Pendekar Yin - Yang

Pendekar Yin - Yang
Dimulainya Pertarungan Gelar Kakak Pertama


Padang Rumput Di Luar Kota Anyi


"A-anu tuan muda Feng bisakah saya bertanya satu hal?" Tanya Qing Xian. Ling Feng yang mendengar itu menghela nafas lalu berkata. "Jika itu mengapa kita semua di sini…Maka aku hanya bisa berkata aku sudah berusaha menjelaskannya tadi." Kata Ling Feng. Qing Xian yang mendengar itu merasa sangat malu saat ini benar-benar malu bahkan ia merasa tidak ingin hidup lagi saat ini.


"Ya tenang saja walaupun sekarang sedang disini, namun tujuan akhirnya tetap akan kembali ke kota jadi nona Qing tenang saja. Atau jika nona tidak bisa menunggu, jika anda ingin kembali maka aku tidak akan menahannya." Kata Ling Feng. Qing Xian yang mendengar itu menjadi tidak enak kepada Ling Feng.


"Maka aku akan disini saja bersama dengan kalian kembali ke kotanya." Kata Qing Xian pasrah. "Jika anda berkata seperti itu maka aku tidak akan berkata kembali. Lagipula kau akan melihat hal yang menarik sebentar lagi." Ucap Ling Feng. Qing Xian yang mendengar itu tidak mengerti maksud dari perkataan Ling Feng.


Ia lantas menatap orang-orang Ling Feng yang entah sedang melakukan apa disana. Sampai ia terfokus pada satu orang yang baru pertama kali ia lihat. "Ehhhhh aku tidak menyadari bahwa ada orang baru di kelompok tuan muda. dan lagi apa yang sedang dilakukan oleh mereka di luaran kota ini?" Batin Qing Xian masih tidak mengerti.


"Sebuah Formasi?" Gumam Qing Xian yang masih dapat didengar oleh Ling Feng yang berada disampingnya. Setelah hampir memakan waktu satu jam lamanya untuk membuat persiapan akhirnya semua pun sudah selesai.


Long Tian langsung berdiri ditengah-tengah formasi itu sembari melakukan segel tangan. "Formasi aktif." Ucap Long Tian melukai sedikit jarinya, lalu seketika formasi yang sangat kuat menyelubungi daerah yang telah dibuat sebuah lingkaran formasi.


"Semuanya sudah selesai Feng'er apakah bisa dimulai sekarang?" Kata Long Tian. Ling Feng yang mendengar itu mengalihkan pandangannya kepada To Mu. "Aku sudah siap kapanpun itu Feng'er." Kata To Mu dengan nada hormat. Ling Feng yang mendengar itu menganggukkan kepalanya.


"Kalian bisa mulai paman." Kata Ling Feng. Long Tian dan To Mu menganggukan kepalanya. Pang Lang dan Hao Xiang pun langsung kembali ke tempat Ling Feng dan Qing Xian berada.


"Aku sudah pernah melihat kekuatan dari Kakak Tian, namun aku belum pernah melihat kekuatan dari Kakak Mu. Kira-kira sekuat apa ya kakak mu." Kata Pang Lang. Qing Xian mendengarkan dengan serius saat ini.


"Jangan berkata seperti itu lagi, yang pasti kekuatan Paman Mu tidak beda jauh dengan Paman Tian. Ughhkkk memikirkan tentang betapa mengerikannya pertarungan mereka kala itu membuat ku merinding. Jika mereka berdua menggunakan kekuatan penuh mereka aku tidak bisa membayangkan seberapa tandus tanah ini nantinya." Kata Hao Xiang bergidik ngeri mengingat kembali tentang Long Tian yang tinggal di dunia jiwa dan beberapa kali bertarung dengan To Mu tanpa alasan yang jelas.


Qing Xian yang mendengar itu tidak bisa untuk bereaksi biasa. Terdengar dari kata-katanya saja sudah dapat diketahui bahwa kekuatan dari kedua orang yang akan bertarung ini bukanlah kekuatan biasa pada umumnya, dapat disimpulkan kedua orang yang berada didepan mereka sudah berada dilevel yang berbeda.


"Yo orang aneh sekarang akan jadi penentu siapa yang akan menjadi kakak pertama. Ya walaupun Feng'er membatasi kekuatan Sampai lima puluh persen, tetap saja aku akan mengalahkan mu dengan kekuatan lima puluh persen ku ini." Kata Long Tian dengan nada santai.


"Jangan bercanda tukang mabuk. Aku cukup menggunakan empat puluh persen kekuatan ku untuk mengalahkan mu saja." Kata To Mu tidak mau kalah. "Hehhhhh begitu ya…Ya kita lihat saja nanti." Kata Long Tian.


Hening seketika suasana menjadi sangat sunyi. Qing Xian yang merasakan suasana sunyi tersebut melirik ke samping tempat Ling Feng berada. Ketika di lirik, ia hanya melihat Ling Feng masih memandang serius Long Tian dan To Mu. Bukan hanya itu saja bahkan ia dapat melihat wajah tegang dari Hao Xiang dan Pang Lang.


Lima detik


Sepuluh detik


"Sudah dimulai." Gumam Ling Feng yang dapat didengar oleh Qing Xian. Lantas Qing Xian langsung mengalihkan pandangannya dan…


Booommmm


Tepat Qing Xian mengalihkan pandangannya ledakan sangat besar langsung menghalangi pandangan matanya. "Apa-apaan guncangan ini?! Ini yang mereka bilang setengah dari lima puluh persen kekuatan mereka?!" Batin Qing Xian. Ia tidak bisa melihat apa yang terjadi saat ini sampai sesuatu menahan tersebut. Ling Feng membuat pelindung tepat didepan Qing Xian.


Akhirnya Qing Xian bisa benar-benar bisa bernafas lega saat itu. "Terima kasih tuan muda." Kata Qing Xian. Ling Feng yang mendengar itu menganggukan kepalanya. "Tidak masalah." Kata Ling Feng. Qing Xian lantas kembali menoleh menghadap Kedepan. Sekali lagi ia terkejut dengan jalannya pertarungan itu.


Benar-benar pertarungan yang berada dilevel yang berbeda. Jual beli serangan tiada hentinya. Tendangan, pukulan, teknik semuanya benar-benar sesuatu yang sangat luar biasa di mata Qing Xian. "Benar-benar mengerikan…Ini bukanlah level manusia lagi. Ini level dimana para Monster bertarung." Batin Qing Xian kagum dan benar-benar tidak menyangka dapat melihat kesempatan itu.


"Oioioi…Orang aneh apa yang terjadi padamu, kau tidak akan bisa mengalahkan ku hanya dengan empat puluh persen kekuatan mu." Kata Long Tian di pertengahan pertarungan. Ia langsung menekan To Mu dan tidak memberikan jeda sama sekali.


"Kau terlalu banyak bicara tukang mabuk." Kata To Mu melakukan gerakan semulus mungkin menghindari penekanan Long Tian dan langsung memukul Long Tian membuat jarak. Setelah itu To Mu langsung melepas kekuatannya yang awalnya hanya empat puluh persen saja, kini menjadi lima puluh persen juga. Ia maju melesat ke arah Long Tian.


Long Tian yang melihat To Mu kearahnya langsung menghindarinya secepat yang ia bisa. Bagaikan peluru, To Mu melesat sangat cepat melewati Long Tian yang menghindar. Long Tian yang menghindar kini awalnya, ia langsung melesat menuju To Mu. To Mu juga tidak diam saja, ia ikut maju juga.


Seketika jual beli serangan kembali terjadi, namun kali ini mereka berdua seimbang karena To Mu telah sama-sama menggunakan lima puluh persen kekuatan miliknya. Qing Xian yang melihat itu benar-benar terdiam tidak tau harus bereaksi seperti apa.


"Dari tadi hanya menggunakan pukulan dan tendangan saja sampai saat ini, atau hanya perasaan ku saja." Gumam Qing Xian. "Jika mereka berdua menggunakan teknik, maka dapat dipastikan tempat ini akan hancur lebur." Kata Ling Feng yang menanggapi Gumaman Qing Xian.


>>>>>> Bersambung