
Ling Feng langsung melesat keluar dari ruangan tersebut. Bahkan saking cepatnya, sepasang ibu dan anak yang mengekor dibelakangnya, sampai terhempas ke sisi ruangan tersebut saking cepatnya gerakan Ling Feng.
Ling Feng langsung kembali ke tempat pertarungannya dengan He Yuon lagi. Ketika sampai terlihat disana sebuah wujud manusia, tetapi bukan seorang manusia. Wujud tersebut terbang diatas mayat He Yuon membelakangi Ling Feng. Wujud tersebut memperhatikan mayat He Yuon selama beberapa menit lalu membopongnya berniat membawanya.
Akan tetapi, ketika ia menoleh kebelakang, wujud tersebut sedikit terkejut dengan kehadiran Ling Feng yang tiba-tiba. Melihat Ling Feng yang hanya menatapnya, Membuat wujud tersebut terheran-heran melihat tingkah aneh pemuda manusia didepannya ini. Ling Feng sendiri hanya menatap wujud tersebut acuh tak acuh dan mengabaikan bau busuk yang sudah sangat menyengat Indra penciumannya.
"Apa yang akan kau lakukan dengan mayat itu." Ucap Ling Feng dengan nada acuh tak acuh, mendengar apa yang dikatakan oleh Ling Feng, wujud tersebut hanya tersenyum lebar. Ling Feng yang melihat senyum tersebut seketika merasakan tidak nyaman ketika melihat senyuman itu.
"Kekeke, pemuda yang menarik. Aku tidak menyangka manusia zaman ini masih ada yang bisa menyembunyikan keberadaannya lebih baik dari ku." Ucap wujud tersebut sembari menyeringai. Ling Feng sendiri merinding melihat seringai tersebut, seringai yang terlihat menjijikkan Membuat seluruh bulu kuduknya menjadi berdiri.
Wujud tersebut adalah seorang iblis dengan bentuk sempurna, dengan wajah hitam legam dan rambut putih. Serta dengan bola mata berwarna putih dan pupil nya berwarna merah. Kedua dahinya terdapat tanduk panjang layaknya iblis yang ia dengar dari cerita Long Tian. Dengan sebuah sayap tidak terlalu besar dan tidak terlalu panjang.
"Apa yang akan kau lakukan dengan mayat itu." Ling Feng mengulang pertanyaan yang sama kembali tidak mempedulikan perkataan yang keluar dari mulut iblis tersebut. Iblis tersebut sendiri terkekeh kembali mendengar perkataan pemuda tersebut. Walaupun terlihat tenang dan meremehkan diluar, iblis tersebut membatin serius dalam hatinya.
"Pemuda manusia ini, aku tidak bisa merasakan tingkat Kultivasi nya, dan lagi aku merasakan aura yang mengancam keluar dari dirinya. Aku tidak tau bahwa masih ada manusia seperti ini, serta aku tidak merasakan hawa keberadaannya. Sepertinya memang bukan pemuda biasa." Batin Iblis tersebut.
"Kekeke, aku tidak mempunyai kewajiban untuk menjawab pertanyaan mu." Ucap Iblis tersebut sembari terkekeh menjijikkan. Ling Feng yang mendengar itu langsung menimpalinya.
"Kalau begitu, akan kubuat kau menjawab pertanyaan ku." Timpal Ling Feng sembari mengeluarkan kedua pedang hitam dan putihnya. Awalnya Iblis tersebut merasakan familiar ketika melihat kedua pedang Ling Feng.
"Pedang itu…Kenapa aku merasa familiar dengan pedang itu…" Gumam iblis tersebut sembari melihat kedua pedang Ling Feng. Ling Feng yang menyadari iblis tersebut memandangi kedua pedangnya, seketika ingat bahwa pedang miliknya saat ini adalah pedang yang sangat dicari-cari di dunia yang Long Tian ceritakan.
"Aku ceroboh, jangan bilang iblis tersebut mengetahui tentang pedang yang ku pegang saat ini." Batin Ling Feng mengutuk kecerobohannya. Sebelum iblis tersebut sadar, Ling Feng langsung maju menyerang dengan cepat untuk membungkam mulut iblis tersebut dan pengalihan kepada pedangnya menjadi teralihkan kepada dirinya.
Iblis tersebut yang awalnya memandangi, berusaha mengingat tentang kedua Pedang yang dimiliki oleh Ling Feng. Lalu ia terkejut melihat Ling Feng sudah berada didepannya.
"Sangat cepat…" Batin Iblis tersebut langsung refleks mengambil sikap bertahan dari serangan cepat Ling Feng.
Thinggg
"Cihhhhh, keras sekali kulitnya." Decak Kesal Ling Feng lalu mengambil jarak, menatap serius iblis tersebut. Iblis tersebut juga balik membalas tatapan Ling Feng. Kini seringaian sudah hilang dari wajahnya, yang ada hanya tatapan serius ditujukan kepada Ling Feng.
"Untuk seukuran bocah kau lumayan cepat, akan tetapi kau berani melukai tubuh ku yang indah ini maka kau harus siap akan konsekuensinya." Ucap Iblis tersebut mempersiapkan sesuatu dari telapak tangannya. Ling Feng yang melihat itu, merasakan firasat buruk saat ini ketika iblis tersebut mengangkat sebelah tangannya.
Seketika aura yang sangat kuat berkumpul di telapak tangan iblis tersebut. Ling Feng langsung mengambil sikap serangan balik untuk menangkis serangan iblis tersebut dan langsung bergerak menyerang.
Sebuah bola kecil berwarna hitam pekat terbentuk di atas telapak tangan iblis tersebut. Ling Feng yang melihat itu, mengalirkan Qi nya kedalam kedua pedang hitam dan putihnya berjaga-jaga dengan keadaan paling buruknya.
Iblis itu sendiri hanya diam saja, dan satu kata keluar dari mulutnya.
"Boommmmmmm" Kata tersebut keluar dari iblis tersebut pas dengan bola hitam kecil yang meluncur ke arah Ling Feng. Ling Feng mengambil sikap bertahan lalu menyilangkan kedua pedangnya, maju menahan bola hitam tersebut.
Shirngggg
Booommmm
Duarrrrrrr
Tidak terduga, Ling Feng yang mengambil inisiatif bertahan dan bersiap-siap dengan kondisi tak terduga. Terpental kebelakang melesat bagaikan peluru sampai menembus beberapa rumah dibelakangnya dan baru berhenti pada saat rumah ketiga.
"Ughhkkk, sial! kualitas tulang ku sudah mencapai tingkat serigala, tetap saja aku merasakan sakit." Decak Ling Feng batuk darah akibat dari serangan balik dari bola hitam yang dikeluarkan iblis tersebut. Iblis itu sendiri mengangkat sebelah alisnya, tidak menyangka bahwa Ling Feng masih hidup.
"Heh, bocah manusia itu masih hidup. Tidak disangka bahwa ada manusia yang lumayan kuat. Walaupun itu bukan serangan terkuat ku, tetap saja itu cukup untuk membuat seorang tingkat kaisar menjadi kabut darah." Kata Iblis tersebut menatap serius Ling Feng yang terkapar sembari batuk darah.
"Jika dibiarkan akan menjadi ancaman, aku harus segera membunuhnya saat ini." Iblis tersebut membuat keputusan, namun saat ingin mendekati Ling Feng, tiba-tiba ada yang mengirimkan transmisi suara kepadanya. Membuat Iblis tersebut berdecak kesal, "Cihhhhh, bocah ini memiliki keberuntungan yang sangat tinggi." Decak Kesal iblis tersebut lalu balik badan.
Kembali mengambil mayat He Yuon lalu membuat segel tangan yang rumit, dan seketika menghilang dari pandangan tanpa jejak sama sekali. Ling Feng yang melihat itu menggertakkan giginya kesal.
"Akan ku balas suatu saat nanti jika kita bertemu lagi." Ucap Ling Feng mengeratkan kepalan tangannya. Bertekad untuk menjadi lebih kuat lagi, ia sadar bahwa sekuat apapun dirinya, diatas langit masih ada langit.
>>>>> Bersambung