Pendekar Yin - Yang

Pendekar Yin - Yang
Matinya Mo Yue


"Kakak !!!!!!" Teriak suara Wanita tidak lain adalah Bing Jiao yang melihat Tubuh Ling Feng tertancap sabit-sabit kecil.


Ketika Bing Jiao berteriak seketika langsung dibekap mulutnya oleh Qin Mei, Namun Terlambat. Mo Yue mendengar teriakkan itu langsung mengalihkan pandangannya langsung tersenyum mengerikan.


"Kekekeke, sepertinya ada sekumpulan tikus yang sedang mengintip pertarungan ku" Mo Yue Tertawa dan hendak menghampirinya.


"Gawat iblis itu menyadari keberadaan kita" Kata Tetua Han yang panik melihat pandangan mata Mo Yue yang sangat menekan Membuat semua orang menjadi panik kecuali Long Tian yang masih tertawa.


"Tunggu apa lagi, kita pergi dari sini dan menjauh sekarang !" Kata Tetua Ling diangguki Bing Xian dan Tetua Han Ingin melesat pergi namun ditahan dengan kata-kata Long Tian.


"Tidak perlu panik seperti itu, iblis rendahan itu tidak akan bisa mendekati kita" Kata Long Tian yang sudah berhenti tertawa dan langsung mengalihkan pandangannya ke Bing Jiao berkata. "Feng'er Itu kuat, kau harus percaya itu. Dirinya tidak akan mati hanya dengan serangan kecil seperti itu" Kata Long Tian kepada Bing Jiao yang sedih hendak menangis.


Tetua Ling, Tetua Han, Bing Xian, dan Qin Mei yang mendengar itu terkejut tidak percaya karena, Long Tian berkata seakan-akan bahwa Serangan seperti itu tidak akan bisa membunuh Ling Feng.


"Tidak percaya ? Kau perhatikan saja dengan mata kepala mu sendiri" Kata Long Tian memilih menutup matanya bersantai.


Mo Yue yang melihat sekelompok orang yang awalnya ingin melarikan diri tetapi, malah berdiam diri merasa sangat aneh. Walaupun begitu ia tidak habis pikir dan hanya terus melesat.


"Kekekekeke, Sepertinya kalian semua sudah pasrah untuk menjadi makanan ku, bagus sekali aku suka manusia yang patuh" Kata Mo Yue Lalu mengalihkan pandangannya ke Bing Jiao yang terlihat sangat sedih dan berkata kembali. "Tidak dipungkiri dari kecantikan kaum manusia, Kekekeke pemuda manusia itu sepertinya orang yang sangat penting bagimu ya" Kata nya terkekeh.


Namun ketika ingin mendekati Bing Jiao bagaikan anak panah yang melesat. Ling Feng Tiba-tiba Melesat sangat cepat dan langsung menendang bagian perut Mo Yue


Swusssshhhh


Bughhkkkkkk


"Ughkkkkkkkkk.......B-Bagaimana Mungkin" kata Mo Yue langsung melesat sangat kencang Bagaikan peluru yang keluar dari senapannya, Menembus rumah-rumah warga lalu berhenti di rumah yang ke lima puluh.


"Kau kira, aku akan mati hanya dengan serangan seperti itu" Kata Ling Feng yang kemunculannya tiba-tiba Membuat semua orang kaget kecuali Long Tian.


"Kakak" Kata Bing Jiao yang senang melihat Ling Feng baik-baik saja. Ling Feng yang mendengar suara familiar ditelinga nya Tersenyum dibalik penutup wajahnya dan berkata.


"Jiao'er apakah kau baik-baik saja" Kata Ling Feng dan diangguki Bing Jiao mengatakan bahwa dirinya baik-baik saja. Lalu mengalihkan pandangannya dengan kesal kearah Long Tian.


"Tua Bangka kenapa kau tidak membuat Formasi untuk melindungi nya" Kata Ling Feng merasa kesal. Karena, Long Tian hanya bersantai saja tanpa membuat pelindung apapun untuk melindungi Bing Jiao.


"Untuk apa, Lagipula dirinya masih selamat saat ini dan aku juga yakin, kau pasti akan menolongnya" Kata Long Tian masih menutup matanya membuat Ling Feng semakin kesal dan Bing Jiao menundukkan kepalanya memainkan jari-jarinya.


"Tua Bangka breng*ek memang" Sindir Ling Feng.


Percakapan itu masih diperhatikan oleh Tetua Han, Tetua Ling, Bing Xian dan Qin Mei. Mereka tidak menyangka dan di dalam pikiran mereka muncul pertanyaan yang sama.


"Apakah seperti ini sikap antara tuan dan bawahan" pertanyaan dalam pikiran mereka masing-masing.


"Cihhhh, aku akan mengurus mu nanti" Kata Ling Feng lalu balik badan langsung menahan serangan Cepat Mo Yue yang sudah di depan mata mereka masing-masing.


"Kepa*at bagaimana kau masih bisa selamat dari serangan ku !!!" Teriak marah Mo Yue tepat di wajah Ling Feng.


"Oioioi, Setidaknya walaupun wajahmu jelek, nafas mu harus wangi minimal" Kata Ling Feng mengibaskan tangannya sembari terkekeh memasang wajah sinis.


"Sialan Kau !!! Mati saja sana !!!" Mo Yue berteriak dan menyerang Ling Feng sangat brutal.


Ling Feng yang mendengar itu hanya menghindari serangan-serangan Ling Feng dengan sangat lincah sembari berkata.


"Coba saja jika kau memiliki kemampuan" Kata Ling Feng terkekeh. Selama ini Ling Feng bahkan belum serius, Walaupun awalnya mengira Mo Yue yang sudah mengorbankan esensinya akan membuat dirinya bersemangat untuk bertarung. Namun ia salah besar dan akhirnya hanya ingin bermain-main saja, bahkan ia sudah lupa mengapa dirinya sampai rela bertarung dengan Mo Yue.


"Manusia Sialan !!!!! Terkutuk Kau" Kata Mo Yue yang sudah putus asa menyerang Ling Feng secara membabi buta tanpa strategi apapun. Ling Feng yang mendengar itu hanya terkekeh.


"Aku tidak salah dengar nihh ? Aku ? Terkutuk ? Jangan bercanda.... Bukankah harusnya terbalik" Kata Ling Feng yang merasa lucu dengan Mo Yue yang telah putus asa.


Setelah hampir bertarung selama satu batang dupa Mo Yue sampai pada batasnya.


"Mati Kau Manusia !!!" Teriak Mo Yue yang sudah putus asa menyerang Ling Feng menggunakan kekuatan terakhirnya. Ling Feng yang melihat itu hanya diam dan berniat menangkap serangan penuh Mo Yue dengan tangan nya saja.


Booommmmm


"T-Tidak Mungkin, M-Monster...Kau sungguh seorang monster. Tidak, bahkan kau adalah iblis itu sendiri" Mo Yue bergetar dan berusaha untuk menjauh dari Ling Feng namun tangannya di Cengkram oleh Ling Feng. Ling Feng yang mendengar itu hanya tertawa kecil namun sangat mencekam didengar oleh Mo Yue.


"Lepaskan aku, Lepaskan aku, Aku adalah Iblis agung jika kau Berani membunuh para iblis yang lain akan datang memburu mu" Kata Mo Yue mengancam berharap Ling Feng menjadi gentar. Namun ia salah besar, Ling Feng yang mendengar itu hanya mengatakan dua kata saja.


"Bodo amat" Kata Ling Feng berkata ditelinga Mo Yue dan Ling Feng langsung menggunakan Elemen angin menciptakan Bilah angin langsung menebas kepala Mo Yue.


"Tidakkkkkkk !!!" Teriak Mo Yue dan kepalanya langsung terpisah dari Tubuhnya, lalu ambruk kemudian.


"Lumayan, walaupun tidak naik tingkat Manual tubuh dewa surgawi mengalami peningkatan" Kata Ling Feng. Lalu terdengar suara wanita yang memanggilnya.


"Kakak apakah kau tidak apa-apa ?" Tanya khawatir Bing Jiao yang melihat pakaian Long Tian sudah sobek Sana Sani bahkan Penutup wajahnya sudah banyak bagian yang robek.


"Aku tidak apa-apa Jiao'er" Jawab Ling Feng dan Bing Jiao tersenyum manis mendengar nya.


"Jadi kemana orang yang memanggil iblis ini kak ?" Tanya polos Bing Jiao membuat Ling Feng akhirnya ingat kembali tujuannya.


>>>>> Bersambung


( Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan like, favorit dan komennya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara serasku )


( Blizzardauthor)


NB : Terimakasih sudah mendukung karya author yang sangat receh ini πŸ™πŸΌπŸ™πŸΌπŸ™πŸΌ