
"Apa yang kau bicarakan saat ini? aku tidak mengerti sama sekali?" Tanya Long Tian terheran-heran. Ling Feng yang melihat wajah tanpa bersalah itu ingin sekali meninjunya, namun ia tahan. "Sudahlah abaikan saja. Jadi kenapa paman menemui ku pagi-pagi buta sekali." Wajah Ling Feng masih terlihat jengkel.
"Ya sebenarnya tidak ada yang penting sih, hanya saja aku berniat untuk merenggangkan tubuh dengan adik Lang dan adik Mu. Barangkali kau ingin ikut jadinya aku mengajak mu." Kata Long Tian. Ling Feng yang mendengar itu wajah masamnya menghilang digantikan oleh senyuman.
Pang Lang dan To Mu hanya diam saja ketika melihat senyuman Ling Feng. "Baiklah aku ikut dengan paman. Tunggulah di bawah. Aku bersiap-siap sebentar terlebih dahulu." Kata Ling Feng. Long Tian mengangguk lalu berkata, "Baiklah kami tunggu di bawah jangan terlalu lama ya." Kata Long Tian keluar.
"Tenang saja paman tentu tidak akan lama." Kata Ling Feng langsung berbalik badan, dan sebelum berbalik badan ia sempat menyeringai. Pang Lang yang melihat seringai tersebut bergetar tubuhnya lalu keluar juga berjalan dibelakang Long Tian.
"Kakak kedua. Kakak pertama sepertinya akan mendapatkan nasib buruk sebentar lagi." Bisik Pang Lang di telinga To Mu. "Aku sudah tau, maka dari itu aku sengaja tidak memberitahunya." Kata To Mu santai. "Ehhh…Memangnya kenapa tidak diberitahu?" Tanya Pang Lang. To Mu pun menjawabnya.
"Jika kau di posisi Feng'er memangnya kau tidak kesal?" Jawab To Mu logis. Pang Lang yang mendengar itu juga membenarkan. Siapapun yang sedang dalam posisi tersebut tentunya akan merasa sangat kesal. "Selain itu ambil sisi positifnya. Ya anggap saja hiburan mencuci mata. Jarang-jarang bisa melihatnya tertekan nanti." Kata To Mu dengan wajah cerah. Long Tian yang hanya mendengar sayup-sayup saja tidak mengetahui apa yang dibicarakan oleh keduanya.
"Kalian berdua sedang membicarakan apa sampai berbisik-bisik seperti itu?" Tanya Long Tian penasaran. Pang Lang yang mendengar itu ingin menjawabnya, namun To Mu dengan cepat berkata. "Bukan apa-apa. Adik keempat hanya sedang meminta pendapat ku tentang tempat berlatih untuk anak-anak nanti." Jawab To Mu.
"Terus…Mengapa harus berbisik-bisik seperti itu? memangnya perlu aku tidak mendengarnya." Kata Long Tian sembari menggosok-gosok dagunya dengan jarinya. "Jika kau mendengarnya, mungkin akan memberikan saran tidak masuk akal lagi. Oleh karena itu lebih baik kau tidak mengetahuinya." Kata To Mu.
Pang Lang yang mendengar alasan yang dikatakan To Mu. Benar-benar tidak percaya apa yang dikatakan olehnya. "Memangnya kakak pertama akan percaya dengan alasan yang sangat jelas dibuat-buat seperti itu." Batin Pang Lang tidak percaya. Akan tetapi, sedetik kemudian ia membelalakkan matanya.
"Cihhhhh jangan pelit seperti itu, saran yang kuberikan juga tidak terlalu buruk untuk di wujudkan." Kata Long Tian membuat Pang Lang membelalakkan matanya. "D-dia percaya dengan alasan yang sudah jelas dibuat-buat seperti itu?!" Batin Pang Lang terkejut.
Kembali ke Ling Feng
Terlihat Ling Feng yang sedang bersiap-siap. "Persiapan sudah selesai. Dengan ini Paman Tian tidak akan bisa bergerak." Kata Ling Feng menyeringai kembali lalu memasukkan kedalam cincin ruangnya dan menyusul Long Tian dan lainnya kebawah.
Di lantai Pertama Penginapan
"Brrr…Sepertinya ada yang sedang menyumpahi ku. Kurang kerjaan sekali orang itu sampai-sampai menyumpahi ku yang tampan ini." Kata Long Tian yang merasakan punggungnya tiba-tiba merasa dingin.
Pang Lang dan To Mu sudah menebak tentang siapa yang menyumpahi Long Tian ini. Pang Lang hanya menatap kasihan tentang apa yang akan terjadi nantinya. Sedangkan To Mu sudah menebak-nebak tentang apa yang akan dilakukan Ling Feng kepada Long Tian.
"Ayo paman aku sudah siap. Bahkan aku sangat siap kali ini." Kata Ling Feng yang tiba-tiba muncul dibelakang Long Tian membuat sang empu terkejut. "Jangan muncul secara tiba-tiba seperti itu. Kau membuat ku terkejut." Kata Long Tian kesal.
Mereka semua pun beranjak pergi dari sana menuju Padang rumput tempat dimana pertarungan antara Long Tian dan To Mu kala itu. Awalnya mereka berniat untuk pergi ke hutan, namun tidak menutup kemungkinan akan ada beast yang menggangu nantinya.
Singkat cerita mereka pun sudah sampai di Padang rumput tersebut. Matahari pun sudah mulai menampakkan wujudnya Membuat udara segar berhembus-hembus saling menyapa disana.
"Benar-benar hari yang cerah baiklah kita mulai saja perenggangan otot-ototnya. Tubuhku benar-benar kaku saat ini, karena kurangnya akan pertarungan." Kata Long Tian merenggangkan tubuhnya. "Kalau begitu aku yang akan menjadi teman perenggangan paman bagaimana? Kebetulan aku juga butuh pemanasan saat ini." Kata Ling Feng melemaskan jari-jari tangannya.
"Hehhhhh benarkah itu?" Kata Long Tian tersenyum menoleh kepada Ling Feng. "Paman bisa mencobanya." Kata Ling Feng memasang kuda-kuda. Long Tian menyeringai lalu membalikkan tubuhnya menghadap Ling Feng. "Majulah." Kata Long Tian dengan seringai tercetak diwajahnya.
Ling Feng menerjang dengan cepat dan…
Booooommmm
Pang Lang yang melihat itu menatap ngeri dan bergumam. "Inikah yang disebut dengan pemanasan? Mau dilihat bagaimana pun penghancuran adalah kata yang tepat untuk mendeskripsikannya." Gumam Pang Lang.
Pukulan Ling Feng ditahan oleh Long Tian dengan mudah. "Ayolah bahkan ini tidak bisa disebut dengan pemanasan Feng'er." Kata Long Tian terkekeh. "Tenang saja paman waktu tengah hari masih panjang kita mempunyai banyak waktu saat ini untuk pemanasan." Kata Ling Feng sembari memutar tubuhnya menendang Long Tian dari titik butanya.
Akan tetapi, Long Tian dengan lihainya menghindari tendangan tersebut dan melancarkan tinjunya ke tubuh Ling Feng.
Booooommmm
Ling Feng terpental akibat dari tinju Long Tian. Tidak hanya sampai di situ saja Long Tian langsung mengejar Ling Feng sembari melayangkan tinjunya. Ling Feng meletakkan kedua tangannya didepan wajahnya menahan tinju Long Tian.
Sekali lagi Ling Feng terpental kebelakang sangat cepat dan…
Booooommmm
Ling Feng baru berhenti setelah menciptakan kawah sedalam lima meter. "Cihhhhh." Ling Feng berdecak kesal lalu keluar dari kawah tersebut melesat ke arah Long Tian yang sedang berdiri diam disana.
Ling Feng mengepalkan tangannya mengumpulkan Qi dikepalan tangannya itu. Long Tian juga tidak diam saja, ia memasang kuda-kuda dan mengepalkan tangannya kuat-kuat. Ling Feng melesat dengan kecepatan penuhnya, Long Tian juga menyosongkan tinju.
Pada saat hampir saling beradu tinju, di seperkian detik Ling Feng memutar tubuhnya. Long Tian yang melihat itu sedikit tersentak, karena telah tertipu oleh Ling Feng.
"Sialan." Batin Long Tian. Ling Feng sudah tersenyum lebar dan tanpa basa-basi langsung menendang telak wajah Long Tian membuat sang empu langsung melesat cepat dan…
Booooommmm
Sekali lagi kawah besar tercipta dengan Long Tian sebagai pusatnya. Pang Lang yang melihat itu sekali lagi bergumam.
"Inikah yang disebut dengan pemanasan?" Gumam Pang Lang geleng-geleng kepala sudah tidak tau harus bereaksi seperti apa melihat dua kawah besar sudah tercipta disana.
>>>>>> Bersambung