam. “Dilihat dari ia yang mampu melihat kesadaran ku bahkan setelah sejauh ini, sosok yang disebut jendral agung ini sepertinya sangat kuat.” Gumamnya lagi berpikir. Ling Feng lalu menoleh ke arah sosok wanita yang menatap ngeri Ling Feng saat ini. Sosok wanita itu langsung bersujud dihadapan Ling Feng. “Mohon ampun tuan pendekar. Hamba yang hina telat memberi penghormatan kepada Anda.” Ucap wanita sembari bersujud.


Ling Feng yang melihat tindakan daripada wanita tersebut sudah menyangka akan jadi seperti ini kejadiannya. “Angkat kepala mu aku tidak segila itu akan kehormatan. Lalu jangan panggil tuan aku masih muda.” Ucap Ling Feng risih. Ia lantas menggunakan kekuatan jiwanya memaksa wanita tersebut untuk bangkit dari sujudnya. Ling Feng lalu berkata kembali, “Darimana kau berasal dan bagaimana kau bisa berakhir di kejar oleh sekelompok iblis?” Tanya Ling Feng kepada wanita tersebut. “Izin menjawab tuan muda. Hamba berasal dari Kekaisaran Han.” Jawab sosok wanita tersebut yang membuat ekspresi Ling Feng langsung berubah. “Kenapa orang yang berasal dari kekaisaran Han bisa sampai ke daerah terpencil kekaisaran Wei?” Tanya balik Ling Feng.


Sosok wanita itu terlihat sedang berpikir sejenak dan sesekali melirik Ling Feng. Ling Feng yang dilirik seperti itu mengangkat sebelah alisnya lalu berkata, “Tenang saja, bukankah kau melihat apa yang telah kulakukan terhadap iblis tersebut dan lagi aku juga sedang melakukan hal serupa. Kita bisa bertukar informasi.” Kata Ling Feng menjawab keresahan wanita tersebut. Mendengar hal itu, wanita itu pun menjawab pertanyaan Ling Feng satu persatu.


Beberapa Saat Kemudian


“Jadi kau murid dari Sekte Naga Langit yang mendapat misi untuk mengumpulkan informasi seputar tentang pergerakan iblis di Kekaisaran Wei.” Kata Ling Feng yang diangguki oleh wanita tersebut. “Nama saya Ruxue murid dari Sekte Naga Langit. Sekali lagi Ruxue berterima kasih kepada tuan muda yang telah membantu saya dari kepungan para iblis.” Katanya memperkenalkan diri sekaligus berterima kasih.


“Ya abaikan saja itu tidak usah dipikirkan. Selain itu kali ini aku ingin bertanya kepada mu.” Kata Ling Feng. Ruxue menganggukkan kepalanya menunduk hormat. “Akan saya jawab jika pertanyaan tuan muda masih dalam jangkauan saya.” Kata Ruxue. “Siapa guru mu di sekte Naga Langit?” Tanya Ling Feng dengan nada serius. Mendegar hal itu Ruxue sedikit tidak menduga akan pertanyaan Ling Feng. “Nama guru saya adalah Han So tetua daripada Sekte Naga Langit.” Kata Ruxue tetap menjawab walaupun merasa aneh tentang perntanyaan Ling Feng.


Mendegar hal itu Ling Feng tersenyum tipis. Saking tipisnya tidak terlihat seperti sebuah senyuman. Merasa ada sesuatu, Ruxue pun memberanikan dirinya untuk bertanya. “A-anu...Tuan muda...Mungkinkah Anda kenal dengan guru saya?” Tanya Ruxue memastikan. Ling Feng lantas berkata, “Sedikit. Kami pernah bertemu dan sedikit berbincang kala itu.” Jawab Ling Feng yang membuat Ruxue semakin penasaran dengan identitas sebenarnya dari Ling Feng.


Ling Feng yang melihat Ruxue terdiam hanya tersenyum simpul saja lalu bangkit dan memberikan sebuah botol pil kepada Ruxue. Bukan hanya itu saja, Ling Feng kemudian mendekati Ruxue meletakan jari telunjuk dan tengahnya ke dahi Ruxue. Awalnya Ruxue sedikit terkejut dengan tindakan Ling Feng, akan tetapi ketika beberapa ingatan tiba-tiba muncul di kepalanya langsung membelalakkan matanya. “Tuan muda s-semua ini...” Ucap Ruxue tiba-tiba merasa sulit untuk berkata.


Ling Feng hanya membalasnya dengan senyuman saja. “Bukankah di awal kita sudah sepakat akan bertukar informasi. Itulah informasi yang kuperoleh sejauh ini.” Kata Ling Feng tersenyum. Lalu berkata kembali, “Pulihkan saja dirimu dahulu sebelum kembali. Lalu aku titip salam kepada guru mu. Katakan kepadanya bahwa aku akan berkunjung dalam waktu dekat.” Kata Ling Feng dan pada saat itu juga langsung menghilang. Ruxue yang mendengar itu hendak menanyakan nama Ling Feng, namun tidak sempat karena Ling Feng yang langsung menghilang.


“Siapa sebenarnya senior itu.” Gumam Ruxue menatap langit-langit baru detik berikutnya pergi dari sana untuk mencari tempat yang aman memulihkan kondisi tubuhnya.


“Heummm...Gui Ying sudah mati? Tidak kusangka masih ada ahli kuat diantara ras manusia yang cukup kuat.” Ucap sosok yang muncul di dalam ingatan Gui Ying. Sosok tersebut pun kembali berkata, “Manusia ini...Ia bahkan mampu membuka segel ingatan jiwa yang kutanamkan di Gui Ying.” Ucapnya lagi merasakan segel jiwa yang ditanamakan telah hilang. Ia lantas mengeluarkan kekuatan jiwanya dan terlihatlah sebuah proyeksi di hadapannya.


Ketika melihat proyeksi tersebut, ia sedikit terkejut dengan tampilan didalamnya itu. “Hehhh...Tidak kusangka ia mempunyai kekuatan jiwa yang berlimpah sampai-sampai bisa menyamarkan wajahnya tidak buruk untuk seukuran ras lemah.” Ucap sosok tersebut menatap minat manusia dalam proyeksi tersebut yang mana adalah Ling Feng.


Kembali Ke Ling Feng


Ling Feng kembali muncul di salah satu bangunan kota Xiangyang. Ia lalu menyapu pandangannya dan seketika pandangan terfokus terhadap salah satu bangunan yang terlihat megah dari bangunan lainnya. Pada saat hendak melangkah, tiba-tiba transmisi suara terdengar di kepalanya. “Tuan muda. Izinkan hamba dan Lang hei untuk mengurus hal yang tersisa tuan muda.” Transmisi suara Ren Hu terdengar dikepalanya.


“Ren Hu? Memangnya kondisi tubuh mu sudah sepenuhnya pulih?” Balas Ling Feng diam kembali tidak jadi bergerak. “Berkat tuan muda, kondisi hamba telah pulih kembali seperti semula. Bahkan tidak lama lagi bagi hamba untuk menerobos tingkat. Bahkan kondisi Lang Hei dan kawanannya sudah kembali seperti semula.” Kata Ren Hu. Mendengar hal itu Ling Feng menjawab tanpa beban. “Baguslah jika memang seperti itu. Akan merepotkan jika kalian tidak dalam kondisi prima nantinya.’ Timpal Ling Feng tersenyum.


“Kalau begitu tuan muda. Izinkan saya Lang Hei dan kawanannya untuk menyelesaikan yang tersisa.” Kata Ren Hu keukeuh meminta izin kembali. “Baiklah jika kau memaksa, tapi kalian berdua saja. Jika serigala-serigala yang lainnya ikut, akan menjadi sangat heboh.” Kata Ling Feng. Ia lantas membuka portal menuju dunia jiwanya lalu tidak lama kemudian muncul sosok wanita dan satu ekor serigala keluar dari portal tersebut. Ren Hu dan Lang Hei langsung memberi hormat kepada Ling Feng.


Ling Feng menganggukan kepalanya dan berkata, “Pergilah.” Kata Ling Feng yang mana Ren Hu dan Lang Hei langsung melesat ke arah mansion walikota Xiangyang. Ling Feng hany memperhatikan saja dari kejauhan dan beberapa detik kemudian sebuah ledakan muncul di area mansion wali kota. Hanya dalam beberapa menit saja, Ren Hu dan Lang Hei kembali muncul dihadapan Ling Feng dengan sebuah tangan manusia yang mana ada satu cincin terpakai disana.


Pada saat itu juga kota Xiangyang telah kehilangan walikotanya.


>>>> Bersambung