
Beberapa Saat Kemudian
Senja matahari pun berganti dengan indahnya bulan. Ling Feng saat ini sedang ada didalam kamar penginapannya. Ia sedang memikirkan langkah apa yang seharusnya ia ambil saat ini.
"Haihhh apakah keluarga Qing akan aman setelah aku pergi ya." Kata Ling Feng merebahkan tubuhnya di tempat tidur menatap langit-langit ruangan tersebut. Pada saat ia sedang melamun menatap langit-langit ruangannya, pintu kamarnya diketuk.
Tok Tok Tok
"Feng'er kau ada didalam." Kata suara dibalik pintu tersebut yang tidak lain adalah Long Tian. Ling Feng yang mendengar itu berkata. "Masuk saja paman pintunya tidak di kunci." Kata Ling Feng. Pintu kamarnya pun terbuka memperlihatkan Long Tian yang datang tidak s sendiri.
Long Tian datang dengan To Mu dan Pang Lang yang ikut juga dengannya. Ling Feng bangkit dari posisi tidurnya lalu berkata. "Paman Lang bagaimana dengan jamuan nya? Maaf sepertinya aku mempersulit dirimu." Kata Ling Feng menggaruk bagian belakang kepalanya tidak enak kepada Pang Lang.
Pang Lang yang mendengar itu melambaikan tangannya bahwa itu tidak menjadi masalah. "Tidak tuan muda. Hal itu tidak menjadi masalah buat ku. Lagipula tidak lama kemudian kakak pertama dan kedua langsung kembali lagi. Jadi semuanya tidak ada masalah." Kata Pang Lang.
"Begitu ya…Senang mendengarnya jika tidak ada masalah." Kata Ling Feng tersenyum dan tiba-tiba ia teringat sesuatu dan berkata lagi. "Oh ya hampir lupa. Apakah paman sudah menemukan tempat yang cocok untuk melatih anak-anak? Kalau belum aku akan meminta tolong seseorang untuk bantu mengurusnya." Kata Ling Feng. Pang Lang yang mendengar itu pun berkata.
"Jika tentang tempat yang akan digunakan, aku masih belum menemukannya. Mencari tempat strategis dengan harga yang terjangkau benar-benar sangat sulit." Keluh Pang Lang. Long Tian yang mendengar itu pun ikut masuk kedalam obrolan tersebut. "Kenapa harus mencari yang terjangkau? Kekayaan Feng'er itu masih sangat banyak. Bahkan kekayaan miliknya mampu mencukupi tujuh turunan mu." Kata Long Tian.
"Ya tapi, kan kakak pertama…Selagi ada yang terjangkau mengapa harus mencari yang mahal-mahal." Kata Pang Lang keukeh. "Dan lagi kebutuhan setiap anak pasti berbeda-beda, aku ingin sebisa mungkin mengatur sebaik mungkin untuk mencapai hasil yang bisa memuaskan tuan muda." Katanya lagi.
"Iya…Aku mengerti akan hal itu, cuman saat ini yang strategis pasti mempunyai harga yang tinggi. Dan lagi dengan kekayaan Ling Feng tak terbatas, jangan ragu untuk menggunakannya. Ling Feng sudah mempercayakannya kepada mu jadi gunakanlah." Kata Long Tian. Ling Feng pun ikut berkata juga.
"Apa yang dikatakan paman Tian benar Paman Lang. Tidak perlu khawatir akan kekurangan nantinya, dan kalau pun memang kurang nantinya. Paman Tian mempunyai banyak harta di dalam cincinnya." Kata Ling Feng. "Benar itu, benar it…Ehh mengapa kini jadi harta milik ku yang menjadi sasarannya." Kata Long Tian tidak terima. Ling Feng terkekeh, Pang Lang hanya menggelengkan kepalanya saja. "Bukankah itu sudah jelas. Tugas seorang kakak, kan memang seperti itu." Kata To Mu tanpa beban.
"Ughhkkk…Mulut mu itu sangat pandai bersilat lidah." Kata Long Tian yang tidak bisa membalikkan perkataannya lagi. To Mu sendiri hanya mengangkat bahunya tidak peduli. Pang Lang dan Ling Feng sekali lagi kedua menggelengkan kepalanya.
Long Tian pun bertanya kepada Ling Feng. "Feng'er kapan kau akan melakukan pelatihan tertutup?" Tanya Long Tian. Ling Feng yang mendengar menghela nafas berkata. "Niat ku lusa nanti, tapi setelah aku pergi apakah semuanya akan baik-baik saja ya…"Kata Ling Feng menghela nafas.
Long Tian, To Mu, dan Pang Lang mengerutkan keningnya tidak mengerti. "Apa maksud anda tuan muda? memangnya apa yang akan terjadi jika anda melakukan pelatihan tertutup?" Tanya Long Tian tidak mengerti. "Bukan itu, yang kumaksud disini adalah Keluarga Qing." Kata Ling Feng.
"Feng'er membunuh bocah dari keluarga Guan itu. Yang mana kematian bocah itu cepat atau lambat pasti akan diketahui oleh Keluarga Guan dan tindakan apa yang akan diambil keluarga Guan lah yang menjadi masalahnya. Feng'er tentunya tidak masalah akan hal itu. Namun, keluarga Qing ini yang menjadi masalahnya. Tentu keluarga tersebut akan terseret kedalam masalahnya." Long Tian yang menjawab pertanyaan tersebut.
Pang Lang yang mendengar itu tidak menyangka bahwa Ling Feng akan langsung membunuhnya. Awalnya ia mengira Ling Feng akan melakukan semacam rencana pembunuhan diam-diam. "Kalau begitu biar saya saja yang akan melindungi keluarga Qing dari balik bayang-bayang." Pang Lang menawarkan dirinya.
Ling Feng yang mendengar perkataan Pang Lang menggelengkan kepalanya lalu berkata. "Tidak paman. Kau sudah mempunyai tugas mu yaitu, mendidik anak-anak. Jika kau melalukan hal ini juga, pasti akan sulit bagi Paman untuk menjalani keduanya nanti." Kata Ling Feng menggelengkan kepalanya tidak setuju.
"Aku sudah mempunyai kandidat yang cocok, namun aku tidak bisa memastikan hal itu. Jadi maka dari itu aku ingin bertanya terlebih dahulu." Kata Ling Feng. Pang Lang dan Long Tian tidak mengerti siapa yang dimaksud oleh Ling Feng sampai To Mu berkata.
"Jika kau masih ranah di bawah bumi…Mungkin tidak bisa. Namun, karena kau sudah di ranah Bumi ditambah kau mempunyai banyak Qi jika bukan pertarungan besar-besaran tidaklah menjadi masalah." Kata To Mu.
"Begitukah senang mendengarnya jika ternyata bisa." Kata Ling Feng menghembuskan nafas lega. Long Tian yang melihat raut wajah Ling Feng yang tidak biasanya pun berkata. "Feng'er jujur saja kau melakukan hal ini karena nona Xian bukan. Jika kau tidak masuk kedalam pelatihan tertutup mu, mungkin kau menawarkan dirimu sendiri untuk melakukan hal tersebut." Kata Long Tian menaikkan turunkan alisnya menggoda Ling Feng.
Ling Feng yang mendengar itu sedikit tersentak, namun dengan cepat menutupinya dan berkata. "A-aku hanya tidak ingin orang yang tidak tau masalahnya ikut masuk kedalam masalah ku." Sangkal Ling Feng membuang mukanya. Long Tian yang melihat reaksi itu semakin menjadi-jadi.
"Hehhh…Benarkah itu…Tapi insting ku berkata bahwa kau berbohong." Cecar Long Tian semakin menggodanya. "Sudah kubilang tidak seperti itu paman. Ya terserah kau saja ingin berpendapat bagaimana." Kata Ling Feng berusaha bersikap pasrah menutupi wajah gugupnya.
Namun sayangnya Long Tian sangat mengetahui itu, dan ingin menggodanya lagi. Tapi, Pang Lang dan To Mu langsung bangkit dan berkata. "Sudahlah kakak pertama jangan ganggu tuan muda. Itu urusan anak muda bukan urusan kita yang sudah tua. Benar, kan kakak kedua." Kata Pang Lang menyeret Long Tian menuju pintu keluar dengan To Mu.
"Benar apa yang dikatakan adik keempat. Kau itu sudah tua Kakak pertama bukan zamannya lagi." Tambah To Mu. "Ehhhhh kalian tunggu dulu…Tunggu dulu aku bilang." Kata Long Tian berusaha mencegah, namun tidak bisa.
Ketiga orang itu pun pergi dari kamar Ling Feng. Ling Feng pun langsung merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur. Menghela nafas panjang. Tidak lama kemudian pintu kamarnya diketuk kembali.
Tok Tok Tok
"Ckkkk Apalagi pam-" Perkataan Ling Feng terhenti ketika melihat siapa yang datang.
>>>>>>> Bersambung