
“Aku punya rencana mendekatlah.” Ucap Ling Xiao dan kelima yang lainnya pun menyondongkan kepalanya menyimak dengan seksama rencana yang di rancang oleh Ling Xiao untuk menyerang tempat persembunyian tersebut.
>>>>>>______
“Kalian semua mengerti?” Ujar Ling Xiao selesai menjelaskan rencananya seraya menatap secara bergantian ke arah saudara-saudaranya. Saudara-saudaranya pun menganggukkan kepalanya tanda paham dengan apa yang dikatakan oleh Ling Xiao.
“Baguslah jika memang begitu. Kita laksanakan sekarang juga.” Ucap Ling Xiao bangkit lalu melesat masuk ke dalam kegelapan hutan diikuti oleh saudara-saudara yang lainnya. Tempat persembunyian ras iblis yang di maksud oleh Ling Xiao berada cukup jauh di pedalaman hutan. Selain jauh ke dalam hutan.
Setelah satu jam mengendap-endap masuk jauh ke dalam hutan, Ling Xiao dan saudara-saudaranya pun sampai di tempat persembunyian ras iblis. Seperti yang di katakan oleh Ling Xiao sebelumnya, tempat persembunyian itu berbeda dengan tempat persembunyian ras iblis yang biasanya mereka temukan. Mereka semua pun bersembunyi di salah satu pohon seraya menutupi aura dan hawa keberadaan masing-masing.
Walaupun jarak mereka saat ini dengan tempat persembunyian sejauh ratusan meter, akan tetapi Ling Xiao dan yang lainnya dapat merasakan aura menjijikan dari komandan iblis yang setara dengan iblis tingkat menengah.
“Benar-benar sangat sulit di jamah. Benar-benar layak untuk dijadikan sebuah tempat persembunyian.” Cetuk Ling Huo tiba-tiba, namun mereka semua setuju dengan apa yang dikatakan oleh dirinya. Mengingat tempatnya yang masuk cukup jauh ke dalam hutan terlebih lagi sangat gelap dan mencekam membuat siapa saja berpikir dua kali untuk masuk ke dalam hutan tersebut.
“Baiklah kita mendekat sekarang. Jangan lupa untuk menyamarkan hawa keberadaan dan aura kalian.” Ujar Ling Xiao yang dianggukki oleh yang lainnya. Mereka semua pun mulai mengedap-endap mendekati tempat persembunyian tersebut. Ling Xiao dan yang lainnya tidak langsung menyerang, melainkan sedang menunggu moment terlebih dahulu, karena tepat ketika jarak mereka dengan tempat persembunyian itu semakin dekat, sekelompok orang berjubah hitam dengan tanduk di dahinya ramai berlalu lalang di sana.
Mereka semua berhenti sejenak untuk sekedar mengawasi terlebih dahulu. Lebih tepatnya mereka penasaran dengan tandu yang di bawa oleh jubah hitam tersebut, karena tandu tersebut di tutupi oleh kain hitam pekat dan terlebih lagi tidak ada cahaya matahari yang masuk ke sana, membuatnya tidak bisa melihat apa yang ada di balik kain hitam tersebut.
Tidak hanya satu tandu saja, ada sekiranya hampir sepuluh tandu bahkan lebih di kumpulkan di satu tempat. Tidak lama kemudian, seorang ras iblis yang mempunyai perawakan besar dan wajah terlihat sangat menyeramkan keluar dari dalam sebuah tenda. Salah satu dari orang berjubah hitam itu pun maju ke depan iblis yang tidak lain adalah komandan iblis yang mengawasi tempat persembunyian tersebut.
“Lapor komandan. Kami sudah membawa apa yang Anda perintahkan.” Ucap orang berjubah hitam itu kepada komandan iblis.
Komandan iblis itu menganggukkan kepalanya lalu berkata, “Lepaskan kain hitamnya. Aku ingin melihatnya terlebih dahulu.” Ucap sang komandan iblis yang dianggukki oleh orang berjubah hitam itu lalu menepuk tangannya beberapa kali.
Setelah itu orang-orang yang membawa tandu itu pun mulai mengangkat kain hitam yang menyelimuti tandu tersebut, dimana di dalamnya terlihat banyak gadis-gadis yang terlihat dalam keadaan yang sangat menyedihkan. Bukan hanya itu saja, bahkan ada rantai di kedua tangan dan pergelangan kaki mereka masing-masing.
Terlihat jelas di raut wajah para gadis itu, bahwa mereka semua sangat ketakutan saat ini. Ling Shui yang melihat itu refleks hendak menarik tombak di punggungnya, namun dirinya langsung di tahan oleh Ling Xiao, terlihat Ling Xiao memberikan sebuah isyarat menggelengkan kepala kepada Ling Shui.
“Tenang saudara. Kita juga merasakan hal yang sama, seperti yang kamu rasakan.” Bisik Ling Huo seraya menepuk pelan pundak Ling Shui. Mendengar itu Ling Shui pun menarik nafasnya dalam-dalam. Dirinya pun kembali tenang lalu berterima kasih kepada Ling Xiao dan Ling Huo, karena sudah menenangkan dirinya.
Melihat tandu-tandu itu, Ling Xiao pun berpikir kembali. Mau tidak mau, rencana nya pun harus di ubah sedikit, karena dirinya tidak menyangka ada sandera yang baru datang ke tempat persembunyian itu.
Terlihat sang komandan iblis itu berjalan mengitari tandu-tandu yang berisikan gadis-gadis. Gadis-gadis tersebut sudah bergetar ketakutan, ketika melihat tatapan sang komandan iblis. Sampai beberapa saat kemudian, sang komandan iblis berhenti di salah satu tandu dan refleks tersenyum.
“Senang mendengarnya tuan komandan.” Ucap orang berjubah hitam itu seraya tersenyum puas. Komandan iblis itu pun mendekati salah satu tandu dan menatap ingin ke salah satu wanita yang terlihat cantik di antara wanita-wanita yang lainnya di dalam tandu tersebut.
“Tapi sebelum itu, aku rasa bersenang-senang dengan satu dua wanita tidak apa-apa.” Ujar komandan iblis itu seraya menyeka ujung bibirnya membuat gadis yang di tatap oleh komandan iblis itu sudah bergetar ketakutan dan putus asa.
Mendengar apa yang dikatakan oleh komandan iblis itu, orang berjubah hitam itu pun mengerti dan langsung melirik ke belakang memberikan isyarat kepada bawahannya. Bawahannya pun langsung bergerak cepat masuk ke dalam tandu lalu pergi ke arah gadis yang tengah di tatap oleh sang komandan iblis.
“Tidak, tidak, aku mohon tolong lepaskan aku!” Teriak gadis tersebut seraya berusaha meronta-ronta, namun percuma saja, karena ia hanya mempunyai sedikit kekuatan saja. Orang berjubah hitam itu pun menarik pakaian gadis tersebut lalu membawanya ke hadapan komandan iblis.
Gadis yang di bawa kehadapan komandan iblis pun sudah mulai menangis sembari memohon kepada komandan iblis itu. “Tidak, aku mohon, tolong!” Teriak gadis tersebut berusaha melawan, namun tetap saja percuma karena kedua tangan dan kakinya di rantai. Terlihat jelas air matanya sudah mengalir deras dari kedua sudut matanya.
“Hahahaha... Gadis cantik~, tidak perlu takut. Aku akan memperlakukan mu dengan baik.” Ucap komandan iblis itu meraih pergelangan tangan gadis tersebut dan hendak membawanya ke dalam tenda, tapi ketika dirinya hendak masuk ke dalam tenda sebuah tebasan aura melesat cepat memotong tangan komandan iblis yang memegangi pergelangan tangan gadis tersebut.
Shringgggg...?!
Sontak hal itu membuat semua orang yang ada di sana terkejut, lalu sang komandan iblis pun langsung berteriak kencang, “Siapa itu?!” Teriak komandan iblis itu sangat marah lalu menyapu pandangan nya, namun nihil ia tidak bisa merasakan sedikit pun aura atau hawa keberadaan.
Belum selesai dengan rasa terkejut mereka tentang serangan mendadak itu, lagi-lagi kembali muncul tebasan aura dari tempat yang tidak terduga membunuh sekejap salah satu anak buah dari orang berjubah hitam.
Shringgggg...?!
Tidak lama kemudian Ling Xiao, Ling Huo, Ling Shui, dan Ling Ji tiba-tiba muncul dan langsung bergerak cepat menyerang tempat persembunyian itu. Tanpa pandang bulu, mereka berempat langsung menghabisi seluruh ras iblis yang ada di sana dengan sekali serang tanpa berniat memberi ampun sedikit pun.
“Sial kita di serang!” Teriak komandan iblis lalu memberikan aba-aba kepada pemimpin orang berjubah hitam untuk memberikan tanda kepada yang lainnya.
>>>>>> Bersambung
~ Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan saran dan ulasannya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku.
Nb: Maaf kawan readers baru up, lagi ada acara di RL🙏🏼