
“Sial kita di serang!” Teriak komandan iblis lalu memberikan aba-aba kepada pemimpin orang berjubah hitam untuk memberikan tanda kepada yang lainnya.
>>>>>>______
Ling Xiao bergerak cepat dan sangat gesit dengan kedua pedang pendeknya. Ia membunuh dengan sekali gerakan orang-orang berjubah hitam itu sebanyak yang ia bisa sebelum mereka sadar akan dirinya dan saudara-saudara yang lainnya.
Ketiga saudara yang lainnya pun tidak jauh berbeda, mereka membantai habis tanpa ampun semua orang berjubah hitam di sana. Sampai beberapa saat kemudian, mulai banyak iblis-iblis tingkat rendah yang datang. Tentu saja keberadaan keempatnya pun sudah terekspos.
“Itu mereka penyerang! Ada empat orang yang menyerang tempat ini!” Teriak salah satu iblis menunjuk ke arah Ling Xiao dan saudara-saudaranya. Komandan iblis yang di potong tangannya pun menggertakkan giginya lalu berteriak kencang, “Kalau begitu tunggu apa lagi! Cepat kepung keempat bajin*an itu! Lalu habisi mereka semua!” Teriak komandan iblis itu memberikan perintah kepada iblis-iblis tingkat rendah tersebut.
Ling Xiao yang melihat sudah banyak ras iblis yang mulai berdatangan, lalu melirik ke kebelakangnya dimana ia menatap ke salah satu pohon seraya mengangkat satu tangan nya memberikan sebuah isyarat.
“Sekarang Saudara Di!” Teriak Ling Xiao seraya mengarahkan tangan yang tadinya terangkat ke atas lalu menurunkanyan dengan cepat ke bawah. Setelah itu, dua buah bola hitam langsung di lempar oleh Ling Di sesuai dari isyarat Ling Xiao.
Booommmm...!! Booommmm...!!
Seketika bola hitam itu pun meledak dan mengeluarkan asap putih yang sangat tebal. Sekelompok iblis yang tadinya hendak menyerang ke arah Ling Xiao dan para saudaranya pun langsung bingung karena terkejut dengan kemunculan asap putih yang tebal itu. Hal yang membuat mereka terkejut adalah asap putih tebal itu bukan asap putih biasa, karena sekuat apapun mereka berusaha untuk menghilangkannya, asap putih tebal itu akan tetap menyatu kembali.
“Saudara Shui! Saudara Ji! Sekaranglah saatnya cepat!” Teriak Ling Xiao memberikan aba-aba pada keduanya. Ling Shui dan Ling Ji pun langsung bergerak cepat mengikuti aba-aba dari Ling Xiao. Sementara itu, Ling Xiao sendiri juga tidak diam saja, ia dan Ling Huo memanfaatkan asap tebal tersebut untuk membunuh beberapa ras iblis dan orang berjubah hitam yang terkejut, serta yang kebingungan.
Sementara itu komandan iblis yang tangannya di potong oleh tebasan aura Ling Huo, menggertakkan giginya kesal menatap ke arah bawahan-bawahannya. Tidak lama kemudian, datanglah dua komandan iblis yang lainnya.
Melihat keadaannya yang begitu kacau, salah satu dari dua komandan iblis yang datang pun berteriak lantang.
“Tenanglah kalian semua!” Teriak komandan iblis yang membuat para bawahannya yang terjebak di dalam asap putih tebal. Seketika sekelompok iblis yang terjebak di dalam asap putih tersebut pun terdiam ketika mendengar teriakan lantang dari atasan mereka. Wajahnya sendiri tidak terlalu jelas, namun kedua pupil matanya berwarna merah terang. Ia juga mempunyai kuku dan taring yang panjang serta tajam.
Komandan iblis itu mengalirkan Qi hitamnya ke pergelangan tangannya lalu mengibaskan nya dengan cepat. Seketika asap putih tebal yang gagal di hilangkan oleh anak buahnya, berhasil dihilangkan dengan mudahnya oleh komandan iblis tersebut. Kini terlihat jelas empat orang yang mengenakan jubah hitam juga, namun bedanya keempat orang tersebut menutupi wajah mereka.
Shringgggggg...?!
Ketika asap putih tebal itu di hilangkan, pemandangan yang terlihat di sana membuat komandan iblis memasang ekspresi gelap, karena para gadis yang berada di dalam tandu sudah hilang sepenuhnya tanpa tersisa. Bahkan gadis yang tadinya hendak di bawa oleh salah satu komandan iblis, juga ikut hilang di sana.
“Tidak perlu memasang ekspresi seperti itu, wajah kalian yang sudah jelek terlihat semakin jelek tahu.” Ucap Ling Huo dengan nada meremehkan lebih tepatnya berniat untuk memprovokasi lawannya. Akan tetapi sayang, ketiganya terlihat biasa saja dan tidak marah sama sekali.
“Wah saudara, nampaknya hinaanmu masih kurang kuat untuk menyinggung harga diri mereka.” Ujar Ling Shui di sebelahnya terkekeh, yang padahal dalam hatinya sudah bergejolak ingin membantai iblis-iblis tepat di hadapannya.
Bahkan masih ada banyak lagi iblis-iblis tingkat rendah muncul dari belakang tiga komandan iblis.
“Banyak juga ya.” Ucap Ling Shui, namun dirinya sudah tersenyum lebar menatap bersemangat ke arah sekelompok iblis yang sedang bergerak ke arah mereka.
“Hohhh apa ini, apakah Saudara Shui takut?” Ucap Ling Ji tanpa menoleh ke arahnya.
“Jangan bodoh saudara. Mana mungkin aku takut, justru sebaliknya aku sangat bersemangat saat ini melihat jumlah mereka yang begitu banyak. Lumayan untuk pemanasan terlebih dahulu.” Ucap Ling Shui seraya terkekeh pelan.
“Jangan serakah Saudara Shui. Berikan aku sisanya juga.” Ucap Ling Huo yang sudah siap dengan kedua sabit pendek kembar nya.
“Baiklah, mulai dari sekarang mengamuklah sesuka kalian, lalu semoga beruntung.” Ujar Ling Xiao lalu dirinya menghilang dan muncul kembali di depan dan langsung menghabisi satu iblis tingkat rendah sekali serang.
“Oi kak, itu curang tahu.” Ujar Ling Huo lalu menyusul Ling Xiao tidak mau kalah. Ia bergerak cepat dan mengayunkan kedua sabit pendek nya dengan lincah. Ling Shui dan Ling Ji pun tidak mau kalah. Keduanya pun juga langsung menerobos ke semua iblis yang ada di sana. Gerakan tombak yang begitu gesit dan akurat, serta serangan fisik yang sederhana namun sangat kuat membuat iblis-iblis itu tidak bisa berbuat apa-apa di hadapan Ling Shui dan Ling Ji.
Shringgggggg...!! Shringgggggg...!! Shringgggggg...!!
Crasshhhh...?! Bughhhkkk...?! Bughhhkkk...?!
Pertarungan besar antara Ling Xiao dan saudara-saudaranya melawan semua iblis tingkat rendah ada yang ada di sana pun pecah, akan tetapi hal tersebut tidak memakan banyak waktu. Mengingat kekuatan dari empat pemuda itu yang luar biasa, untuk menghadapi semua iblis tingkat rendah hanya memakan waktu setengah jam kurang. Selesai menghabisi seluruh bawahan tiga komandan iblis itu, Ling Xiao dan yang lainnya pun langsung menyerang ke arah tiga komandan iblis itu tanpa mengatakan sepatah kata pun.
“Aku akan melawan iblis yang mesum itu.” Ujar Ling Shui melesat cepat ke arah komadan iblis yang di awal tanganya di potong oleh Ling Huo.
“Aku ingat sekarang. Akhir-akhir ini muncul sebuah kelompok misterius yang memburu tempat persembunyian kami. Jadi kalian rupanya kelompok misterius itu ya.” Ucap komandan iblis itu seraya mengeluarkan senjata nya dan beradu dengan tombak Ling Shui.
“Kalau iya kenapa? Toh kalaupun kau tahu, pada akhirnya kau tetap akan mati olehku.” Ucap Ling Shui dengan acuhnya lalu menyerang komandan iblis itu dengan sangat cepat, membuat komandan iblis itu langsung terpental beberapa langkah, karena ia tidak menduga kecepatan bertombak Ling Shui.
“Pemuda ini...” Batin komandan iblis itu seraya menatap tajam ke arah Ling Shui.
“Tenang saja, kau tidak akan mati cepat komandan mesum. Aku akan membunuhmu setelah puas menyiksamu.” Ucap Ling Shui acuh tak acuh lalu bergerak lagi ke arah komandan iblis itu.
>>>>>> Bersambung
~ Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan saran dan ulasan nya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku.